• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertamina Kerja Sama dengan Afrika untuk Amankan Pasokan Energi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 29 Agustus 2024 - 23:53
in Ekonomi
pom

Ilustrasi - Suasana pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina (Persero) mengatakan akan memanfaatkan gelaran Indonesia Afrika Forum (IAF) ke-2 yang digelar di Bali pada September sebagai momentum untuk menggali peluang kerja sama dengan negara-negara Afrika guna mengamankan pasokan energi tanah air.

“Kami sangat membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan negara-negara di Afrika, kepentingan negara-negara Afrika bagi Pertamina adalah dalam upaya kami untuk mengamankan energi bagi Indonesia,” kata Direktur Pemasaran & Operasi PT Patra Jasa, Litta Indriya Ariesca saat konferensi pers yang disaksikan secara daring, dikutip Antara, Kamis (29/8/2024).

BacaJuga:

Bea Cukai Perkuat Sinergi Nasional, Dorong Logistik Lancar dan Ekonomi Stabil

Pimpin Inovasi Berkelanjutan, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Gasifikasi Biomassa Jadi Senjata Baru PLN EPI Tekan Ketergantungan Solar

Lita menjelaskan bahwa Pertamina telah melakukan ekspansi secara global ke Afrika sejak tahun 2013. Di sektor hulu dan gas, Pertamina telah memiliki jejak di Aljazair, Gabon, Nigeria, Angola, Namibia, Tanzania.

Total total produksi mencapai sekitar 78,2 juta barel barel minyak per hari (MBOEPD) atau 34,1 juta barel minyak per hari dan gas sekitar 255,4 juta kaki kubik (MMcf) per hari. Minyak mentah di Afrika, lanjutnya, termasuk di antara yang cocok dengan kilang Pertamina

“Dalam IAF ini kami akan memamerkan beberapa produk atau jasa Pertamina yang dapat dikerjasamakan di negara-negara Afrika dan tentu kami masih mengembangkan sayap terutama untuk hulu di mana untuk mengembangkan energi nasional tadi,” ucapnya.

Pertamina, lanjutnya, akan memperkenalkan sejumlah anak usaha seperti Pertamina Internasional EP, Pertamina Internasional Shipping dan Pertamina Geothermal Energy yang dapat membantu perkembangan geothermal di Afrika terutama di Kenya.

Lebih lanjut Litta menjelaskan Afrika akan menjadi sangat potensial di 2063 dengan Agenda Pembangunan Arika 2063 dan Pertamina dengan senang hati untuk dapat bekerja sama dengan melihat peluang yang ada di Afrika untuk meningkatkan apa yang kedua negara demi memacu pertumbuhan di Indonesia dan Afrika.

Senada, President Director & CEO, PT ESSA Industries Indonesia, Kanishk Laroya mengatakan bahwa perusahaannya yang bergerak di bidang energi dan kimia melalui kilang LPG dan pabrik Amoniak itu, melihat industri potensial di bidang pupuk di Tanzania.

Lalu sejak pihaknya berkunjung pada Agustus 2013 ke Tanzania,negara tersebut mempunyai peluang yang bisa dikembangkan. Namun, ia mengaku masih dibutuhkan banyak waktu dan kajian dari pihak kementerian terkait di Tanzania.

“Tapi yang kami lihat di Tanzania sangat welcoming. Justru Indonesia dan Tanzania memiliki sejarah yang sangat spesial di mana presiden Tanzania dan Bung Karno sangat dekat sebelumnya dan Tanzania juga merasa budaya kita Indonesia sangat mirip dengan budaya mereka,” tuturnya.

Oleh karena itu, Kanishk berharap penyelenggaraan IAF dapat menjadi momentum bagi perusahaan asal tanah air dan beberapa negara di Afrika untuk lebih mudah memasuki pasar masing-masing dengan landasan bisnis dan hukum yang lebih konkrit.

IAF 2024 akan diselenggarakan di Bali pada 1-3 September 2024 dengan menargetkan kehadiran 28 kepala negara serta sekitar 800 peserta yang mewakili pemerintah, organisasi internasional dan regional, dan pengusaha dari Indonesia dan Afrika. (dam)

Tags: afrikakerja samaPasokan EnergiPertamina

Berita Terkait.

bc4
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Sinergi Nasional, Dorong Logistik Lancar dan Ekonomi Stabil

Rabu, 8 April 2026 - 14:25
id
Ekonomi

Pimpin Inovasi Berkelanjutan, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 April 2026 - 13:23
hokkop
Ekonomi

Gasifikasi Biomassa Jadi Senjata Baru PLN EPI Tekan Ketergantungan Solar

Rabu, 8 April 2026 - 13:03
siti
Ekonomi

Soroti Ketahanan Pangan, Komisi IV Minta Cadangan Nasional Diperkuat Hadapi Krisis Global

Selasa, 7 April 2026 - 23:03
sawit
Ekonomi

400 Riset Didanai, PASPI Nilai Komitmen BPDP di Sawit Nyata

Selasa, 7 April 2026 - 22:43
haikal
Ekonomi

BSW Puji Kinerja BPJPH, Sebut Haikal Hasan Kunci Sukses Wajib Halal 2026

Selasa, 7 April 2026 - 22:23

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.