• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Nahkoda Baru Selaraskan Program KKP dengan MPN

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 15 Juni 2024 - 02:20
in Nasional
Ketua Umum MPN Dr Herman Khaeron (kanan) bersama Sekjen MPN (kiri) Dr Nimmi Zulbainarni. Foto : nelly marinda/indopos.co.id

Ketua Umum MPN Dr Herman Khaeron (kanan) bersama Sekjen MPN (kiri) Dr Nimmi Zulbainarni. Foto : nelly marinda/indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) akhirnya punya nahkoda baru. Lewat Musyawarah Nasional (Munas) ke IV, yang digelar, di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (14/6/2024), Dr Herman Khaeron terpilih secara aklamasi, untuk masa bakti 2024-2028. MPN merupakan konfederasi yang anggotanya terdiri dari unsur-unsur organisasi profesi dan Ilmuwan, Badan Usaha Milik Negara, penyuluh, swasta nasional dan koperasi tingkat nasional yang bergerak di bidang Perikanan lahir pada 31 Mei 1996.

Setelah terpilih, ketua umum langsung memilih Dr. Nimmi Zulbainarni sebagai sekretaris jenderal dan, Dr Rudy Alex sebagai wakil ketua umum.

BacaJuga:

Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026

Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik

RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas

“Langkah awal jangka pendek menyusun organisasi program jangka panjang. Kami akan melihat program prioritasnya Kementerian Kelautan itu yang nanti akan diselaraskan dengan program yang ada di MPN. Sebagai organisasi paguyuban yang namanya federasi konsentrasi karena kita memang menghimpun organisasi jangkar. Sudah pasti kami akan mengakomodir dulu apa pandangan masalahnya biasanya kalau dalam organisasi pertama ya bicara masalahnya, kelemahannya apa, ,” kata Dr. Herman Khaeron, selaku ketum baru menahkodari MPN hingga 2028 mendatang.

Lebih lanjut politisi asal Kuningan, Jawa Barat tersebut berseloroh, meski saat ini organisasi yang ditopang oleh tujuh pilar tersebut memiliki banyak keterbatasan, seperti saranan dan finansial tentu progran dan gagasan harus luas.

“Itulah yang tentu akan menjadi prioritas kerja organisasi, kita tidak punya anggaran, tidak punya struktur dan tidak punya sarana tetapi kita bisa membuat sarana yang terbatas dengan pemikiran dan gagasan yang luas,” ujar Herman Khaeron yang menggantikan, Ono Surono ketum sebelumnya.

Tujuh pilar yang menopang MPN meliputi Gabungan Pengusaha Perikanan Indonesia (GAPPINDO), Induk Koperasi Perikanan Indonesia (IKPI), Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI), Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Bidang Perikanan, Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (IPKANI), BUMN Bidang Perikanan dan Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HIMAPIKANI).

Selain ketujuh pilar tersebut Munas ke IV ini pun dihadiri para dewan penasehat seperti mantan Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, dewan parak M Taufik, para mantan pejabat KKP seperti Gelwynn Yusuf, Sudirman Saad.

Kehadiran para sesepuh MPN tentunya sebagai tambahan imun bermufakat agar fungsi dari organisasi kembali berjalan. Untuk menyatukan visi dan langkah-langkah bersama dalam memanfaatkan sumber daya perikanan secara efisien dan berkelanjutan demi kesejahteraan dan memajukan sektor perikanan di Nusantara.

“Pada prinsipnya peran dan fungsi MPN adalah sebagai salah satu lembaga yang mempunyai kewajiban dan tanggung jawab moral untuk membangun perikanan nasional dengan didasari ketulusan niat untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, secara optimal dan lestari,” urai Nimmi Zulbainarni, Sekjen MPN.

Meski dinahkodai politikus, akan tetapi MPN bersifat profesional, mandiri, tidak berorientasi profit dan tidak mencampuri kegiatan intern organisasi anggotanya serta bukan organisasi politik. MPN berupaya untuk menjadi organisasi yang terdepan, strategis, mandiri, independen, kritis dan bersikap proaktif terhadap pembangunan perikanan nasional.

Nimmi yang juga merupakan sekjen pada periode sebelumnya mengakui banyak kelemahan pada periode sebelumnya, mulai dari persoalan global yang melanda dunia, sampai masalah pengurus yang pada sibuk untuk urusan organik masing-masing, sehingga program kerja agak terbengkalai.

“Sebagai pengurus sebelumnya kami kurang maksimal, karna masalah satu dan lain hal, tapi kedepan kita semua anggota memiliki semangat yang sama untuk mengawal arah dan kebijakan pembangunan perikanan, dengan tujuan agar sektor perikanan dapat menjadi penggerak utama pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas dosen sekolah bisnis Institut Pertanian Bogor tersebut. (ney)

Tags: Kementerian Kelautan dan PerikananKKPMasyarakat Perikanan NusantaraMPN

Berita Terkait.

Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026
Nasional

Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:41
Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik
Nasional

Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:33
RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas
Nasional

RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:16
Termasuk Yaqut, 67 Tahanan KPK Ikuti Salat Idul Fitri
Nasional

Termasuk Yaqut, 67 Tahanan KPK Ikuti Salat Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:45
10 OTT Kepala Daerah Jadi Cermin, KPK Soroti Pola Korupsi Berulang
Nasional

10 OTT Kepala Daerah Jadi Cermin, KPK Soroti Pola Korupsi Berulang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:30
Aturan Baru Terbit, SPPG Kini Wajib Kelola Limbah MBG
Nasional

Aturan Baru Terbit, SPPG Kini Wajib Kelola Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2630 shares
    Share 1052 Tweet 658
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.