• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kenali Bahaya dan Ancaman Rekam Jejak Digital saat Bersosmed

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 3 Juni 2024 - 17:07
in Nasional
gawaico

Ilustrasi anak bermedia sosial menggunakan gawai Foto: dokumen INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jejak digital yang ditinggalkan di internet kerap tak disadari pengguna media sosial. Sementara semua jenis aktivitas digital akan meninggalkan rekam jejak yang sulit dihapus.

“Kenali bahaya ancaman, dan hati-hati tinggalkan rekam jejak digital di dunia maya,” kata Pengawas SMA Provinsi Riau Rozi Rizajulianti dalam webinar secara daring, Senin (3/6/2024).

BacaJuga:

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Ekspansi SIS Kian Agresif, Kampus NEJ Hadir di Tonggak 3 Dekade

Rozi mengatakan, salah satu ancaman terbesar bagi kaum muda di situs media sosial adalah rekam jejak digital dan reputasi masa depan mereka. Jejak digital merupakan rekam atau bukti yang ditinggalkan setelah aktivitas di internet yang berpotensi untuk dicari, disalin, dicuri, dipublikasi, dan dikutip orang lain.

”Jejak data yang dibuat dan ditinggalkan saat kita menggunakan perangkat digital dapat membuat citra diri seseorang. Jejak digital buruk dapat merugikan diri sendiri,” ungkapnya.

Ia menyebut bentuk jejak digital yang biasanya ditinggalkan, di antaranya, riwayat pencarian, pesan teks, foto dan video yang kita unggah, lokasi, interaksi media sosial, hingga persetujuan akses cookies.

”Ada dua jenis jejak digital aktif dan pasif. Jejak aktif merupakan data yang sengaja dibuat atau ditinggalkan oleh pengguna. Jejak pasif, data yang ditinggalkan secara daring dengan tidak sengaja dan tanpa sepengetahuan kita,” terangnya.

Manfaat rekam jejak digital bagi siswa, menurut Rozi, untuk membangun identitas digital, memperluas jaringan, refleksi diri, meningkatkan kreativitas, pengakuan prestasi, dan peluang akademik. ”Rawat jejak digital kita selalu positif, karena jejak digital tak mungkin bisa dihapus,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, pegiat literasi digital Indonesia Moh. Rouf Azizi mengatakan, jejak digital merupakan kumpulan jejak dari semua data digital baik dokumen maupun akun digital.

”Jejak digital dapat tersedia baik bagi data digital yang disimpan di komputer (tanpa terhubung internet) maupun yang disimpan secara online (terhubung ke internet). Ingat jejak digital bisa jadi bumerang diri sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur Eko Pamuji mengatakan, jejak digital yang tertinggal di internet kini banyak dimanfaatkan oleh sebagian besar perusahaan untuk proses penerimaan pegawai.

Mereka, menurut Eko, meneliti aktivitas online dari pelamar di perusahaannya melalui cyber vetting atau vetting online. “Pertimbangkan dampaknya sebelum posting sesuatu di media sosial, jangan mudah percaya dengan berita tak masuk akal, buat jejak digital positif, tidak reaktif terima pesan,” ungkapnya. (nas)

Tags: Bersosmedrekam jejak digital

Berita Terkait.

Seskab
Nasional

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Jumat, 10 April 2026 - 22:24
Diskusi
Nasional

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Jumat, 10 April 2026 - 22:04
Jaspal
Nasional

Ekspansi SIS Kian Agresif, Kampus NEJ Hadir di Tonggak 3 Dekade

Jumat, 10 April 2026 - 21:23
Prabowo
Nasional

Dari Defensif ke Solutif, Wajah Komunikasi Istana Mulai Berubah

Jumat, 10 April 2026 - 20:42
Pelantikan
Nasional

Nahkodai Ombudsman, Hery Susanto Fokus Benahi Internal dan Kawal Program Rakyat

Jumat, 10 April 2026 - 19:21
Wamenkop
Nasional

Wamenkop Dorong Koperasi Saling Bekerja Sama Membentuk Jaringan Ekosistem

Jumat, 10 April 2026 - 18:40

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.