• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Akademisi: Indonesia Jadi Negara Besar Berkat Pancasila

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 1 Juni 2024 - 22:43
in Nasional
akademisi

Dosen Universitas Lantansa Mashiro (Unilam) Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Mochamad Husen.ANTARA/Mansur

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dosen Universitas Lantansa Mashiro (Unilam) Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Mochamad Husen, mengatakan Indonesia kini menjadi negara besar berkat Pancasila sebagai ideologi negara yang mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita berharap nilai -nilai Pancasila harus tetap dijalankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unilam Rangkasbitung itu pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Lebak, Banten, Sabtu.

BacaJuga:

Menhaj Pastikan Pelaksanaan Haji 2026 Sesuai Jadwal, Persiapan Operasional Haji Capai 100 Persen

Guru Digaji Rp300 Ribu, Dibayar Tiga Bulan Sekali, Baleg DPR RI Dorong Pembentukan UU Perlindungan Guru

Pakar Minta KY Harus Berani Netral dalam Proses Seleksi Calon Hakim Agung

Masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman perbedaan keyakinan agama, suku, budaya, adat, bahasa dan sosial, namun hingga kini tetap kokoh dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Keberagaman dari Sabang sampai Merauke itu menjadi kekuatan Indonesia sebagai negara besar yang disegani dunia.

Begitu juga krisis era globalisasi di dunia yang menimbulkan perang saudara, karena mereka tidak memiliki landasan falsafah negara yang bisa memperkuat persatuan dan kesatuan.

Saat ini, krisis kemanusiaan di Palestina, Suriah dan negara lainnya cukup tragis hingga ribuan orang dilaporkan meninggal dunia.

Karena itu, pihaknya sebagai dosen selalu menyampaikan kepada mahasiswa agar mengamalkan nilai-nilai ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pengamalan ideologi Pancasila, selain menumbuhkan jiwa patriotisme kebangsaan dan mencintai tanah air juga mengimplementasikan kedamaian, kerukunan, keharmonisan dan saling tolong menolong serta gotong royong dalam kehidupan di tengah masyarakat.

“Kami meyakini negara akan kuat dan kokoh serta disegani dunia dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang bisa mempersatukan bangsa itu,”katanya menjelaskan.

Menurut dia, dirinya sebagai politisi dan mantan anggota DPRD Kabupaten Lebak mengapresiasi masyarakat di daerah ini yang heterogen dan pluralisme tetap bersatu dan damai.

Mereka melaksanakan pemahaman dan tindakan nyata untuk menjalani nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Buktinya, kata dia, selama ini masyarakat Kabupaten Lebak belum pernah terjadi konflik sosial ataupun perpecahan karena berkat budaya Pancasila itu.

Bahkan, setiap pekan di lingkungan masyarakat di daerah ini melaksanakan kegiatan gotong royong untuk menjaga lingkungan bersih dan sehat secara bersama – sama.

“Kami minta masyarakat agar terus memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam pemahaman dan tindakan nyata, sehingga dapat membawa kehidupan yang sejahtera di masyarakat, “katanya menjelaskan. (bro)

Tags: akademisiindonesiaNegara Besarpancasila

Berita Terkait.

irfan
Nasional

Menhaj Pastikan Pelaksanaan Haji 2026 Sesuai Jadwal, Persiapan Operasional Haji Capai 100 Persen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:01
guru
Nasional

Guru Digaji Rp300 Ribu, Dibayar Tiga Bulan Sekali, Baleg DPR RI Dorong Pembentukan UU Perlindungan Guru

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:34
ahmad
Nasional

Pakar Minta KY Harus Berani Netral dalam Proses Seleksi Calon Hakim Agung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:02
pakar
Nasional

Pakar Minta Pembatasan Medsos Anak Harus Disertai Literasi Digital

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:09
cipali
Nasional

Pengelola Tol Cipali Masih Siaga Penuh Hadapi Puncak Arus Balik Akhir Pekan Ini

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:46
tol
Nasional

Atasi Kepadatan di Tol Japex, Polisi Berlakukan Contraflow

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    738 shares
    Share 295 Tweet 185
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.