• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Produksi Biomassa PLN Sukses Buka Lapangan Kerja Masif di Daerah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 26 Mei 2024 - 11:08
in Ekonomi
Bayu-Dwitya

Bayu Dwitya, salah satu pekerja, berharap agar serapan biomassa untuk co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tembilahan bisa meningkat. Sehingga fasilitas produksi tempatnya bekerja dapat terus beroperasi dan jumlah tenaga kerjanya pun dapat terus bertambah. Foto: PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program cofiring atau penggantian sebagian batubara dengan biomassa pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) membawa dampak signifikan tidak hanya bagi lingkungan tapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di daerah. Cofiring sukses membuka lapangan kerja yang masif sehingga masyarakat tidak perlu meninggalkan kampung halamannya.

Hal ini ditunjukkan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) melalui mitra kerjanya PT Berkah Bara Rizky Bersama (BBRB). Sejak dioperasikan untuk memproduksi Biomassa dari wood chips limbah pohon karet, mitra PLN EPI ini dapat menampung banyak tenaga kerja muda khususnya di Desa Mekarsari, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

BacaJuga:

Pertamina–POSCO Kunci Aliansi Energi Bersih, CCS hingga Hidrogen Biru Jadi Fokus

Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK

Lewat Program Desa BRILiaN, Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Bayu Dwitya salah satu pekerja mengatakan, sejak kondisi mertuanya sakit dirinya terpaksa pulang ke kampung halaman untuk merawatnya. Namun ketersediaan lapangan kerja yang sedikit memaksa Bayu untuk menganggur selama 6 bulan lamanya.

Keadaan berubah ketika PT BBRB beroperasi dan membutuhkan banyak tenaga kerja untuk memproduksi wood chips biomassa sebagai bahan co-firing PLTU Tembilahan. Akhirnya, Ia dan para pemuda lain di wilayahnya kini tak lagi menganggur dan bisa menafkahi anak istri dan keluarganya.

“Saya sangat mendukung program seperti ini karena menyerap tenaga kerja lokal. Tak perlu jauh-jauh merantau karena di kampung sendiri ada lapangan kerja. Semoga penggunaan biomassanya makin banyak,” ujar Bayu.

Bertugas sebagai operator pencacah kayu karet, kini Bayu mampu meningkatkan derajat hidupnya dan tidak lagi tinggal menumpang di rumah saudaranya.

“Saya senang sekali bisa bekerja. Saya sekarang bisa ngontrak dan tidak lagi numpang di rumah adik,” kata Bayu.

Sebagai tenaga kerja, Bayu pun berharap agar serapan biomassa untuk co-firing PLTU Tembilahan bisa meningkat. Sehingga fasilitas produksi tempatnya bekerja dapat terus beroperasi dan jumlah tenaga kerjanya pun dapat terus bertambah.

Sementara itu, Penanggungjawab lapangan PT BBRB, Wicaksana Adit mengungkapkan, pihaknya tengah memesan mesin operasi dengan kapasitas lebih besar guna meningkatkan produksi wood chip biomassa. Hal ini didukung sumber daya yang melimpah di sekitar wilayah PT BBRB beroperasi.

Namun karena mesin produksi pencacah kayu berkapasitas kecil, saat ini pihaknya baru bisa mempekerjakan 10 orang. Ia pun menegaskan kedepan pihaknya memastikan akan menambah jumlah tenaga kerja seiring dengan kapasitas mesin yang lebih besar dan permintaan biomassa yang meningkat.

“Banyak warga sekitar sini yang datang tanya apakah ada pekerjaan. Namun saat ini, kami batasi 10 orang dulu karena memang kapasitas produksi kami masih kecil,” ucap Adit, seperti dikutip, Minggu (26/5/2024)

Adit melanjutkan, selain warga yang datang meminta pekerjaan, tidak sedikit pula pemilik kebun karet yang hendak membersihkan lahan datang padanya. Pemilik kebun karet meminta agar PT BBRB dapat membersihkan kebun milik mereka karena hendak ditanami sawit.

Untuk membersihkan kebun, Adit tidak memungut biaya. Sebaliknya kayu karet yang ditebang selanjutnya menjadi milik PT BBRB yang kemudian diolah menjadi wood chip.
.
“Kayu karet yang bagus dijadikan papan oleh pemilik kebun. Namun jumlah kayu yang bagus bisa dijadikan papan tidak banyak. Sisanya kami olah jadi wood chip. Kami sebenarnya bisa ambil gratis sebagai upah membersihkan kebun. Namun kami tetap memberikan uang kerahiman pada pemilik kebun,” tutup Adit. (srv)

Tags: Berkah Bara Rizky Bersamabiomassapln epi

Berita Terkait.

Putin dan MBS Teleponan, Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah
Ekonomi

Pertamina–POSCO Kunci Aliansi Energi Bersih, CCS hingga Hidrogen Biru Jadi Fokus

Kamis, 2 April 2026 - 23:21
Dukung Penguatan Pasar Keuangan Domestik, BRI Raih 3 Penghargaan Dealer Utama dengan Kinerja Terbaik dari Kemenkeu
Ekonomi

Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK

Kamis, 2 April 2026 - 22:39
Lewat Program Desa BRILiaN, Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Ekonomi

Lewat Program Desa BRILiaN, Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Kamis, 2 April 2026 - 22:04
Dukung Penguatan Pasar Keuangan Domestik, BRI Raih 3 Penghargaan Dealer Utama dengan Kinerja Terbaik dari Kemenkeu
Ekonomi

Dukung Penguatan Pasar Keuangan Domestik, BRI Raih 3 Penghargaan Dealer Utama dengan Kinerja Terbaik dari Kemenkeu

Kamis, 2 April 2026 - 21:31
Momentum Earth Hour, BRI Dorong Keberlanjutan Melalui Aksi Nyata di Lingkungan Kerja
Ekonomi

Momentum Earth Hour, BRI Dorong Keberlanjutan Melalui Aksi Nyata di Lingkungan Kerja

Kamis, 2 April 2026 - 21:06
PHE Bawa Misi Besar ke OTC Asia 2026, Perkuat Energi Nasional di Panggung Dunia
Ekonomi

PHE Bawa Misi Besar ke OTC Asia 2026, Perkuat Energi Nasional di Panggung Dunia

Kamis, 2 April 2026 - 19:32

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.