• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Bantah Ada Pungli di Lapas Narkotika Jakarta, Kalapas Tantang Wartawan Lakukan Ini

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 3 Mei 2024 - 18:26
in Megapolitan
lapasco

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta, Fonika Affandi mengajak para wartawan ke dalam lembaga pemasyarakatan dan langsung bertemu dengan warga binaan untuk memastikan tudingan itu tak benar, Jumat (3/5/2024). Sumber Rajasa Ginting/indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta, Fonika Affandi memastikan tidak ada toleransi terhadap pegawai yang melakukan pungutan liar (pungli) dalam penempatan narapidana seperti isu yang beredar belakangan ini. Namun dirinya juga menjamin tak ada jajarannya yang melakukan tindakan pungli terhadap warga binaan.

“Saya tak segan untuk menindak oknum pegawai yang melakukan pungli namun saya berani pastikan tidak ada pungli seperti isu yang beredar itu. Teman-teman wartawan boleh cek, bahwa pungli itu tidak ada. Jika perlu saya siap mengeluarkan para WBP dari selnya dan silakan tanyakan secara uji petik pada para WBP apakah benar ada pungli seperti isu yang beredar,” ujar Kalapas Narkotika, Fonika Affandi dalam keterangannya, Jumat (3/5/2024).

BacaJuga:

Kasus Pelecehan di SMKN 27 Viral, Pramono Minta Pelaku Dihukum Sekeras-kerasnya

3 Stasiun LRT Belum Beroperasi, Dishub Jakarta Bilang Begini

Mulai 2027, Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Berpeluang Kuliah di Seoul

Fonika mengatakan pihaknya juga berkomitmen pada semua aturan yang berlaku maka jika ada yang melakukan penyimpangan maka pihaknya tak akan segan-segan untuk mengambil tindakan yang tegas terhadap oknum tersebut.

“Saya yakin para pegawai di sini pun punya komitmen yang sama dengan pimpinannya, baik di lapas ini maupun Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dan DitjenPas,” ujar mantan Karutan Kelas I Tangerang ini.

Selain itu, katanya, saat ini pihak Ditjenpas dan jajarannya juga sangat transparan dan menyediakan sejumlah layanan pegaduan baik secara langsung maupun secara daring. “Silakan laporkan jika ada penyimpangan, sarananya sudah tersedia semua dan kami ini transparan serta tidak anti kritik,” papar Fonika.

Mengenai tudingan keluarga narapidana yang mengaku harus membayar puluhan juta rupiah untuk bisa mendapat kamar setelah menjalani masa pembinaan lingkungan (mapeling), Fonika menyatakan hal itu tidak benar.

“Itu tidak benar, apalagi isunya jika tidak membayar akan dimasukkan dalam sel tikus atau sel pengamanan khusus. Tidak ada itu,” katanya.

Yang dimaksud blok pengamanan khusus adalah sel yang digunakan sebelum seorang napi dibaurkan dengan narapidana lainnya.

“Jadi untuk pengenalan lingkungan kita transitkan dulu di sana sambil kita melakukan edukasi dan treatment bila mana ada penyakit menular dan sebagainya, itu juga harus diantisipasi. Jadi mereka yang punya penyakit menular kita pisahkan supaya tidak menular ke napi yang lain,” ujar Fonika.

Mantan Kepala Rutan Kelas I Cirebon ini menyatakan tak mungkin seorang napi yang baru saja dipindah ke lapas narkotika langsung dibaurkan dengan napi lain.

“Bagaimana jika dia punya penyakit menular atau punya persoalan dengan napi lain yang kebetulan berada di lapas ini, maka mereka tidak bisa digabung dengan narapidana lainnya demi menjaga keselamatannya. Mereka harus menjalani Mepeling maksimal 30 hari. Kami lakukan itu untuk memilah dulu dan tahu latar belakangnya, sehingga pas akan ditempatkan di sel yang mana, jangan sampai asal masuk dan kemudian menyebabkan masalah yang tidak diinginkan, karena ini menyangkut jiwa dan keamanan si napi baru, ” lanjut Fonika.

Jadi lanjutnya, jika sudah dinyatakan wali atau assesornya bahwa sudah layak dibaurkan maka baru akan ditempatkan dalam sel bersama napi lain.

Mengenai tudingan adanya sel tikus, Fonika menyatakan bahwa tak ada yang namanya sel tikus di dalam lapas, yang ada adalah strap sel. Sel ini adalah sel biasa yang memang digunakan bagi narapidana yang melanggar aturan dan sel itu bentuknya seperti sel biasa. “Jadi tidak ada sel tikus yang dimaksud,” ujarnya.

Seorang warga binaan Lapas Narkotika Jakarta yang ditemui wartawan di dalam lapas menyatakan dirinya sama sekali tidak pernah dipungli oleh oknum pegawai lapas.

“Tidak pernah mengalami pungli seperti yang diisukan di luaran. Kami di sini justru mendapatkan kursus keterampilan secara gratis sebagai bekal kami jika sudah keluar nanti,” ujar warga binaan yang enggan disebutkan namanya ini. (gin)

Tags: KalapasLapas Narkotika Jakartapungliwartawan

Berita Terkait.

PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau untuk Industri Hulu Migas
Megapolitan

Kasus Pelecehan di SMKN 27 Viral, Pramono Minta Pelaku Dihukum Sekeras-kerasnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:57
LRT Jakarta
Megapolitan

3 Stasiun LRT Belum Beroperasi, Dishub Jakarta Bilang Begini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:27
Mulai 2027, Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Berpeluang Kuliah di Seoul
Megapolitan

Mulai 2027, Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Berpeluang Kuliah di Seoul

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:49
pram
Megapolitan

Pramono Sebut 34 Kebakaran di Jakarta Berhasil Dicegah Berkat Laporan Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:10
cuaca
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta, Hari Ini Didominasi Berawan dan Potensi Hujan di Jakarta Selatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:30
puann
Megapolitan

BEM UI Diteror di Tebet, Ketua DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:18

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.