• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Macet Hebat di Pelabuhan Merak, Komisi V DPR Temukan Penyebabnya

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 7 April 2024 - 13:55
in Headline
Komisi V DPR RI saat melakukan Kunjungan Kerja ke Pelabuhan Merak, Jumat (5/4/2024). (Dok. Humas DPR)

Komisi V DPR RI saat melakukan Kunjungan Kerja ke Pelabuhan Merak, Jumat (5/4/2024). (Dok. Humas DPR)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat yang ingin mudik kembali harus menemui masalah pelik yaitu harus bermacet-macetan untuk masuk ke dalam Pelabuhan Merak. Komisi V DPR RI pun menemukan masalah utama hal itu terjadi di lebaran tahun ini.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengungkapkan, masalah tersebut yaitu mulai dari sempitnya akses jalan menuju pelabuhan, kebutuhan hadirnya pelabuhan barang, hingga efisiensi waktu bersandar.

BacaJuga:

Terima Dubes Rusia, Ketua DPD RI Ingatkan Pentingnya Diversifikasi Energi Listrik Tenaga Nuklir

Mojtaba Khamenei Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Kepala Intelijen IRGC

Ahli Ranjau Laut PBB Pesimistis Krisis Selat Hormuz Bisa segera Diatasi

“Secara kasat mata (Komisi V) masih melihat ada beberapa PR (pekerjaan rumah) di sini yang harus kita kerjakan ke depan. Dari pintu pertama masuk (pelabuhan) tadi saya lihat banyak bangunan (pemukiman) itu sampai nyentuh ke badan jalan. Ini masalah,” kata Lasarus dalam keterangannya sebagaimana dikutip pada Minggu (7/4/2024).

Lasarus bersama anggota Komisi V lainnya melakukan peninjauan ke berbagai fasilitas di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (5/4/20243).

Menurutnya jalan raya menuju akses pelabuhan dan terminal terpadu Merak hanya memiliki dua lajur di masing-masing jalur. Terpantau, tidak ada bahu jalan maupun pembatas lain yang memisahkan badan jalan dengan jejeran bangunan di sekitarnya. Selain itu, kerap terlihat pula kendaraan yang terparkir di tepi jalan dan berpotensi mengganggu lalu lintas.

Disampaikan oleh politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu bahwa kondisi bangunan yang terlalu dekat dan tanpa adanya pembatas sangatlah rawan. Ia pun mencontohkan apabila ada kendaraan yang bermasalah apalagi hingga terbakar maka akan sangat berbahaya. Untuk itu, pihaknya akan segera membahas permasalahan ini dengan pengampu kebijakan terkait.

“Nanti akan kita bicarakan dengan Pemda Cilegon termasuk dengan Kementerian PU supaya harus ada median antara badan jalan dengan pemukiman, sehingga mengatasi kemacetan di sekitar sini juga mudah,” lanjutnya.

Saat melakukan peninjauan, Lasarus sempat berinteraksi dengan salah satu kapten kapal yang sedang bersandar seraya melakukan pemantauan kondisi kapal. Ia menyampaikan bahwa dari diskusinya tersirat bahwa waktu sandar kapal di pelabuhan sebetulnya bisa di bawah 40 menit, namun seringkali masalah justru datang dari kendaraan yang diangkut.

“Bisa dipersingkat nggak supaya masalah tidak antre lama? Kapten (kapal) bilang bisa aja, tapi seringkali kendalanya itu adalah kendaraan. Begitu mau percepat ada kendaraan mogok di dalam (kapal) dan kalau ada kendaraan mogok satu atau dua itu menimbulkan persoalan, (kendaraan) yang lain mau keluar nggak bisa,” jelasnya.

Lasarus pun menyinggung adanya kebutuhan dibangunnya terminal khusus barang, sehingga kendaraan pengangkut yang sering kali bermasalah di atas kapal bisa disaring. “Beberapa kasus yang sering terjadi adalah kendaraan yang mogok lantaran tak laik jalan hingga ODOL yang sering kali menyebabkan patah as roda,” demikian Lasarus menambahkan.

Sebagaimana diketahui, upaya mengurai kepadatan di sekitar pelabuhan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyediakan titik zona penyangga (buffer zone) di beberapa rest area sebagai mitigasi dari menerapkan sistem penundaan (delaying system).

Saat ini tidak diberlakukan penjualan tiket langsung penyeberangan di pelabuhan. Penumpang yang ingin nyeberang harus membeli terlebih dahulu tiket dengan menggunakan aplikasi maupun di situs resmi dan diharapkan datang setidaknya 4 jam sebelum jadwal yang dipilih. Untuk menghindari penumpukan kendaraan, calon penumpang tidak disarankan untuk menunggu di kawasan pelabuhan dan tetap berangkat sesuai dengan jadwal. (dil)

Tags: Arus Mudikkomisi v dpr rimudikMudik LebaranPelabuhan Merak

Berita Terkait.

SBN
Headline

Terima Dubes Rusia, Ketua DPD RI Ingatkan Pentingnya Diversifikasi Energi Listrik Tenaga Nuklir

Selasa, 7 April 2026 - 11:02
Mojtaba-Khamenei
Headline

Mojtaba Khamenei Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Kepala Intelijen IRGC

Selasa, 7 April 2026 - 10:41
ranjau
Headline

Ahli Ranjau Laut PBB Pesimistis Krisis Selat Hormuz Bisa segera Diatasi

Selasa, 7 April 2026 - 07:07
kacab
Headline

Satu Anggota TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank Tidak Ditahan

Senin, 6 April 2026 - 22:02
doctor
Headline

Pelarian “The Doctor” Berakhir di atas Ranjang, Buronan Kakap Ini Diringkus di Penang

Senin, 6 April 2026 - 20:25
firnando
Headline

DPR Dukung Pemerintah Tahan Harga BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

Senin, 6 April 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1110 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.