• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tepis Dugaan Cawe-cawe, Jokowi Diminta Perintahkan 4 Menterinya Jadi Saksi di MK

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 31 Maret 2024 - 14:05
in Headline
Menteri-Sidang-MK-co

Para Menteri Yang Diminta Hadir di Sidang MK. (foto : ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik Muslim Arbi mengimbau kepada Presiden Joko Widodo agar memerintahkan empat menterinya untuk menjadi saksi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) sebagaimana permintaan dari hukum kubu pasangan calon 01,Anies-Muhaimin, dan paslon 03,Ganjar-Mahfud.

Menurutnya, hal itu penting untuk menepis dugaan cawe-cawe Jokowi dalam pelaksanaan Pemilu 2024 yang dituduhkan.

BacaJuga:

Tulungagung Regent’s Brother Caught in Anti-Graft Sting, 18 People Detained

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT, Total 18 Orang Diamankan

Drug Abuse via Vapes: Indonesian Lawmaker Urges Tighter Regulation and Oversight

“Presiden Joko Widodo dinantikan perintah nya kepada para menteri nya agar memenuhi panggil MK untuk di dengar keterangan nya yang digugat oleh Paslon 01 dan 03. Ini untuk menepis simpang siur keterlibatan Joko Widodo dalam hal dugaan kecurangan Pilpres yang berkembang di publik selama ini,” kata Muslim kepada Indopos.co.id, Minggu (31/3/2024).

Menurutnya, jika Presiden Jokowi berdiam diri soal rencana pemanggilan sejumlah Mentri nya itu, apalagi mencegah atau menghalangi kedatang para menteri nya, maka bisa jadi dugaan keterlibatan mantan walikota Solo itu, bisa benar adanya.

“Kalau diam, dugaan itu bisa jadi benar,” cetusnya.

Sebagaimana diketahui, kubu paslon 01 dan 03 meminta hakim MK yang diketuai Suhartoyo untuk menghadirkan empat menteri Kabinet Jokowi atas dugaan penggunaan bantuan sosial (bansos) untuk meraih suara pasangan Prabo-Gibran.

Menteri-menteri tersebut antara lain, Mentri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Mentri Sosial, Tri Rismaharini, Menko perekonomian, Airlangga Hartarto dan Mentri Perdagangan, Zulkifli Hasan

“Sebagai penghormatan terhadap proses hukum di Mahkamah Konstitusi, kehadiran para menteri itu sangat penting dan sangat dinantikan,” tegas Muslim.

Direktur Gerakan Perubahan ini pun menjelaskan, terkait gugatan PHPU di MK, sikap Joko Widodo sebagai presiden, kepala negara dan kepala pemerintahan sangat dinanti masyarakat.

“Maka dugaan kecurangan selama pilpres yang dianggap sangat terstruktur, sistematis dan masif karena melibatkan kekuasaan negara inilah yang harus dibuktikan,” tegasnya.

“Dan bagi menteri-menteri yang dipanggil ke MK itu, harus punya keberanian untuk berbicara secara jujur dan apa adanya, tanpa sembunyikan, info apa pun demi proses gugatan di MK yang adil, jujur dan transparan,” sambungnya.

Lebih lanjut, ucap Muslim, putusan hakim MK juga sangat dinantikan oleh rakyat yang mengharapkan keadilan dan kebenaran.

“Bila MK dapat berlaku, jujur, adil dan transparan dan berani ambil keputusan yang benar, di pastikan MK dapat meraih kembali kepercayaan publik. Jika MK berlaku sebaliknya karena tekanan tertentu, MK semakin terpuruk dan terperosok sebagai alat kekuasaan kepentingan tertentu,” pungkasnya. (dil)

Tags: Cawe-CaweJokowiMKSidang PHPU

Berita Terkait.

kpkk
Headline

Tulungagung Regent’s Brother Caught in Anti-Graft Sting, 18 People Detained

Sabtu, 11 April 2026 - 19:09
kpk
Headline

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT, Total 18 Orang Diamankan

Sabtu, 11 April 2026 - 18:47
Fokus Tugas Negara, Prabowo Pastikan Tak Lanjut Pimpin PB IPSI
Headline

Drug Abuse via Vapes: Indonesian Lawmaker Urges Tighter Regulation and Oversight

Sabtu, 11 April 2026 - 15:46
Fokus Tugas Negara, Prabowo Pastikan Tak Lanjut Pimpin PB IPSI
Headline

Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape, DPR RI Minta Pemerintah Perketat Regulasi dan Pengawasan

Sabtu, 11 April 2026 - 15:41
Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran
Headline

Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:45
KPK
Headline

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Tangkap Bupati

Sabtu, 11 April 2026 - 04:09

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.