• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

PSSI Adakan Seminar Contractual Dispute dengan NDRC

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 30 Maret 2024 - 12:21
in Olahraga
pssi

Peserta seminar contractual dispute dan National Dispute Resolution Chamber (NDRC) yang digelar PSSI, Jakarta, Jumat (29/3/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membuat seminar mengenai contractual dispute atau perselisihan kontrak pemain dan National Dispute Resolution Chamber (NDRC) atau badan penyelesaian sengketa nasional pada 28-29 Maret 2024 di Jakarta.

Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, mengatakan pembentukan NDRC Indonesia diawali dengan acara seminar yang diselenggarakan PSSI dengan melibatkan FIFA, FIFPRO, APPI serta perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2.

BacaJuga:

Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Terus Genjot Kualitas Indonesia

Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

Persija Datangkan Nadeo Argawinata, Transfer Libatkan Dua Talenta Muda ke Borneo FC

“PSSI kali pertama mengadakan seminar yang berbasis untuk better football governance. Atas arahan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, PSSI mulai mengedepankan good corporate governance di area football,” kata Tisha dalam keterangan tertulis, seperti dilansir Antara, Sabtu (30/3/2024).

Ia menjelaskan, seluruh pemangku kepentingan olah sepak bola di Indonesia harus mengerti ekosistem dan regulasi mulai dari Internasional (FIFA) sampai dengan level lokal, sehingga NDRC akan dihidupkan kembali.

Lebih lanjut dia menjelaskan, PSSI telah ditunjuk FIFA sebagai federasi pilot project dalam pengembangan NDRC yang akan dijadikan wadah untuk tempat pengaduan, khususnya pemain di liga negara yang bersangkutan.

NDRC diharapkan juga dapat menjadi wadah penyelesaian masalah dan sengketa yang berhubungan dengan sepak bola.

“Kami memberikan pemahaman dari sumber yang ahli, yakni konsultan independen dari Inggris, untuk bisa membagikan pengalamannya bagaimana caranya menyusun sebuah kontrak yang seimbang antara klub dan pemain,” ujar perempuan tersebut.

Ia menambahkan, perwakilan akan diajarkan tentang bagaimana caranya memecahkan masalah-masalah arbitrase, pemahaman mengenai football tribunal, hukum olahraga, sehingga ke depan bisa menjadi federasi atau pengelola klub kelas dunia.

Program ini, lanjut Tisha, merupakan bentuk pembenahan area football governance and administration.

Harapannya ke depan, klub-klub akan lebih stabil memiliki dan mematuhi terhadap club licensing dan memiliki legal administration yang kuat. Jika itu semua kuat, maka sepak bola Indonesia pasti akan lebih hebat, tambah dia.

Pengisi materi dalam kegiatan ini adalah seorang pengacara olahraga internasional yang juga Direktur Utama Parmar Sports, yaitu Dev Kumar Parmar, serta perwakilan dari NDRC PSSI Rizky Fatmala.

Kegiatan hari pertama adalah pembahasan mengenai perselisihan kontrak (contractual disputes) pemain, pengadilan (trials) dan kontrak pra-negosiasi (pre-negotiation contract) yang dibawakan oleh Dev Kumar.

Materi itu, sambung Tisha, lebih menitikberatkan suatu tempat penyedia layanan hukum dan pengacara, di mana mereka mengurusi masalah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penyelesaian sengketa atlet.

Pengacara itu juga rekanan dari FIFA, TAS/CAS, beberapa klub dan federasi seperti Inggris, Spanyol, Tiongkok, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Brazil, Bolivia, Slovakia dan Hungaria.

Selain itu, perusahaan yang dipimpin pengacara tersebut juga mengurusi manajemen atlet dan pemain, serta pengembangan bisnis dalam olahraga.

Kemudian, tambah Tisha, pembahasan materi pada hari kedua, yaitu mengenai biaya maksimal yang diterima oleh agen (maximum agent fee) dan dilanjutkan tentang NDRC.

Seorang peserta, Teddy Tjahjono, mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk ke depannya.

Dengan kegiatan itu, dia optimistis akan menambah serta memperkaya ilmu untuk pengelola klub, sehingga akan berdampak positif untuk industri sepak bola di Indonesia.

“Acara sangat bagus dan bermanfaat, karena PSSI memanggil lawyer yang certified by FIFA, untuk menjelaskan mengenai aturan-aturan kasus pemain termasuk mekanismenya dan lainnya,” ujar dia. (dam)

Tags: NDRCPSSISeminar Contractual Dispute

Berita Terkait.

john
Olahraga

Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Terus Genjot Kualitas Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:11
Pemain-Persija
Olahraga

Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:07
Persija Datangkan Nadeo Argawinata, Transfer Libatkan Dua Talenta Muda ke Borneo FC
Olahraga

Persija Datangkan Nadeo Argawinata, Transfer Libatkan Dua Talenta Muda ke Borneo FC

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:51
Raja Sapta Oktohari
Olahraga

NOC Indonesia Petakan Tantangan Asian Games 2026, Logistik Jadi Kunci Perburuan Medali

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:07
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24
Messi
Olahraga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2805 shares
    Share 1122 Tweet 701
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.