• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Analisis Psikolog Soal Kasus Perundungan di SMA Binus Serpong

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 20 Februari 2024 - 22:23
in Megapolitan
perundunganco

Ilustrasi-Korban perundungan. (Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Psikolog klinis dewasa lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Nirmala Ika Kusumaningrum berpandangan, perundungan terjadi karena berkaitan dengan relasi kuasa antara pelaku dan korban. Sekaligus menggambarkan seseorang punya kekuatan terhadap orang lain.

Hal tersebut seraya menanggapi, kasus perundungan atau bullying di SMA Binus Internasional BSD Serpong, Tangerang Selatan. Diketahui para terduga pelaku bagian dari gengster mengusai sekolah itu.

BacaJuga:

Lurah Bukit Duri Puji Kreativitas Generasi Muda dalam Pentas Seni Kemerdekaan

Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Cerah, Waspadai Potensi Hujan di Wilayah Kepulauan Seribu

Dari Lansia Hingga Anak-Anak, Buktikan Bersepeda Menyatukan

“Bully itu relasi kuasa ya basic-nya. Jadi kalau kita bicara bully itu basic-nya adalah relasi kuasa,” kata Nirmala melalui gawai, Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Biasanya pengaruh yang didapat seorang pelaku perundungan, karena mengalami pergolakan dalam dirinya. Kondisi tersebut diperparah tidak ada dukungan dari lingkungan di luar mereka berkuasa.

“Biasanya itu (kuasa) berangkat dari rasa insecure, dimana dia (perundung) merasa nggak pede atau merasa dia tidak dicintai, ngga diinginkan,” ujar Nirmala.

Maka, tindakannya yang salah itu dianggap mereka selalu menjadi pembenaran. Sekaligus pembuktian terhadap diri masing-masing yang mempunyai pengaruh tersebut.

“Nah, dia membutuhkan (diakui) dengan membully dia merasakan power itu,” ujar Nirmala. Korban perundangan merupakan junior dari sekola itu.

“Di geng itu dia dilibatkan, dia ditakuti yang dicari adalah perasaan itu sebenarnya kebanyakan,” tambahnya.

Ia menambahkan, perundungan biasanya dilakukan secara berkelompok untuk menebalkan dukungan tindakannya. Di antara mereka pasti pernah menjadi korban.

“Ini lho saya bahwa, saya itu someone dan itu adalah hal yang tidak didapatkan jika di luar kelompok itu,” jelas Nirmala.

Salah satu pelaku perundungan diduga anak seorang publik figure ternama. Bahkan masuk ke dalam jajaran geng yang tergabung dalam sekolahnya. Kasusnya menjadi buah bibir di media sosial sejak Senin (19/2/2024) kemarin. (dan)

Tags: Analisis Psikologkasus perundunganSMA Binus Serpong

Berita Terkait.

Lurah Bukit Duri Puji Kreativitas Generasi Muda dalam Pentas Seni Kemerdekaan
Megapolitan

Lurah Bukit Duri Puji Kreativitas Generasi Muda dalam Pentas Seni Kemerdekaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:37
Modus TPPO Kian Canggih, DPR Desak Imigrasi Perketat Pengawasan Penumpang Berisiko
Megapolitan

Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Cerah, Waspadai Potensi Hujan di Wilayah Kepulauan Seribu

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:06
Andra-soni
Megapolitan

Dari Lansia Hingga Anak-Anak, Buktikan Bersepeda Menyatukan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00
Berawan
Megapolitan

Suhu Relatif Teduh, Sepanjang Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:10
Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Berawan Hingga Cerah
Megapolitan

Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Berawan Hingga Cerah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:06
KRL
Megapolitan

Tawuran Warga di Manggarai Picu Gangguan Perjalanan KRL

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:20

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.