• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Epidemiolog: Berantas Jentik Nyamuk Paling Efektif untuk Cegah DBD

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 2 Januari 2024 - 23:55
in Nasional
Jentik-Nyamuk
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Salah satu cara efektif untuk mencegah lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Lampung dengan memberantas jentik nyamuk di tingkat rumah tangga, kata Ketua Persatuan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Provinsi Lampung Ismen Mukhtar.

“Memasuki musim penghujan ini ada beberapa penyakit yang harus diwaspadai, salah satunya yang berpotensi memiliki peningkatan tren kasus adalah kasus DBD,” ujar dia dihubungi dari Bandarlampung, Selasa.

BacaJuga:

KCIC: Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Picu Keterlambatan dan Risiko Kerusakan

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Ia mengatakan upaya pencegahan kasus tersebut harus terus dilakukan sejak dini agar tidak terjadi lonjakan DBD saat musim hujan.

“Akan lebih baik kita mencegah sebelum ada kasus. Jangan saat ada kasus baru melakukan fogging (pengasapan). Dan untuk mengendalikan kasus DBD cara paling efektif yaitu dengan melakukan pemberantasan jentik nyamuk Aedes aegypti di tingkat rumah tangga,” katanya.

Dia menjelaskan waktu yang paling efektif dalam memberantas vektor, yakni jentik nyamuk, dilakukan saat vektor masih sedikit dan akan lebih baik bila dilakukan secara rutin.

“Siklus nyamuk dari bertelur sampai jadi nyamuk dewasa ini sekitar 10 hari, kalau bisa melakukan pemberantasan jentik rutin setiap tujuh hari. Maka lonjakan kasus DBD di musim penghujan bisa dicegah,” ucapnya.

Menurut dia, upaya memberantas jentik nyamuk tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan melainkan juga pamong desa dan masyarakat di setiap rumah tangga.

Angka bebas jentik di setiap kelurahan ini, kata dia, sebenarnya menjadi tolak ukur untuk melihat tren kasus DBD, sekaligus mencegah dampak ikutan dari peningkatan kasus.

“Berdasarkan standar angka bebas jentik seharusnya 95 persen. Dan untuk di Lampung ini datanya masih secara parsial sehingga sulit untuk menggambarkan keadaan sebenarnya. Jadi dalam memberantas ini harus dilakukan oleh semua pihak,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pada periode Januari-September 2023, jumlah kasus DBD tercatat 115 orang dengan Kabupaten Lampung Timur menjadi daerah dengan kasus terbanyak, yakni 31 kasus.

Capaian angka kesakitan atau incidence rate (IR) dengue pada periode Januari-September 2023 di Provinsi Lampung yakni 21,72 per 100.000 penduduk. Daerah yang memiliki angka kesakitan cukup tinggi pada periode itu,Kabupaten Pesisir Barat yang mencapai angka 89,19. (bro)

Tags: Jentik Nyamukkasus DBDlampung

Berita Terkait.

Whoosh
Nasional

KCIC: Penumpang Tahan Pintu Whoosh, Picu Keterlambatan dan Risiko Kerusakan

Sabtu, 11 April 2026 - 00:16
fb
Nasional

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Jumat, 10 April 2026 - 22:44
Seskab
Nasional

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Jumat, 10 April 2026 - 22:24
Diskusi
Nasional

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Jumat, 10 April 2026 - 22:04
Jaspal
Nasional

Ekspansi SIS Kian Agresif, Kampus NEJ Hadir di Tonggak 3 Dekade

Jumat, 10 April 2026 - 21:23
Prabowo
Nasional

Dari Defensif ke Solutif, Wajah Komunikasi Istana Mulai Berubah

Jumat, 10 April 2026 - 20:42

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.