• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Soroti Karir PNS DKI, Akademisi UI: PNS Harus Siap Ditempatkan di Mana Saja

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 1 Desember 2023 - 21:50
in Megapolitan
pns

Ilustrasi PNS. Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat kebijakan publik Universitas Indonesia, Lisman Manurung memberikan apresiasi terhadap langkah Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, yang memberikan peluang karir kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN) di pemerintahan.

“Kesuksesan sesungguhnya diperoleh melalui perjuangan yang panjang dan bukan hasil dari proses instan. Sebagai contoh, seorang ASN yang awalnya berstatus staf biasa dapat naik jabatan secara bertahap, mulai memimpin lima orang, 10 orang, hingga ratusan atau ribuan orang di lembaga tertentu,” katanya dalam kieterangan Jumat (1/12/2023).

BacaJuga:

Dari Lansia Hingga Anak-Anak, Buktikan Bersepeda Menyatukan

Suhu Relatif Teduh, Sepanjang Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Berawan Hingga Cerah

Menurutnya, menjadi ASN itu mencari pekerjaan dengan tingkat kepastiannya yang kuat untuk masa mendatang, sehingga fokusnya bukan sekarang. Rata-rata ASN yang sukses itu adalah mereka yang bersedia bersusah-susah dahulu seperti tentara, baru bersenang-senang kemudian.

“Seorang aparat negara perwira tinggi (pati) berpangkat jenderal yang awal karirnya adalah berpangkat perwira pertama (pama). Mereka ditempa mengikuti arahan dan perintah pimpinannya, dan secara perlahan karirnya meroket seiring dengan prestasi yang diraihnya,” ujarnya.

Ia menuturkan, Pj Gubernur Heru sebetulnya menceritakan bagaimana mestinya pelayan publik itu menyikapi tugasnya, bukan seperti bisnis.

“Saya juga PNS, dan saya sudah tahu pahit-pahitnya dari asisten (dosen) tidak punya uang, segala macam,” jelas dosen pasca sarjana di Universitas Indonesia (UI) ini.

Ia menjelaskan, ASN yang bertugas di IKN harus melihat hal ini bukan sebagai hambatan, tetapi sebuah tantangan dalam pengembangan diri. Mereka bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya di wilayah yang baru dibuat oleh pemerintah pusat.

Selain itu, penataan dan pengembangan IKN yang digagas Presiden RI Joko Widodo juga tidak main-main karena menelan anggaran Rp500 triliun lebih. Meski saat ini menjadi daerah pelosok, Lisman meyakini di masa mendatang pengembangan IKN di Kalimantan Timur akan sama baiknya seperti di Pulau Jawa.

“UI dulu dipindah ke Kota Depok (sebelumnya Jakarta), waktu dipindah itu banyak yang ribut karena tidak mau, dan segala macam. Orang yang pintar, mereka membeli tanah di Depok, dan sekarang mereka happy-happy saja karena harga tanah sudah mahal,” ungkapnya.

Lisman menilai, Heru juga tak memaksakan kehendak para ASN Jakarta untuk pindah ke IKN. Hanya saja, para ASN yang tetap berada di Jakarta harus siap bersaing sengit antarsesama pegawai untuk meniti karir di pemerintahan daerah.

“Kalau tidak mau pindah, yah bersiap saja bertanding begitu beratnya di sini dengan orang-orang yang sudah mapan. Sementara di sana terbuka peluang untuk mengabdikan diri, dan kemudian direspon oleh pimpinan bahwa Anda sudah melakukan sesuatu yang bisa membawa Anda ke atas (meraih jabatan lebih tinggi),” paparnya.

“Pimpinan-pimpinan itu sudah tahu potensi yang dimiliki karena mereka kan juga awalnya dari bawah (PNS) biasa,” sambungnya.

Lisman juga menanggapi stigma di masyarakat dari penawaran yang Heru sampaikan kepada anak buahnya itu. Diketahui, tawaran Heru dinarasikan bahwa IKN menjadi tempat ‘buangan’ ASN dalam meniti karir.

“Ini kan menerangkan sesuatu yang memang belum ada evidence-nya (buktinya), seberapa banyak sih orang yang benar-benar tidak bersedia pergi ke sana. Saya kira banyak yang bersedia ke sana, itu kan baru rumor coba misalnya ditawarkan, berangkat ke sana dengan fasilitas yang diberikan,” tuturnya.

“Yah pasti banyak yang ngikut, atau dikasih tahu bagi yang tidak berangkat ke sana, tidak diberikan peluang yang lebih baik dibanding mereka yang berangkat,” pungkasnya. (fer)

Tags: ASNdki jakartapns

Berita Terkait.

Andra-soni
Megapolitan

Dari Lansia Hingga Anak-Anak, Buktikan Bersepeda Menyatukan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:00
Berawan
Megapolitan

Suhu Relatif Teduh, Sepanjang Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Berawan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:10
Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Berawan Hingga Cerah
Megapolitan

Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Berawan Hingga Cerah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:06
KRL
Megapolitan

Tawuran Warga di Manggarai Picu Gangguan Perjalanan KRL

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:20
Qodari
Megapolitan

Qodari: Hunian Manggarai Jadi Terobosan agar MBR Bisa Tinggal di Pusat Kota

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:46
laka
Megapolitan

Seruduk Truk Kontainer, Mobil Mercy Terbakar dan 2 Orang Meninggal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:22

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.