• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Data Ekonomi AS Lebih Rendah dari Dugaan Berefek Penguatan Rupiah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 6 November 2023 - 11:35
in Ekonomi
Teller memegang mata uang Rupiah dan Dolar AS di sebuah tempat penukaran uang, Jakarta. Foto: ANTARA

Teller memegang mata uang Rupiah dan Dolar AS di sebuah tempat penukaran uang, Jakarta. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menyatakan rupiah menguat pada Senin karena data tenaga kerja Amerika Serikat (AS), data Non Farm Payrolls (NFP) edisi Oktober 2023, dan data tingkat pengangguran AS lebih rendah dari ekspektasi.

“Data tenaga kerja AS versi pemerintah AS yang dirilis Jumat (3/11) malam kemarin umumnya lebih buruk dari ekspektasi pasar,” ujar dia ketika dihubungi Antara, Jakarta, Senin (6/11).

BacaJuga:

Perkuat Ekonomi Syariah, Nasaruddin Umar Ditemani 3 Menteri di Pucuk Pimpinan IAEI

Kembangkan Agrowisata Krisan Gerbosari melalui Inovasi Digital

Dorong Penguatan Bioenergi sebagai Pilar Transisi Energi Nasional

Selain itu data Non Farm Payrolls Oktober dirilis 150 ribu juga lebih rendah dari ekspektasi 180 ribu, dan data tingkat pengangguran 3,9 persen lebih tinggi dari ekspektasi 3,8 persen.

Menurut dia, hasil ini mendorong pelemahan dolar AS terhadap mata uang utama dunia dan menguatkan kemungkinan Federal Reserve (The Fed) akan mengakhiri periode bunga tinggi lebih cepat.

Selain sejumlah data ekonomi AS yang di bawah perkiraan, hasil rapat kebijakan moneter AS yang terakhir kemarin juga kurang hawkish. Karena itu, pelaku pasar bertambah yakin masuk ke aset berisiko sehingga dapat mendorong penguatan rupiah.

“(Angka-angka data ekonomi AS yang meleset dari perkiraan) mungkin dari kebijakan moneter The Fed sendiri yang menerapkan suku bunga tinggi ke perekonomian AS, sehingga biaya bisnis meninggi yang menyebabkan demand bisa berkurang dan perusahaan menahan ekspansi,” ucapnya.

Melihat sentimen dari dalam negeri, pasar menunggu data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III/2023. Data yang di atas 5 persen bisa memberikan persepsi positif untuk rupiah.

“Hari ini potensi penguatan bisa ke area Rp15.680-Rp15.650, dengan potensi resisten di kisaran Rp15.800,” ungkap Ariston.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi menguat sebesar 0,87 persen atau 138 poin menjadi Rp15.590 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.728 per dolar AS. (bro)

Tags: data ekonomi asnilai tukar rupiahPenguatan Rupiah
Berita Sebelumnya

Nikmati Tontonan Berkualitas, MAXstream Hadirkan Tiga Serial Orisinal di Penghujung 2023

Berita Berikutnya

Polisi Ingatkan Ketua KPK Tidak Mangkir Lagi dari Jadwal Pemeriksaan Kasus Pemerasan

Berita Terkait.

WhatsApp Image 2025-11-29 at 14.11.03
Ekonomi

Perkuat Ekonomi Syariah, Nasaruddin Umar Ditemani 3 Menteri di Pucuk Pimpinan IAEI

Sabtu, 29 November 2025 - 15:02
WhatsApp Image 2025-11-29 at 10.52.11
Ekonomi

Kembangkan Agrowisata Krisan Gerbosari melalui Inovasi Digital

Sabtu, 29 November 2025 - 11:45
WhatsApp Image 2025-11-29 at 10.31.38
Ekonomi

Dorong Penguatan Bioenergi sebagai Pilar Transisi Energi Nasional

Sabtu, 29 November 2025 - 10:45
WhatsApp Image 2025-11-29 at 09.34.36 (1)
Ekonomi

PetroChina Dorong Kebangkitan Kopi Liberika dan UMKM di Tanjung Jabung Barat

Sabtu, 29 November 2025 - 10:02
WhatsApp Image 2025-11-29 at 08.33.27
Ekonomi

Mubadala Energy dan PLN EPI Teken Heads of Agreement Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Sabtu, 29 November 2025 - 08:38
brii
Ekonomi

Tanggap Bencana, BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak di Wilayah Sumatera

Jumat, 28 November 2025 - 20:42
Berita Berikutnya
Hadapi Serangan Balik Koruptor, Firli Ungkap Sinergi Perangi Korupsi bersama Polri

Polisi Ingatkan Ketua KPK Tidak Mangkir Lagi dari Jadwal Pemeriksaan Kasus Pemerasan

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    785 shares
    Share 314 Tweet 196
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Dari Desa ke Sekolah: Wilmar Pastikan Air Bersih untuk Generasi Masa Depan

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Terpuruk di Liga, Persis Solo Diam-Diam Siapkan Sesuatu yang Mengejutkan

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.