• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Virus Cacar Monyet Merebak, Pemkot Mataram Minta Warga Jangan Panik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 21 Oktober 2023 - 20:21
in Nusantara
cacar monyet

Ilustrasi - Penderita cacar monyet atau monkeypox. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengimbau masyarakat agar tidak panik dengan penyebaran virus cacar monyet (monkeypox) seiring adanya temuan tiga kasus cacar monyet di Provinsi DKI Jakarta.

“Masyarakat jangan panik, namun harus tetap waspada kendati hingga saat ini belum ada kasus di Kota Mataram,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr Emiral Isfihan di Mataram, Sabtu (21/10).

BacaJuga:

Libur Lebaran, Polisi Siaga di Pantai dan Tempat Wisata Palu

Urai Macet di Tol Japek, Pemudik Sebut Skema Contraflow Sangat Membantu

H+1 Lebaran 2026, 46 RT di Jaktim Terendam Banjir

Pada prinsipnya, pihaknya selalu menekankan kepada warga bahwa setiap menerima informasi usahakan untuk tidak panik berlebihan, namun tetap waspada.

“Kalau sudah panik berlebihan kadang menyebabkan kita stres dan mencari informasi justru keliru bahkan yang lebih parah jangan sampai mendiagnosa diri sendiri hanya dengan mencari di ‘Mbah Google’,” katanya.

Sebaliknya, kata dia, jika ada gejala yang dirasakan, seperti sakit kepala, demam, nyeri otot, dan sakit punggung, segera periksa diri ke dokter atau fasilitas kesehatan (faskes) terdekat.

Pasalnya, dengan pengobatan yang tepat dan cepat cacat monyet akan sembuh sendiri dalam waktu 2-4 minggu bahkan kadang tiga minggu, sama seperti cacar air.

“Cepat lambatnya penyembuhan cacar monyet juga tergantung imunitas masing-masing orang,” katanya.

Berdasarkan data jurnal kesehatan kematian akibat cacar monyet kurang dari 10 persen, tetapi karena kasus itu di Afrika yang mungkin faskes dan faktor lainnya kurang baik.

“Kalau seperti keadaan sekarang di daerah kita, faskes sudah maju sehingga angka kematian sangat rendah,” katanya.

Kendati demikian, katanya, berbagai langkah antisipasi yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghindari virus cacar monyet, di antaranya menjalankan pola hidup sehat dengan istirahat cukup, minum air putih yang banyak, makan makanan bergizi, dan olahraga secara rutin.

“Karena pola hidup sehat adalah kunci untuk menjaga imunitas. Imunitas yang bagus menjadi penangkal penyakit terutama penyakit-penyakit menular,” katanya.

Selain itu, katanya, seperti pengalaman COVID-19, masyarakat perlu menjalankan kebiasaan rajin cuci tangan, menghindari kontak berlebihan dengan orang, sedangkan jika merasa sedang tidak sehat menggunakan masker dan menerapkan etika batuk dan bersin.

“Terakhir hindari penggunaan pakaian atau barang yang sama dengan orang lain. Sekali lagi jangan panik, namun tetap waspada,” katanya. (bro)

Tags: cacar monyetmonkeypoxPemkot Mataram

Berita Terkait.

Libur Lebaran, Polisi Siaga di Pantai dan Tempat Wisata Palu
Nusantara

Libur Lebaran, Polisi Siaga di Pantai dan Tempat Wisata Palu

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:45
Pemudik
Nusantara

Urai Macet di Tol Japek, Pemudik Sebut Skema Contraflow Sangat Membantu

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:31
Banjir
Nusantara

H+1 Lebaran 2026, 46 RT di Jaktim Terendam Banjir

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:40
Macet
Nusantara

Antisipasi Macet Parah, Skema One Way Puncak Bogor Mulai Berlaku Hari Ini

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:08
Achmad-L
Nusantara

Gubernur Jateng: Idul Fitri Memperkuat Semangat Menatap Masa Depan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:36
Salat-id
Nusantara

Salat Id Digelar di Tengah Jejak Sisa Banjir di Agam

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.