• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BRIN Ungkap Ada Potensi Virus Nipah Masuk ke Indonesia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 4 Oktober 2023 - 21:12
in Nasional
Ilustrasi. Foto; ANTARA

Ilustrasi. Foto; ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Pusat Riset Kedokteran Preklinis dan Klinis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Harimat Hendarwan menyampaikan, virus nipah berpotensi masuk ke Indonesia.

Hal tersebut dikarenakan penyebaran virus sudah masuk ke negara tetangga, yakni Singapura, dan Malaysia.

BacaJuga:

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Kepercayaan Makin Kokoh, 55 Persen Publik Puas Program MBG

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

“Indonesia menjadi berisiko karena berdekatan secara geografis dengan negara-negara tersebut, serta ditemukannya virus pada reservoir kelelawar spesies pteropus, dan beberapa spesies lain yang juga terdapat di Indonesia,” kata Harimat, di Jakarta, Rabu (4/10).

Kapusris Kedokteran Preklinis dan Klinis BRIN itu mengatakan virus nipah merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia, baik hewan domestik ataupun liar dengan kelelawar sebagai inang alaminya.

Selain itu, ia menyampaikan manusia yang terinfeksi virus ini dapat terkena radang otak, dan dalam kasus infeksi berat, sekitar 50 persen bisa menyebabkan kematian.

Harimat mengungkapkan, selain dari kelelawar, virus juga dapat menyebar melalui hewan lain, seperti babi, kambing, kuda, anjing dan kucing, apabila terpapar cairan tubuh subjek virus nipah. Sehingga, seseorang yang mengonsumsi hewan ternak yang terinfeksi virus tersebut akan tertular.

“Di Malaysia dan Singapura penularan terjadi karena kontak langsung dengan babi yang sakit. Sedangkan di Bangladesh dan India terjadi karena mengonsumsi buah atau produk yang terkontaminasi oleh air liur kelelawar, transmisi dari manusia ke manusia juga terjadi di India dan Bangladesh,” katanya.

Selain itu, menurutnya, surveilans pada hewan dan juga manusia menjadi penting dalam mencegah perluasan kasus Nipah.

Langkah mitigasi yang dapat diambil yakni meningkatkan penjagaan terhadap pintu masuk ke Indonesia, serta pemantauan bagi masyarakat yang berpergian ke daerah wabah.

​​​​​​​Harimat berargumen, virus Nipah menjadi berbahaya dikarenakan meski sudah ditemukan sejak tahun 1999 pertama kali di Malaysia, namun pengobatan yang efektif untuk melawan virus ini belum ditemukan. (bro)

Tags: BRINVirus Nipah

Berita Terkait.

saan
Nasional

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 05:05
mbg
Nasional

Kepercayaan Makin Kokoh, 55 Persen Publik Puas Program MBG

Senin, 13 April 2026 - 23:33
kpk
Nasional

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

Senin, 13 April 2026 - 23:23
rini
Nasional

Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Senin, 13 April 2026 - 22:12
usman
Nasional

Sempat Sempoyongan, Anwar Usman Pingsan usai Prosesi Wisuda Purnabakti Hakim MK

Senin, 13 April 2026 - 21:27
organik
Nasional

Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2497 shares
    Share 999 Tweet 624
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.