• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Asian Games Terbesar Resmi Dibuka di Hangzhou

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 23 September 2023 - 21:53
in Olahraga
hangzhou

Suasana pertunjukan laser jelang upacara pembukaan Asian Games ke-19 tahun 2022 di Hangzhou Main Stadium, Hangzhou Olympic Sports Centre, Zhejiang, China, Sabtu (23/9/2023). Ajang yang berlangsung 23 September hingga 8 Oktober 2023 itu diikuti atlet dari 45 negara yang memperebutkan 481 medali emas. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Asian Games terbesar dalam sejarah resmi dibuka oleh Presiden China Xi Jinping di Hangzhou pada Sabtu malam lewat upacara pembukaan yang megah, menampilkan sejarah budaya tuan rumah yang dipadukan dengan penerapan teknologi ramah lingkungan.

Jelang upacara pembukaan, Hangzhou Olympic Sports Centre Stadium, yang dijuluki si “Teratai Besar”, bermandikan sinar dari atraksi lampu yang menunjukkan kemegahan arsitektur stadion modern berkapasitas 80.800 bangku itu.

BacaJuga:

Berburu Menit Bermain, Ivar Jenner Temukan Ritme Baru di Dewa United

Dewa United vs PSIM: Banten Warriors Waspadai “Reaction Football” Laskar Mataram

Arema FC vs Malut United: Singo Edan Pincang, Laskar Kie Raha Enggan Terlena

Tepat pukul 20.00 waktu setempat, Presiden China Xi Jinping memasuki stadion, dampingi oleh pelaksana tugas ketua Komite Olimpiade Asia Raja Randhir Singh, dan presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach.

Selama kurang lebih 115 menit, program upacara pembukaan diawali dengan pertunjukan selamat datang, yang diikuti dengan parade delegasi hingga berbagai pementasan seni yang mengusung tema seperti ekuinoks musim gugur, salah satu momen perayaan masa panen di China, serta fenomena air pasang yang telah menyaksikan perubahan sejarah di Hangzhou dan peradaban Liang-zhu.

Tides Surging in Asia, yang terinspirasi fenomena gelombang pasang yang terkenal di Hangzhou, menjadi tema besar pertunjukan pada upacara pembukaan, menggambarkan gelombang pasang sebagai nafas dari alam, detak dari olahraga sehingga Asian Games diharapkan menjadi festival dari orang-orang Asia, serta membawa keriaan dan kemegahan ke dunia.

China pun memamerkan kepiawaiannya dalam membuat festival akbar dan perayaan di depan sejumlah kepala negara yang turut hadir dalam upacara pembukaan tersebut, antara lain Presiden Suriah Bashar al-Assad, Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao, Raja Kamboja Norodom Sihamoni, Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck-soo, dan Putra Mahkota Kerajaan Kuwait Sheikh Meshal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah.

Setelah pengibaran bendera nasional China, para kontingen dari berbagai negara Asia memasuki stadion diiringi maskot-maskot Asian Games Hangzhou yaitu Chenchen, Congcong, dan Lianlian.

Afghanistan menjadi negara pertama dalam rangkaian defile atlet, sedangkan kontingen tuan rumah China menjadi yang terakhir memasuki stadion setelah Yaman.

Atlet wushu Indonesia Nandhira Mauriskha dan atlet voli indoor putra Hernanda Zulfi berperan sebagai pemegang bendera Merah Putih, memimpin kontingen Indonesia yang mengirimkan 413 atlet untuk mengincar 12 medali emas di Hangzhou.

Nandhira, yang adalah peraih perak SEA Games Vietnam 2021 itu, mengenakan baju kurung adat Betawi. Sedangkan Hernanda, yang membantu Indonesia merebut emas SEA Games 2019, 2021 dan 2023 itu, mengenakan pakaian adat lengkap dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.

Asian Games di Hangzhou, yang merupakan ketiga kalinya China menjadi tuan rumah, juga memecahkan rekor partisipasi atlet, nomor cabang olahraga dan secara keseluruhan penyelenggaraan dalam sejarah Asian Games.

Seperti yang telah dikonfirmasi oleh panitia penyelenggara HAGOC, bahwa sebanyak 45 Komite Olimpiade Nasional membawa sekira 12.500 atlet, terbanyak dalam sejarah Asian Games, memecahkan rekor sebelumnya yaitu 11.300 atlet di Asian Games ke-18 di Indonesia pada 2018.

Mereka akan bersaing menjadi yang terbaik memperebutkan 481 medali emas dalam 40 cabang olahraga yang dipertandingkan selama 15 hari di 56 arena yang tersebar di Hangzhou dan lima kota pendukung yaitu Ningbo, Wenzhou, Huzhou, Shaoxing, dan Jinhua.

Setelah pengibaran bendera China, dan sambutan panitia penyelenggara dan presiden OCA, lewat pidato singkatnya, Xi secara resmi membuka Asian Games di Hangzhou.

China sendiri sebagai tuan rumah memiliki hak istimewa untuk memilih cabang olahraga apa yang dipertandingkan, seperti misalnya bridge, catur, dan catur China (Xiangqi) sebagai olahraga non-Olimpiade yang dilombakan di Hangzhou.

Negeri Tirai Bambu itu selalu menjadi juara umum Asian Games sejak 1982 dan tahun ini mereka mengerahkan 886 atlet ke Hangzhou, termasuk atlet cilik skateboard Cui Chenxi yang berumur 13 tahun.

E-sport, breakdancing, dan panjat tebing juga akan menjalani debutnya di Asian Games untuk menarik minat generasi muda.

Senada dengan tema yang mereka usung, Hangzhou adalah kota tempat budaya dan sejarah berpadu dengan teknologi modern. Dan seperti yang sudah-sudah, upacara pembukaan ajang olahraga internasional selalu menjadi platform utama untuk menampilkan budaya negara tuan rumah.

Upacara pembukaan yang berlangsung megah di Hangzhou Olympic Sports Centre Sabtu malam itu menunjukkan sejarah panjang kota di pesisir timur China itu yang diproyeksikan ke layar dan lantai stadion, dikombinasikan dengan atraksi para penari dan teknologi canggih seperti animasi tiga dimensi tanpa kacamata yang memanjakan mata, hingga penyalaan kaldron Asian Games yang inovatif dengan melibatkan pemegang obor tradisional dan virtual.

Karena mengusung konsep ramah lingkungan, Asian Games kali ini terbilang unik dan menabrak pakem pembukaan pesta olahraga multicabang. Alih-alih menyalakan kembang api tradisional, tim produksi telah mendesain pertunjukan kembang api virtual yang ditampilkan ke layar serta menggunakan methanol beremisi nol sebagai bahan bakar api kaldron.

China menggunakan sumber energi terbarukan untuk mendukung Asian Games kali ini sekaligus menunjukkan ketangguhan negeri Tirai Bambu itu dalam mewujudkan lingkungan hijau dan rendah karbon.

Dan untuk kali pertama dalam sejarah Asian Games, Hangzhou 2022 bakal sepenuhnya menggunakan listrik hijau sebagai pasokan listrik reguler di semua arena kompetisi.

Kendaraan dan bus listrik pun menjadi moda transportasi bagi para atlet dan awak media selama peliputan di Hangzhou.

Pemerintah China dan HAGOC selaku panitia penyelenggara memang ingin menyajikan pesta olahraga yang termegah di Asia dengan konsep hijau dan cerdas. Asian Games ke-19 kali ini diharapkan menjadi contoh untuk edisi-edisi berikutnya.

“Kepada masyarakat Hangzhou, tanpa kerja keras dan kontribusi tak kenal lelah Anda, semua ini tidak akan terwujud,” ucap Singh seraya menutup sambutannya dengan mengucap xie xie, yang berarti terima kasih dalam bahasa setempat. (bro)

Tags: Asian GamesAsian Games Terbesarhangzhou

Berita Terkait.

bola
Olahraga

Berburu Menit Bermain, Ivar Jenner Temukan Ritme Baru di Dewa United

Jumat, 3 April 2026 - 17:07
dewa
Olahraga

Dewa United vs PSIM: Banten Warriors Waspadai “Reaction Football” Laskar Mataram

Jumat, 3 April 2026 - 11:32
malut
Olahraga

Arema FC vs Malut United: Singo Edan Pincang, Laskar Kie Raha Enggan Terlena

Jumat, 3 April 2026 - 11:11
Dari Terdakwa ke Tamu Parlemen: Kisah Amsal Sitepu yang Berujung Vonis Bebas
Olahraga

Super League Pekan 26: Persib Diuji, Zona Merah Bertarung Hidup-Mati

Kamis, 2 April 2026 - 18:34
trophy
Olahraga

Ini Daftar 48 Negara dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026

Kamis, 2 April 2026 - 12:02
ragnar
Olahraga

Final FIFA Series: Penalti Petkov Bawa Bulgaria Unggul Sementara Atas Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 - 21:18

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.