• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pelaku Industri Dukung Pengurangan Emisi Karbon Via Kendaraan Listrik

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 17 Agustus 2023 - 05:05
in Ekonomi
kendaraan listrik

Ilustrasi pengisian kendaraan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN yang memudahkan pemilik kendaraan mobil listrik. Infrastruktur SPKLU sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan untuk mengetahui lokasi SPKLU terdekat dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaku industri otomotif mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon lewat pengembangan kendaraan listrik, sebagai wujud komitmen menuju masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.

“Berbagai upaya yang dilakukan oleh semua pemangku kepentingan, termasuk regulator tentu harus di apresiasi. Kami di Toyota sejalan dengan semangat tersebut untuk mencapai karbon netralitas juga gencar memperkenalkan berbagai teknologi elektrifikasi,” ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy saat dihubungi ANTARA, Rabu (16/8).

BacaJuga:

Revolusi Printing Bisnis! Epson Hadirkan Solusi Hemat Energi, Minim Gangguan, dan Ramah Lingkungan

Genera-Z Berbakti 2026: Ajang Mahasiswa Inovatif Bangun Desa Wisata Indonesia

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Ring-1 lewat UMKM Jamur Tiram

Anton mengatakan tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah pembentukan ekosistem baru untuk teknologi elektrifikasi. Namun, dengan semakin positifnya respon pasar dan perkembangan infrastruktur yang mendukung, pihaknya optimis bahwa industri elektrifikasi akan berkembang lebih besar di masa depan.

Dalam perkembangan yang positif, lanjut dia, penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota mengalami lonjakan pesat.

Dari komposisi penjualan yang sebelumnya hanya 1 persen, kini angka tersebut merangkak naik ke 7 hingga 8 persen, sehingga kontribusi terhadap pengurangan emisi semakin signifikan.

“Dari kami pertama kali memasarkan kendaraan elektrifikasi, hingga saat ini sudah lebih 20 ribu yang kami pasarkan di Indonesia,” kata Anton.

Hal senada juga disampaikan oleh Honda. Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy menyatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah mendorong transformasi kendaraan listrik yang berdampak positif terhadap lingkungan, industri otomotif dan ekonomi nasional.

“Honda sendiri juga mempunyai visi yang sejalan dengan pemerintah dan akan mengikuti pertumbuhan pasar dan infrastruktur di Indonesia,” ujar dia.

Honda memiliki komitmen untuk mengatasi masalah lingkungan dan energi global dengan berusaha mewujudkan netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaan pada tahun 2050.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Honda telah menghadirkan produk ramah lingkungan melalui mobil hybrid yang diluncurkan di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.

Dalam kesempatan itu, Billy juga menekankan pentingnya sektor otomotif dan jaringan pemasoknya sebagai kontributor utama dalam pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

Dalam mendukung pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia, Honda berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Langkah ini dinilai tidak hanya akan memberikan manfaat bagi industri otomotif, tetapi juga bagi masyarakat dan ekonomi secara keseluruhan.

“Kami percaya bahwa pemerintah mempunyai banyak pertimbangan dalam kebijakan mengenai transformasi kendaraan listrik yang juga berdampak positif terhadap industri,” ucap dia seperti dikutip dari Antara, Rabu (16/8/2023).

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pemerintah telah memberikan dukungan dalam pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Hal itu disampaikannya dalam pidato pengantar RUU tentang APBN tahun anggaran 2024 beserta nota keuangannya pada rapat Paripurna DPR pembukaan masa persidangan I DPR tahun sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).

“Selama ini telah diberikan dukungan terhadap pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Hal tersebut untuk mendorong percepatan transformasi ekonomi, untuk penciptaan nilai tambah yang tinggi, perluasan kesempatan kerja, dan penggunaan energi yang ramah lingkungan,” ujar Jokowi. (mg1)

Tags: emisi karbonKendaraan ListrikPelaku Industri

Berita Terkait.

epson
Ekonomi

Revolusi Printing Bisnis! Epson Hadirkan Solusi Hemat Energi, Minim Gangguan, dan Ramah Lingkungan

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:46
bca
Ekonomi

Genera-Z Berbakti 2026: Ajang Mahasiswa Inovatif Bangun Desa Wisata Indonesia

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:01
phr
Ekonomi

PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Ring-1 lewat UMKM Jamur Tiram

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:41
addy
Ekonomi

DPR Ngebut RUU Ketenagalistrikan, Eddy Soeparno Singgung Peran Listrik sebagai Tulang Punggung Transisi Energi

Senin, 30 Maret 2026 - 22:22
gadai
Ekonomi

125 Tahun Jadi Teman Finansial Masyarakat, PT Pegadaian Ekspansi Internasional ke Timor Leste

Senin, 30 Maret 2026 - 19:19
oakwood
Ekonomi

Pererat Silaturahmi, Oakwood Suites Kuningan Jakarta Hadirkan Halal Bi Halal Celebration

Senin, 30 Maret 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.