• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pengambilalihan Hak Partisipasi Shell di Masela Ada Titik Temu

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 14 Juni 2023 - 13:27
in Ekonomi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (kanan) mengikuti rapat kerja bersama Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6/2023). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga/foc/pri

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (kanan) mengikuti rapat kerja bersama Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6/2023). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga/foc/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan saat ini sudah ada titik temu perihal proses pengambilalihan hak partisipasi Shell di Proyek Kilang Gas Alam Cair (LNG) Blok Masela di Maluku.

“Proses divestasi Shell untuk segera dapat partner yang baru saat ini sudah ada titik temu untuk bisa mengambil alih participating interest (hak partisipasi) Shell pada proyek Masela tersebut,” kata Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, yang dipantau secara daring, Selasa (13/6).

BacaJuga:

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Proses itu diharapkan akan dieksekusi mulai akhir Juni 2023 sehingga program tersebut bisa dilanjutkan, katanya.

Arifin mengatakan pemegang hak partisipasi di Blok Masela saat ini ialah Inpex Masela Ltd (65 persen) serta Shell Upstream Overseas Services Ltd (35 persen), demikian dikutip dari Antara, Rabu (14/6).

Dalam kesempatan itu, dia juga mengungkapkan kemajuan proses pengambilalihan hak partisipasi tersebut.

Kemajuan itu mencakup persetujuan original work program dan budget( WP&B) 2023, pengadaan lahan area non-hutan, kegiatan pemasaran, kajian analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), dan revisi kedua plan of development (PoD) I.

Dia menjelaskan revisi kedua PoD I Blok Masela dilakukan dengan memasukkan program carbon capture storage (CCS) dengan tambahan investasi USD1,1 miliar hingga USD1,4 miliar dolar AS (sekitar Rp20,8 triliun).

Inpex juga telah menyampaikan surat Final Revisi 2 Rencana Pengembangan Lapangan 1 (Revisi 2 PoD I) dengan memasukkan CCS kepada SKK Migas pada 4 April 2023, katanya.

Arifin mengungkapkan beberapa persepsi dari investor tentang proyek abadi Masela tersebut.

Mereka mengatakan produktivitas reservoir lapangan abadi tersebut sangat baik, biaya capital expenditure (capex) cukup tinggi ditambah kewajiban program CCS, dan lokasinya jauh sehingga membutuhkan pipa sepanjang 180 kilometer melewati palung berkedalaman 1,2 hingga 1,3 km.

Blok Masela berlokasi di Laut Arafura, sekitar 650 km dari Kepulauan Maluku dan 170 km dari Kepulauan Babar dan Tanimbar, dengan wilayah kerja seluas 2.503 km persegi.

Blok tersebut merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang bernilai USD19,8 miliar (sekira Rp294,3 triliun) dan ditargetkan mulai berproduksi pada 2027.

Masela berpotensi menghasilkan gas sebanyak 1.600 juta standar kubik per hari (MMSCFD) atau setara 9,5 juta ton gas alam cair (LNG) per tahun, gas pipa 150 MMSCFD, dan 35 ribu barel minyak per hari. (mg2)

Tags: Arifin Tasrifblok maselakementerian esdmMalukumigasShell

Berita Terkait.

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26
AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026
Ekonomi

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:06
Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan
Ekonomi

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:26
Operasi Ketupat 2026 Ditutup, Polri Tancap Gas KRYD Hadapi Arus Balik
Ekonomi

Whoosh Masih Dipadati, Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Naik 11 Persen

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:06
Alat-Berat
Ekonomi

Hilirisasi Digeber, Energi Diperkuat: Strategi Besar Pemerintah di Era Baru

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:16
Dedi-Setiawan
Ekonomi

Grow Tanpa Kehilangan Diri: PDC Bongkar Rahasia Mental Tangguh di Tempat Kerja

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:05

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.