• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonom Prediksi BI akan Turunkan Suku Bunga hingga 5 Persen

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 16 Mei 2023 - 03:33
in Ekonomi
ekonom

Kepala Ekonom Citi Indonesia Helmi Arman menjawab pertanyaan wartawan usai konferensi pers di Jakarta, Senin (15/5/2023). ANTARA/Imamatul Silfia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Ekonom Citi Indonesia Helmi Arman memprediksi Bank Indonesia akan menurunkan tingkat suku bunga hingga ke 5 persen pada semester II-2023.

“Kami melihat ada ruang yang terbuka untuk penurunan suku bunga atau pelonggaran kebijakan moneter pada semester II-2023 di Indonesia,” kata Helmi di Jakarta, Senin.

BacaJuga:

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Helmi menjelaskan penurunan tersebut diperkirakan akan terjadi secara gradual sebanyak tiga kali, dengan masing-masing penurunan sebesar 25 basis poin (bps). Ia memproyeksikan penurunan suku bunga akan dimulai pada akhir kuartal III-2023.

Prediksinya tersebut mengacu pada sejumlah faktor. Pertama, pertumbuhan perekonomian Indonesia yang mencapai 5,03 persen pada kuartal I-2023. Terlebih, komponen ekspor berkontribusi besar pada penguatan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada periode tersebut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor tumbuh sebesar 11,68 persen. Helmi melihat kondisi tersebut belum mengindikasikan kemungkinan terjadinya overheating atau demand pull inflation, yakni harga naik ketika permintaan melebihi penawaran dalam jangka pendek.

Di sisi lain, lanjut Helmi, neraca pembayaran saat ini terlihat jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Perbaikan tersebut disebabkan harga komoditas yang sempat mencapai puncak tertingginya pada tahun lalu kini telah mulai berbalik, sehingga kemungkinan neraca pembayaran tahun ini tidak akan sebesar tahun lalu.

Selain itu, juga ada perbaikan pada neraca arus modal portofolio ke Indonesia. Helmi melihat arus dana portofolio global yang masuk ke negara-negara berkembang sudah lebih bersahabat bila dibandingkan tahun lalu, terutama bila mengingat Federal Reverse sudah hampir mendekati puncaknya.

Lebih lanjut, Helmi mengatakan Indonesia termasuk salah satu negara yang disukai banyak investor. Selain karena inflasi yang mulai mereda, posisi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga sudah mendekati ke level sebelum pandemi COVID-19.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, defisit APBN 2022 berada di level 2,38 persen dari PDB. Sementara defisit APBN 2019 berada di level 1,84 persen.

Faktor lain yang membuat Indonesia menarik minat investor adalah reformasi struktural perekonomian yang dianggap mampu menjadi bantalan terhadap gejolak-gejolak yang datang dari luar.

Berdasarkan sejumlah pertimbangan tersebut, Citi Indonesia memperkirakan BI akan menurunkan tingkat suku bunga.

“Dengan demikian, kami melihat suku bunga acuan di semester II tahun ini menurun ke 5 persen dari yang sekarang posisinya 5,75 persen,” ujar Helmi. (bro)

Tags: Bank IndonesiaBIekonomSuku Bunga

Berita Terkait.

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26
AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026
Ekonomi

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:06
Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan
Ekonomi

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:26
Operasi Ketupat 2026 Ditutup, Polri Tancap Gas KRYD Hadapi Arus Balik
Ekonomi

Whoosh Masih Dipadati, Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Naik 11 Persen

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:06
Alat-Berat
Ekonomi

Hilirisasi Digeber, Energi Diperkuat: Strategi Besar Pemerintah di Era Baru

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:16
Dedi-Setiawan
Ekonomi

Grow Tanpa Kehilangan Diri: PDC Bongkar Rahasia Mental Tangguh di Tempat Kerja

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:05

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.