• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Menguat di Tengah Potensi Perlambatan Ekonomi AS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 26 April 2023 - 10:57
in Ekonomi
Ilustrasi - Petugas menghitung uang dolar AS dan uang Rupiah di salah satu kantor cabang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, KCU Melawai, Jakarta, Selasa (16/8/2022). Foto: Antara/Reno Esnir/foc/pri

Ilustrasi - Petugas menghitung uang dolar AS dan uang Rupiah di salah satu kantor cabang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, KCU Melawai, Jakarta, Selasa (16/8/2022). Foto: Antara/Reno Esnir/foc/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal perdagangan Rabu (26/4), menguat di tengah potensi perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Rupiah pada Rabu (26/4) pagi dibuka naik 34 poin atau 0,23 persen ke posisi Rp14.905 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.939 per USD.

BacaJuga:

Lonjakan Harga Daging Ditahan, Pemerintah Siapkan Operasi Pasar hingga Idulfitri

Menkop Gandeng Al Jamiyatul Washliyah, Dorong Koperasi Syariah dan Ekonomi Umat

Banggar DPR Soroti Salah Sasaran Subsidi hingga 80 Persen, Usul Verifikasi Fingerprint dan Retina

“Rupiah masih berpeluang menguat terhadap dolar AS karena perkembangan data-data ekonomi AS yang menunjukkan potensi pelambatan ekonomi di AS,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (26/4), dikutip dari Antara.

Data-data ekonomi AS tersebut meliputi antara lain aktivitas manufaktur dan kekhawatiran terhadap situasi perbankan di AS.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (20/4), klaim pengangguran baru meningkat menjadi 245 ribu dalam pekan yang berakhir 14 April dari 240 ribu pada pekan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan pembacaan 242 ribu.

Federal Reserve Philadelphia melaporkan pada Kamis (20/4), indeks manufaktur Fed Philadelphia adalah -31,3 pada April, turun dari -23,2 pada Maret. Itu adalah pembacaan terendah sejak Mei 2020. Para ekonom memperkirakan pembacaan -19,4.

Indeks aktivitas bisnis umum di Texas melemah menjadi -23,4 pada April, turun dari -15,7 pada Maret, menurut survei prospek manufaktur yang diterbitkan oleh Federal Reserve Dallas pada Senin (24/4). Para ekonom memiliki ekspektasi -11,5. Indeks produksi di bawah angka survei 0,9 pada April, turun dari 2,5 pada Maret.

Federal Reserve Chicago melaporkan pada Senin (24/4), indeks aktivitas nasional Fed Chicago berdiri di 0,19 pada April, tidak berubah dari pembacaan sebelumnya pada Maret.

Survei kondisi ekonomi Fed Chicago (CFSEC) menunjukkan bahwa indeks aktivitas turun ke -37 pada April dari -8 pada Maret, “menunjukkan pertumbuhan ekonomi jauh di bawah tren.”

Ariston menuturkan pasar masih berekspektasi bank sentral AS hanya akan menaikkan suku bunga acuan satu kali saja tahun ini.

Di sisi lain, para petinggi Bank Sentral AS masih menyuarakan kenaikan suku bunga acuan AS untuk menurunkan tingkat inflasi AS yang masih jauh dari target dua persen. Hal itu membuat dolar AS tidak melemah terlalu dalam.

Pasar juga menunggu perkembangan data ekonomi AS selanjutnya. Pada Kamis (27/4) ini, pasar menantikan data Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal pertama. Data itu menjadi indikator kesehatan ekonomi AS yang bisa membalikkan ekspektasi pasar mengenai kebijakan Bank Sentral AS ke depan.

Ariston memperkirakan rupiah berpeluang menguat ke arah Rp14.880 per USD dengan potensi resisten di kisaran Rp15.000 per USD. (mg1)

Tags: ekonomi asnilai tukar rupiahrupiah

Berita Terkait.

Lonjakan Harga Daging Ditahan, Pemerintah Siapkan Operasi Pasar hingga Idulfitri
Ekonomi

Lonjakan Harga Daging Ditahan, Pemerintah Siapkan Operasi Pasar hingga Idulfitri

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:56
Menkop Gandeng Al Jamiyatul Washliyah, Dorong Koperasi Syariah dan Ekonomi Umat
Ekonomi

Menkop Gandeng Al Jamiyatul Washliyah, Dorong Koperasi Syariah dan Ekonomi Umat

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:45
Said
Ekonomi

Banggar DPR Soroti Salah Sasaran Subsidi hingga 80 Persen, Usul Verifikasi Fingerprint dan Retina

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:31
Mudik
Ekonomi

Mudik, Great Eastern Life Indonesia Hadirkan Perlindungan Jiwa Rp 100 Juta dengan Premi Terjangkau

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:21
Pekerja
Ekonomi

Bea Cukai Denpasar Genjot Ekspor Fashion Bali, Dua IKM Dapat Fasilitas KITE IKM

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:40
Petugas
Ekonomi

Dorong Ekspor dan Daya Saing Industri, Bea Cukai Intensifkan Asistensi ke Pelaku Usaha

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:30

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • KPK Periksa ASN Bea Cukai dan Dua Pegawai Importir Terkait Kasus Suap Impor Barang KW

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Bangunan Cagar Budaya di Menteng Mendadak “Dilucuti”, Aktivitas Pembongkaran Tak Terlihat

    709 shares
    Share 284 Tweet 177
  • Ampas Teh

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • 8 Besar Piala FA: Chelsea Jumpa Tim Kejutan, City vs Liverpool Jadi Sorotan

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-14.56.53-2.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/Ketua-DKPP-RI-Ucapan-HUT-Indoposco-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/kpu-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.05.54.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.09.02.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.17.07.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.26.21-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.33.51.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.28.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.33.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.36.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.12.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.09.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.05.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/reelsvideo.io_1770980360242.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980454583.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980562250-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-15-at-14.35.24.mp4
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.