• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Emas Terkerek 9,30 Dolar AS Didorong Oleh “Greenback” yang Melemah

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 25 April 2023 - 13:11
in Ekonomi
Emas-berjangka

Ilustrasi - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menetap lebih tinggi pada akhir perdagangan. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga emas naik menjadi menetap sedikit di bawah level psikologi 2.000 dolar AS pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), berbalik menguat dari kerugian sesi sebelumnya, karena dolar melemah menjelang keputusan Federal Reserve tentang suku bunga AS yang diawasi secara ketat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terkerek 9,30 dolar AS atau 0,47 persen menjadi ditutup pada 1.999,80 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 2.001,20 dolar AS dan jatuh sekitar 2,50 persendari puncak 13 April di sekitar 2.050,00 dolar AS.

BacaJuga:

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Emas berjangka jatuh 28,60 dolar AS atau 1,42 persen menjadi 1.990,50 dolar AS pada Jumat (21/4/2023), setelah naik 11,80 dolar AS atau 0,59 persen menjadi 2.019,10 dolar AS pada Kamis (20/4/2023), dan merosot 12,40 dolar AS atau 0,61 persen menjadi 2.007,30 dolar AS pada Rabu (19/4/2023).

Baca Juga : Emas Jatuh 28,60 Dolar Terseret Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga AS

Dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS keduanya berbalik lebih rendah pada Senin (24/4/ 2023) setelah rebound minggu lalu dari posisi terendah satu tahun.

Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan menambah seperempat poin lagi dalam apa yang akan menjadi kenaikan suku bunga kesepuluh dalam waktu kurang dari 15 bula dalam pertemuan Mei mendatang, membawa suku bunga ke puncak 5,25 persen dari era pandemi hanya 0,25 persen.

“Emas mencoba untuk kembali ke tempatnya semula, di atas level 2.000 dolar AS per ounce,” kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA, Selasa (25/4/2023), seperti dikutip dari Antara.

“Pelemahan dolar membantu mengirim emas lebih tinggi karena investor mulai lebih percaya bahwa Fed akan memberikan lebih banyak penurunan suku bunga tahun depan.”

Level 2.000 dolar tetap menjadi titik harga psikologis penting untuk emas. Para analis pasar berpendapat bahwa emas sedang dalam koreksi. Karena kepercayaan pasar masih rapuh, emas sebagai safe haven akan tetap menarik bagi investor untuk sementara waktu.

Investor juga menunggu laporan produk domestik bruto AS yang akan dirilis pada Kamis (27/4/2023).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 25,30 sen atau 1,01 persen, menjadi ditutup pada 25,311 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli merosot 41 dolar AS atau 3,60 persen, menjadi menetap pada 1.097,70 dolar AS per ouce.(mg2)

Tags: dolar ASemasGreenback

Berita Terkait.

Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik
Ekonomi

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:06
Bagy-Play-Set
Ekonomi

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:39
Sorgum
Ekonomi

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:18
Serambi-MyPertamina
Ekonomi

Serambi MyPertamina Jadi Oase Gratis di Tengah Ramainya Libur Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:54
DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional
Ekonomi

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 02:21
Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1229 shares
    Share 492 Tweet 307
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.