• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

New South Wales Catat Kematian Pertama akibat Tetanus dalam 30 Tahun Terakhir

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 14 April 2023 - 00:20
in Internasional
wales

Ilustrasi - Vaksin tetanus difteri (TD). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Negara bagian New South Wales di Australia melaporkan kematian pertama akibat tetanus dalam 30 tahun terakhir.

Otoritas kesehatan di negara bagian terpadat di Australia, yang mencakup Sydney, itu mengatakan tiga kasus tetanus telah dilaporkan tahun ini–yang seluruhnya adalah pasien perempuan.

BacaJuga:

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

“Menyedihkan, NSW Health mengonfirmasi seorang wanita berusia sekitar 80 tahun dari Sydney meninggal pada 1 April karena tetanus. NSW Health mengungkapkan belasungkawa yang tulus kepada orang yang dicintainya,” kata NSW Health dalam pernyataan yang diunggah di Facebook, Kamis (13/4/2023), seperti dikutip dari Antara.

“Ini adalah kasus tetanus pertama yang dilaporkan di New South Wales sejak 2019, dan kematian pertama karena tetanus sejak 1993,” ujar NSW Health, menambahkan.

Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang ditemukan di dalam tanah.

Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam luka dan menghasilkan racun yang menyerang sistem saraf seseorang. Penyakit ini tidak menular dari orang ke orang.

Pejabat kesehatan New South Wales mendesak penduduk setempat, terutama warga Australia yang lebih tua, untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan vaksin tetanus karena di antara kasus yang dilaporkan adalah seorang wanita yang mendapat suntikan lebih dari 30 tahun yang lalu, sementara dua orang lainnya tidak memiliki catatan vaksinasi tetanus.

Dalam ketiga kasus tersebut, tetanus didapat melalui luka ringan di kaki yang terkontaminasi oleh tanah kebun, kata NSW Health.

Direktur penyakit menular di NSW Health Christine Selvey mengatakan bahwa di Australia, penyakit itu kebanyakan terjadi pada orang tua, biasanya perempuan, yang tidak mendapat cukup imunisasi.

“Tetanus adalah penyakit langka, namun berpotensi fatal. Vaksinasi adalah perlindungan terbaik terhadap tetanus,” ujar Selvey. (mg1)

Tags: kematianNew South WalesTetanus

Berita Terkait.

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45
rusia
Internasional

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

Selasa, 14 April 2026 - 09:55
bowo
Internasional

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 07:07
wo
Internasional

Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonaut ke Putin, Tegaskan Persahabatan RI-Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 04:04
Trump
Internasional

Pasca-Kebuntuan di Islamabad, Ancaman Blokade Trump Picu Ketegangan Global

Senin, 13 April 2026 - 11:22
Paus Leo XIV Serukan Akhiri Serangan AS-Israel ke Iran: “Cukup Pamer Kekuatan, Saatnya Damai!”
Internasional

Paus Leo XIV Serukan Akhiri Serangan AS-Israel ke Iran: “Cukup Pamer Kekuatan, Saatnya Damai!”

Senin, 13 April 2026 - 03:14

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2511 shares
    Share 1004 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.