• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Perluasan Permukiman Israel di Tepi Barat Ancam Perdamaian

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 22 Februari 2023 - 07:13
in Headline
Pembangunan permukiman Yahudi di Ramot, di daerah Tepi Barat yang dicaplok Israel pada 22 Januari 2017. (Reuters)

Pembangunan permukiman Yahudi di Ramot, di daerah Tepi Barat yang dicaplok Israel pada 22 Januari 2017. (Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dengan suara bulat pada Senin (20/2) mengecam rencana Israel untuk memperluas pembangunan permukiman di Tepi Barat yang diduduki, yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.

Pernyataan panjang, yang dibacakan dengan lantang di ruang dewan mengungkapkan keprihatinan mendalam dan kekecewaan atas pengumuman Israel pada 12 Februari 2023 mengenai pembangunan lebih lanjut dan perluasan permukiman serta legitimasi pos-pos permukiman.

BacaJuga:

Eropa Diguncang Aksi Demonstrasi Anti Serangan AS-Israel ke Iran

H+2 Idulfitri 2026, Jasa Marga Catat 1,7 Juta Kendaraan Masuk Jabotabek

Kepadatan Lalu Lintas di GT Cikatama Naik Drastis Saat Arus Balik

“Dewan Keamanan menegaskan kembali bahwa melanjutkan kegiatan permukiman Israel membahayakan keberlanjutan solusi dua negara berdasarkan garis batas 1967,” kata Utusan Malta untuk PBB Vanessa Frazier, yang menjabat sebagai presiden dewan untuk bulan Februari.

Lebih lanjut, DK PBB sangat menggarisbawahi perlunya semua pihak untuk memenuhi kewajiban dan komitmen internasional mereka, serta menentang semua tindakan sepihak yang menghalangi perdamaian, termasuk, antara lain, pembangunan dan perluasan permukiman Israel.

Dewan pun menentang penyitaan tanah warga Palestina dan legalisasi pos-pos permukiman, penghancuran rumah-rumah warga Palestina, dan pemindahan warga sipil Palestina.

Melalui pernyataan tersebut, DK mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil, termasuk yang menargetkan warga Palestina dan Israel, dan menyerukan semua pihak untuk mengupayakan ketenangan dan menahan diri dari tindakan provokatif dan hasutan yang bisa memicu eskalasi situasi di lapangan.

Pemerintah Israel pada 13 Februari 2023 bergerak untuk membangun 10.000 rumah permukiman baru di Tepi Barat, dan melegalkan sembilan pos terdepan pemukim yang sebelumnya ilegal menurut hukum Israel.

Pengumuman itu menuai reaksi keras internasional, termasuk dari Palestina, yang telah berusaha mengadakan pemungutan suara di DK PBB untuk mengutuk perluasan tersebut.

Ramallah dilaporkan setuju untuk menangguhkan upaya itu selama akhir pekan setelah dewan setuju untuk mengeluarkan pernyataan terkait tindakan Israel.

Utusan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk perdamaian Israel-Palestina, Tor Wennesland, mengatakan kepada dewan bahwa komunitas internasional menyaksikan lonjakan kekerasan termasuk beberapa insiden paling mematikan dalam dua dekade terakhir sementara tindakan sepihak semakin memisahkan kedua pihak, memperburuk ketegangan, dan mendorong konflik.

“Upaya segera diperlukan untuk mengurangi ketegangan. Tetapi memulihkan ketenangan bukanlah resep untuk kemajuan dengan sendirinya,” ucap dia seperti dikutip dari Antara, Selasa (21/2/2023).

Wennesland mengatakan sejumlah besar warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Tepi Barat dan bentrokan lainnya selama sebulan terakhir.

Terdapat pula dokumentasi serangan di mana warga sipil Israel tewas dalam serangan teroris.

“Eskalasi kekerasan saat ini sangat mengkhawatirkan. Tidak akan pernah ada alasan untuk tindakan terorisme. Upaya menargetkan warga sipil harus jelas dikutuk dan ditolak oleh semua pihak. Perayaan dan pujian atas serangan semacam itu menjijikkan, dan harus dikutuk dengan tegas,” tutur Wennesland.

Di luar Israel dan wilayah pendudukan, badan PBB yang bertanggung jawab untuk pengungsi Palestina memperingatkan kondisi yang memburuk yang dihadapi mereka yang melarikan diri dari konflik atau dipaksa meninggalkan tanah air mereka di tengah krisis yang meningkat.

“Semakin banyak pengungsi Palestina di wilayah tersebut berada di ambang keputusasaan,” kata Wakil Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Leni Stenseth.

Dia mengatakan bahwa berbagai krisis, konflik, pendudukan yang tidak pernah berakhir, konsekuensi sosial-ekonomi akibat pandemi COVID-19, dan kenaikan harga pangan dan bahan bakar global yang disebabkan oleh konflik di Ukraina telah mendorong semakin banyak pengungsi Palestina ke dalam kemiskinan.

“Tahun ini telah tercatat rekor jumlah kematian tertinggi di kalangan warga Palestina, termasuk para pengungsi Palestina,” ujar dia.

Sementara itu, korban di antara warga Israel juga sangat memprihatinkan.

“Kami hampir dapat mengantisipasi bahwa minggu-minggu mendatang kemungkinan akan membawa lebih banyak kekerasan, kematian, dan cedera yang mengubah hidup, termasuk untuk pengamat dan anak-anak di Tepi Barat,” ujar Stenseth. (mg1)

Tags: DK PBBisraelKonflik Israel-PalestinaPalestina

Berita Terkait.

Eropa Diguncang Aksi Demonstrasi Anti Serangan AS-Israel ke Iran
Headline

Eropa Diguncang Aksi Demonstrasi Anti Serangan AS-Israel ke Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:01
H+2 Idulfitri 2026, Jasa Marga Catat 1,7 Juta Kendaraan Masuk Jabotabek
Headline

H+2 Idulfitri 2026, Jasa Marga Catat 1,7 Juta Kendaraan Masuk Jabotabek

Rabu, 25 Maret 2026 - 02:31
Kepadatan Lalu Lintas di GT Cikatama Naik Drastis Saat Arus Balik
Headline

Kepadatan Lalu Lintas di GT Cikatama Naik Drastis Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:28
Kapolri
Headline

Kapolri: Beri Pelayanan Terbaik saat Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:36
Pratiko
Headline

Percepatan Transformasi Pemerintahan dan Peningkatan Kualitas Pembelajaran Siswa

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:16
Yaqut
Headline

KPK Ungkap Yaqut Idap GERD Akut dan Asma, Jadi Alasan Dialihkan ke Tahanan Rumah

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:45

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2672 shares
    Share 1069 Tweet 668
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    706 shares
    Share 282 Tweet 177
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.