• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Bekasi Raih Predikat Bebas Kaki Gajah Kemenkes RI

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 22 Februari 2023 - 06:16
in Megapolitan
Penjabat Bupati Bekasi, Jabar, Dani Ramdan menerima sertifikat eliminasi filariasis dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin bertepatan puncak peringatan NTD's Day Tahun 2023 di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (21/2/2023). (ANTARA)

Penjabat Bupati Bekasi, Jabar, Dani Ramdan menerima sertifikat eliminasi filariasis dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin bertepatan puncak peringatan NTD's Day Tahun 2023 di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (21/2/2023). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kabupaten Bekasi di Provinsi Jawa Barat berhasil meraih predikat bebas filariasis atau penyakit kaki gajah selama dua tahun berturut-turut dari Kementerian Kesehatan, ditandai penyerahan sertifikat eliminasi filariasis oleh Menteri Kesehatan bertepatan puncak peringatan NTD’s Day Tahun 2023.

“Berdasarkan survei Kemenkes, Kabupaten Bekasi salah satu dari lima kabupaten dan kota yang dalam dua tahun berturut-turut dinyatakan angka penyakit filariasis-nya sangat kecil, dari 10.000 penduduk, hanya satu atau kurang orang yang terkena sehingga diberikan sertifikat bebas filariasis,” kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan di Cikarang, Selasa (21/2).

BacaJuga:

Duka H+1 Lebaran: 696 Warga Jaktim Masih Bertahan di Pengungsian

Pengunjung Ancol Diprediksi Tembus 40 Ribu Orang pada H+1 Lebaran 2026

Polisi Ringkus WNA Iran Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Cipayung

Ia mengatakan keberhasilan ini merupakan komitmen nyata Pemkab Bekasi dalam percepatan penanganan filariasis sehingga mampu mencapai target nasional bahkan dalam waktu tujuh tahun lebih cepat dari target yang ditetapkan.

“Kita tujuh tahun lebih cepat dari target nasional dan dunia dalam mengeliminasi filariasis sampai tahun 2030,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Selasa (21/2/2023).

Pihaknya mengaku terus melanjutkan komitmen mempertahankan status bebas filariasis ini melalui penerapan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) sebagai budaya masyarakat yang dinilai efektif dalam mencegah dan mengendalikan penyakit tersebut.

“Kami akan terus melakukan promosi kesehatan melalui PHBS agar menjadi budaya masyarakat, karena itu cara paling efektif. Dengan pencegahan pola hidup bersih, nyamuk tidak berkeliaran, serta mendorong untuk melakukan survei ke masyarakat agar tidak ada kasus serupa,” ujar Dani Ramdan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah menyebutkan upaya pengendalian filariasis dimulai dari sosialisasi dan penekanan PHBS kepada masyarakat, dilanjutkan dengan pemberian pengobatan terhadap kasus-kasus yang ditemukan hingga dianggap berhasil melakukannya sampai sembuh.

“PHBS akan kami tekankan terus, karena nyamuk ini faktornya dan berdiam di daerah yang kotor, maka itu kami berhasil mengajak masyarakat untuk melakukan itu. Selanjutnya kami secara berkala juga memberikan pengobatan,” katanya.

Alamsyah juga telah menginstruksikan tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh kepada pendatang yang masuk wilayah Kabupaten Bekasi guna meminimalisasi penderita penyakit serupa.

“Tenaga kesehatan terus bekerja melakukan screening tindakan menyeluruh untuk para pendatang, jadi tidak ada penderita yang masuk ke wilayah Kabupaten Bekasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan arahan khusus terkait pencegahan dan pengendalian terhadap penyakit frambusia dan filariasis dengan tiga jurus yakni protokol kesehatan yang dijaga, surveilanse yang baik secara menyeluruh, serta vaksinasi.

“Hanya ada tiga jurus yang harus kita lakukan dalam mencegah dan mengendalian penyakit-penyakit seperti ini. Pertama prokes yang harus terus kita perketat, surveilans yang bagus, dan vaksinasi bagi yang belum,” ucapnya. (mg1)

Tags: filariasiskabupaten bekasiKaki GajahKemenkes RI

Berita Terkait.

Duka H+1 Lebaran: 696 Warga Jaktim Masih Bertahan di Pengungsian
Megapolitan

Duka H+1 Lebaran: 696 Warga Jaktim Masih Bertahan di Pengungsian

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:03
Pengunjung Ancol Diprediksi Tembus 40 Ribu Orang pada H+1 Lebaran 2026
Megapolitan

Pengunjung Ancol Diprediksi Tembus 40 Ribu Orang pada H+1 Lebaran 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:02
Polisi Ringkus WNA Iran Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Cipayung
Megapolitan

Polisi Ringkus WNA Iran Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Cipayung

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:01
Penumpang-KA
Megapolitan

Arus Mudik: 41 Ribu Penumpang Berangkat Pagi Tadi, Total Tembus 579 Ribu

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:22
ST.-Pasar-Senen
Megapolitan

H+1 Lebaran, Pemudik dan Perantau Mulai Kembali Tiba di Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:41
Kemacetan
Megapolitan

Arus Balik Lebaran Rute Transjakarta Beroperasi Hingga Pukul 23.59

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:11

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.