• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Melemah Seiring Pasar Tunggu Rilis Data PDB Nasional

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 6 Februari 2023 - 10:47
in Ekonomi
Pecahan-Rupian-Baru

Ilustrasi - Petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Selasa (3/1/2023). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan dibuka melemah, seiring pasar menunggu rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia atau Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan IV 2022 hari ini.

Kurs rupiah pada Senin pagi tergelincir tajam 132 poin atau 0,88 persen ke posisi Rp15.025 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.894 per dolar AS.

BacaJuga:

Pererat Silaturahmi, Oakwood Suites Kuningan Jakarta Hadirkan Halal Bi Halal Celebration

Desa BRILiaN Tompobulu: Bukti Nyata Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Lebaran Tetap Ekspor, Maesindo Kirim 7.622 Karton Produk dari Bantul ke Berbagai Benua

“Hari ini pasar akan menunggu rilis data GDP Indonesia untuk Q422 (PDB triwulan IV 2022), dan sekaligus data GDP FY 2022 (PDB 2022),” kata Ekonom Senior Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto saat dihubungi di Jakarta, seperti dikutip Antara, Senin (6/2/2023).

Baca Juga : Rupiah Naik Seiring Pasar Tunggu Hasil FOMC AS

Rully memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.855 per dolar AS sampai dengan Rp14.955 per dolar AS.

Pada sisi lain, pasar juga merespons publikasi data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang jauh lebih baik dari ekspektasi. Hal itu menyebabkan dolar AS cenderung menguat terhadap mata uang lainnya.

Lapangan kerja (non-farm payroll/NFP) AS naik 517.000, jauh lebih tinggi dari konsensus sebesar 185.000. Hal tersebut menyebabkan spekulasi bahwa inflasi AS masih akan tetap tinggi.

Dengan spekulasi itu, Bank Sentral AS atau The Fed diperkirakan masih akan menaikkan suku bunga lagi, yakni 25 basis poin (bps) pada pertemuan Komite Pasar Terbuka (FOMC) AS di bulan Maret 2023.

The Fed pada Rabu (1/2) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, meningkatkan kisaran target untuk suku bunga dana federal menjadi 4,5-4,75 persen, karena terus berjuang melawan inflasi.

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan Fed mengakui bahwa laju inflasi telah mereda, tetapi “akan sangat dini untuk menyatakan kemenangan.”

Dengan pasar tenaga kerja yang masih ketat, Powell mengharapkan kenaikan “berkelanjutan” guna membuat kebijakan moneter “cukup restriktif” untuk merekayasa pasar kerja yang lebih seimbang dan menurunkan inflasi yang terlalu tinggi.

Ia merujuk pada kenaikan suku bunga “beberapa lagi”, memberi kesan bahwa siklus semakin mendekati akhir.

Nilai tukar rupiah pada akhir perdagangan Jumat (3/2) melemah tipis 5,5 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp14.894 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.888 per dolar AS.(mg2)

Tags: Dollar ASekonomirupiah

Berita Terkait.

oakwood
Ekonomi

Pererat Silaturahmi, Oakwood Suites Kuningan Jakarta Hadirkan Halal Bi Halal Celebration

Senin, 30 Maret 2026 - 16:46
bri
Ekonomi

Desa BRILiaN Tompobulu: Bukti Nyata Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:36
Lebaran Tetap Ekspor, Maesindo Kirim 7.622 Karton Produk dari Bantul ke Berbagai Benua
Ekonomi

Lebaran Tetap Ekspor, Maesindo Kirim 7.622 Karton Produk dari Bantul ke Berbagai Benua

Senin, 30 Maret 2026 - 16:16
honda
Ekonomi

Usai Mudik, Jangan Abaikan Kondisi Motor: 5 Pengecekan Ini Wajib Dilakukan Agar Tetap Prima

Senin, 30 Maret 2026 - 16:06
Kemenkop Fokus Perkuat Sinergi Hadapi Tahap Operasionalisasi Kopdes Merah Putih
Ekonomi

Swiss-Belhotel International Percepat Ekspansi di Indonesia pada 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 15:52
Inni Dawet, Kuliner Tradisional yang Berkembang Manfaatkan LinkUMKM BRI
Ekonomi

Inni Dawet, Kuliner Tradisional yang Berkembang Manfaatkan LinkUMKM BRI

Senin, 30 Maret 2026 - 14:51

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    901 shares
    Share 360 Tweet 225
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.