• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Binatang Endemik Natuna, Kekah, Terancam Punah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 28 Januari 2023 - 23:45
in Nusantara
andemik

Para peserta Kemah Pemuda Natuna saat melakukan pemantauan satwa Kekah di Desa Mekar Jaya, Natuna, Provinsi Kepri, Sabtu (28/1/2023) (FOTO ANTARA/HO-Komunitas KPN/Cherman)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerhati satwa menyatakan satwa Kekah (Presbytis Natunae) adalah binatang primata endemik di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang kini kondisinya terancam punah karena adanya perburuan dan kerusakan lingkungan.

“Kekah merupakan satwa endemik yang hanya ada di Pulau Bunguran Besar, Natuna. Riset terakhir tahun 2003 oleh Lamertink dan kawan-kawan mencatat populasi kekah Natuna kurang dari 10 ribu individu, belum ada data terbaru, cuma hasil pantauan kami saat ini di wilayah Mekar Jaya ada delapan kelompok, sekitar 100 lebih ekor saja,” kata pemerhati Kekah, sekaligus pendiri program “Mantau Kekah”, Hadiani di Desa Mekar Jaya, Natuna, Sabtu.

BacaJuga:

Strategi Diam-Diam Pertamina Jaga Energi RI di Tengah Gejolak Timur Tengah

Temani Mudik Lebaran 2026, Daihatsu Siapkan Posko dan Bengkel Siaga di Jalur Strategis

Sambut Mudik Lebaran 2026, Mitsubishi Motors Siapkan Layanan Diler Siaga di Berbagai Jalur Perjalanan

Ia menjelaskan ancaman kepunahan Kekah terlihat dari adanya alih fungsi lahan serta kerusakan ekosistem dan perilaku manusia yang tidak ramah terhadap keberadaan Kekah serta adanya indikasi perdagangan Kekah.

“Karena Kekah masih dianggap hama oleh sebagian masyarakat, ada juga yang menjadikan hewan peliharaan, serta jadi objek berburu dan perdagangan satwa,” katanya.

Ia juga mengatakan, saat ini terpantau keberadaan Kekah ada di beberapa wilayah Pulau Bunguran Besar, Natuna dan untuk kegiatan konservasi telah dimulai dari Desa Mekar Jaya.

Menanggapi hal tersebut, Komunitas Kemah Pemuda Natuna menjalankan program mengenal satwa endemik Kekah sebagai upaya pelestarian dan pengetahuan di Desa Mekar Jaya.

Karena itu, pihaknya mengapresiasi kegiatan Komunitas Kemah Pemuda Natuna tersebut dalam mendukung upaya perlindungan terhadap Kekah dengan melakukan pengamatan, penelitian dan kampanye peduli serta mengajak para pemuda mengenal Kekah.

Ia juga mengatakan bahwa pemuda Natuna perlu melihat dan mengalami langsung bagaimana Kekah berada di habitatnya.

“Dengan demikian akan dapat pengetahuan yang mendalam tentang primata yang terancam punah ini,” ujarnya.

Ia juga berharap, dengan semakin banyaknya komunitas dan para pihak pihak yang peduli terhadap kelestarian Kekah, maka akan dapat menentukan langkah, serta terobosan apa seharusnya dilakukan.

“Harapan kami untuk kegiatan Kemah Pemuda Natuna ini dapat melahirkan pemuda aktif bergerak dalam kegiatan sosial yang dapat membantu kemajuan daerah, khususnya pelestarian Kekah di Natuna,” kata Hadiani.

Sementara itu Ketua Kemah Pemuda Natuna, Azmizar di Balai Mangrove, Desa Mekar Jaya, Natuna, Sabtu (28/1), mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk mengajak pemuda di Natuna bergerak bersama dari berbagai latar belakang dalam upaya melindungi habitat Kekah dengan cara berkemah.

“Ini merupakan acara yang ketiga untuk tahun ini, digelar pada tanggal 27 sampai dengan 29 Januari 2023,” katanya.

Karena, katanya, Kekah harus mendapatkan perhatian khusus dan harus ada upaya konservasi, agar nantinya Kekah tidak menjadi punah.

“Jika tidak dimulai dari sekarang, Kekah hanya akan menjadi bahan cerita saja oleh masyarakat Natuna nantinya,” katanya.

Menurut dia, Kemah Pemuda Natuna digelar selama tiga hari tersebut dinilai dapat memberikan bekal awal dan mengenal lebih dekat bagaimana upaya konservasi Kekah Natuna seharusnya diterapkan.

“Para peserta diajak untuk mengamati langsung, tinggal berkemah, namun tetap tidak mengganggu komunitas Kekah,” ujarnya.

Menurutnya, pengamatan secara langsung penting dilakukan untuk mengenal keseharian dan pola perilaku primata khas Natuna tersebut sehingga upaya konservasi sesuai dengan kebiasaan dan keseharian satwa primata yang dikenal pemalu itu.

Ia menambahkan bahwa Kemah Pemuda Natuna dalam kegiatan tersebut juga memuat materi konservasi lingkungan bagi para peserta juga diberikan materi kepemimpinan.

“Materi tersebut kita rancang untuk membentuk jiwa-jiwa pemimpin agar berani mengambil peran dalam perubahan yang baik bagi Natuna, serta pemberian materi geopark sebagai tambahan pengenalan peranan konservasi pada upaya pelestarian keanekaragaman hayati sebagai salah satu pilar utama pada konsep UNESCO Global Geopark,” demikian Azmizar. (bro)

Tags: Binatang Endemik NatunaNatunapunah

Berita Terkait.

Perwira-Pertamina
Nusantara

Strategi Diam-Diam Pertamina Jaga Energi RI di Tengah Gejolak Timur Tengah

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:42
Daihatsu
Nusantara

Temani Mudik Lebaran 2026, Daihatsu Siapkan Posko dan Bengkel Siaga di Jalur Strategis

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:32
Dealer-Siaga
Nusantara

Sambut Mudik Lebaran 2026, Mitsubishi Motors Siapkan Layanan Diler Siaga di Berbagai Jalur Perjalanan

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:02
Mudik-BRI
Nusantara

Pulang Kampung Aman dan Nyaman, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:01
Peserta-Mudik
Nusantara

Tradisi Tahunan Kembali Hadir, Indomaret Fasilitasi 8 Ribu Pemudik Menuju Kampung Halaman

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:30
DD-Yogya
Nusantara

JCM dan Dompet Dhuafa Yogyakarta Ajak 300 Anak Yatim Dhuafa Bermain dan Buka Puasa Bersama

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:20

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2395 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.