• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Dokter: Rutin Periksa Rahim meski Hanya Alami Keputihan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 3 Januari 2023 - 20:25
in Gaya Hidup
Oni-Khonsa

Tangkapan layar Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn) RSUP Persahabatan Jakarta Oni Khonsa dalam Siaran Sehat yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (3/1/2023). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn) RSUP Persahabatan Jakarta Oni Khonsa meminta kepada setiap perempuan dewasa untuk memeriksakan secara rutin rahimnya meskipun hanya mengalami keputihan.

“Yang perlu diingat adalah keputihan memang suatu fase yang terjadi pada tiap wanita. Baik ketika dia mendekati fase subur, menjelang haid atau pasca haid itu pasti cairan vaginanya sedikit meningkat,” kata Oni dalam Siaran Sehat yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (3/1/2023), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Govinda Meriahkan “Hal Hebat – Intimate Concert 2026” di Swiss-Belhotel Pondok Indah Jakarta

Dituding Picu Delay Pesawat, BIGHIT MUSIC Akhirnya Buka Suara soal CORTIS

Visual Mark Lee Disebut Berubah usai Tampil Solo di Thailand, Tuai Pro dan Kontra

Oni menuturkan bahwa keputihan memiliki beberapa tingkatan yang dapat dilihat dari rupa cairannya. Keputihan yang biasa terjadi memiliki karakteristik berwarna bening, sedikit berlendir dan tidak menimbulkan bau tak sedap.

Baca Juga : Kiat Optimalkan Sistem Imun Anak sejak Dalam Kandungan

Walaupun keputihan merupakan hal wajar yang dialami oleh setiap perempuan, keputihan juga dapat menjadi salah satu gejala dari kanker serviks yang patut di waspadai. Sehingga lebih baik, perempuan di usia 21 tahun ke atas atau yang sudah melakukan hubungan seksual rutin memeriksakan dirinya setidaknya tiga tahun sekali ke fasilitas kesehatan.

“Ketika keputihan itu terlalu banyak, baunya kurang enak, itu lebih baik tolong dipastikan. Serviks ini daerahnya tertutup dan kita tidak mungkin bisa melihatnya, jadi minimal harus periksa ke puskesmas, ke bidan untuk periksa serviksnya,” ujarnya.

Menurut Oni, masyarakat tidak perlu membayangkan keputihan yang sudah parah karena gejala yang signifikan. Keputihan pada kanker serviks biasanya bersifat terlalu banyak hingga becek, vagina menjadi lembab atau adanya campuran darah di saat tidak dalam masa haidnya.

Jika itu terjadi maka ada dugaan orang tersebut sedang memasuki tahap lesi atau pra-kanker. Dalam stadium yang lebih tinggi, selain keputihan gejala yang dirasakan penderita bisa berupa nyeri panggul.

“Saya titip sekali, yakinkan datang walaupun tidak ada gejala sama sekali, karena pada kondisi yang tidak bergejala itu pun kadang kami menemukan yang disebut sebagai tanda pra-kanker dan ini sebenarnya momentum yang paling kita harapkan ketika kami sebagai dokter, mendeteksi adanya risiko kanker pada seorang wanita jadi bisa kita tuntaskan,” ucapnya.

Kanker serviks yang disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV) itu, kata Oni, dapat diperiksa melalui Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Bisa pula menggunakan pap smear, atau jika sudah memasuki stadium tertentu dapat menjalankan terapi radiasi atau radioterapi sebagai suatu cara dalam pengobatan kanker serviks.

Oni berharap setiap perempuan dapat lebih peduli terhadap kondisi serviksnya. Ia juga menyarankan jika memungkinkan, deteksi dini dapat dilakukan secara massal pada suatu hari tertentu misalnya Hari Kartini atau Hari Kemerdekaan Indonesia supaya lebih banyak perempuan yang terinfeksi HPV dapat diselamatkan dan dicegah sebelum stadium lanjut.

“Yang namanya pemeriksaan rutin ini benar-benar melindungi wanita terutama di Indonesia yang jumlahnya sangat banyak di negara kepulauan. Perlu diingat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, ini sama seperti Covid-19,” ujarnya.(mg1)

Tags: keputihanRahimRSUP Persahabatan Jakarta

Berita Terkait.

Govinda Meriahkan “Hal Hebat – Intimate Concert 2026” di Swiss-Belhotel Pondok Indah Jakarta
Gaya Hidup

Govinda Meriahkan “Hal Hebat – Intimate Concert 2026” di Swiss-Belhotel Pondok Indah Jakarta

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:55
Cortis
Gaya Hidup

Dituding Picu Delay Pesawat, BIGHIT MUSIC Akhirnya Buka Suara soal CORTIS

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:02
Mark-Lee
Gaya Hidup

Visual Mark Lee Disebut Berubah usai Tampil Solo di Thailand, Tuai Pro dan Kontra

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:06
Launching
Gaya Hidup

Daewoong Luncurkan ENVLO di Indonesia, Hadirkan Terapi Diabetes Generasi Baru untuk Kendalikan Gula Darah hingga Lindungi Jantung dan Ginjal

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:01
Holiday
Gaya Hidup

Liburan Sekolah Berkualitas Lewat Beragam Aktivitas Keluarga di Swiss Belresidences Rasuna Epicentrum

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:40
Anggota Girl Group Ini Viral karena Meraba Payudara Anggota Lain di Depan Kamera
Gaya Hidup

Anggota Girl Group Ini Viral karena Meraba Payudara Anggota Lain di Depan Kamera

Senin, 29 Juni 2026 - 23:01

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat
Olahraga

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman enggan membahas masa depannya setelah De Oranje tersingkir di babak 32 besar Piala...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
Pemain-Brasil

Hasil Piala Dunia: Brasil Susah Payah Bekuk Jepang, Paraguay Singkirkan Jerman

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:20
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.