• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

ALFI Dorong Pemerintah Tertibkan Distribusi BBM Bersubsidi

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 8 Desember 2022 - 03:39
in Nasional
Ilustrasi - Antrian kendaraan pengguna Solar di SPBU (ANTARA)

Ilustrasi - Antrian kendaraan pengguna Solar di SPBU (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalimantan Tengah tak henti-hentinya meminta keseriusan pemerintah menertibkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebab hingga saat ini dinilai masih banyak belum tepat sasaran dan tidak sesuai peruntukan.

“Saat ini yang terjadi, yang menikmati BBM solar bersubsidi bukan yang seharusnya. Maka kami berupaya agar di Kalteng atau bahkan di Kalimantan berlaku satu harga bagi BBM jenis solar, tidak ada lagi yang subsidi sehingga semua akan lancar,” ujar Dewan Pembina ALFI Kalteng Zulkifli Nasution di Sampit, Rabu (7/12).

BacaJuga:

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Poltracking Indonesia: 55 Persen Publik Puas Program MBG

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

Ia mengatakan, pengusaha angkutan barang, penumpang dan nelayan masih kesulitan mendapat solar bersubsidi. Kendaraan harus antre bahkan berhari-hari jika ingin mendapatkan solar bersubsidi di SPBU, padahal itu jelas tidak efektif karena waktu kerja menjadi terbuang dan berpotensi kehilangan pendapatan.

Melihat kondisi itulah, banyak pengusaha angkutan yang akhirnya memilih menggunakan bahan bakar non subsidi jenis Dexlite. Konsekuensinya, biaya bertambah sehingga pendapatan berkurang, sementara untuk menaikkan tarif tinggi juga dirasa cukup berat dan dikhawatirkan dikeluhkan konsumen.

Mantan Ketua DPD Organda Kotawaringin Timur ini mengakui, memperjuangkan penghapusan subsidi solar tidak mudah. Meski begitu, ALFI di tingkat pusat dan daerah akan terus menyuarakan usulan tersebut karena dampaknya diyakini akan positif bagi pelaku usaha dan masyarakat.

“Ini perlu dukungan banyak pihak. Kami akan berkolaborasi dengan daerah lain, serta dukungan gubernur dan bupati se-Kalimantan agar pemerintah memberlakukan solar satu harga,” ujar Zulkifli seperti dikutip dari Antara, Rabu (7/12/2022).

Sementara itu Sekretaris ALFI Kalimantan Tengah Budi Hariono mengatakan, sudah puluhan tahun para pengusaha angkutan logistik kesulitan mendapatkan BBM subsidi. Padahal, angkutan sangat berperan dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan logistik lainnya di Kalimantan Tengah.

Penyaluran BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran, berdampak terhadap usaha angkutan, terbukti dengan masih sulitnya mendapatkan solar bersubsidi, sementara Pertamina menyatakan pasokan selalu mencukupi. Imbasnya juga dirasakan oleh masyarakat luas.

“Selama ini terpaksa pakai Dexlite karena sangat sulit mendapatkan solar bersubsidi. Di SPBU harga solar bersubsidi Rp 6.500, namun setelah keluar dari SPBU (eceran) harganya makin naik hingga Rp15.000 per liter. Kalau seperti ini, lebih baik BBM subsidi dihapuskan saja,” tegas Budi.

Selain masalah pasokan BBM, kendala lain yang dirasakan sektor angkutan logistik adalah kondisi infrastruktur yang masih banyak rusak di beberapa wilayah di Kalimantan Tengah. Menurutnya, perlu peningkatan signifikan dalam perbaikan jalan agar arus barang dan jasa lebih lancar sehingga harga menjadi lebih stabil dan terjangkau.

“Parameter suatu negara atau daerah dilihat dari biaya logistik. Semakin murah biaya logistik, maka semakin makmur negaranya. Makanya kami sangat berharap dukungan pemerintah, khususnya terkait BBM dan infrastruktur tersebut,” demikian Budi. (mg1)

Tags: ALFIBBM Bersubsidi

Berita Terkait.

saan
Nasional

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 05:05
mbg
Nasional

Poltracking Indonesia: 55 Persen Publik Puas Program MBG

Senin, 13 April 2026 - 23:33
kpk
Nasional

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

Senin, 13 April 2026 - 23:23
rini
Nasional

Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Senin, 13 April 2026 - 22:12
usman
Nasional

Sempat Sempoyongan, Anwar Usman Pingsan usai Prosesi Wisuda Purnabakti Hakim MK

Senin, 13 April 2026 - 21:27
organik
Nasional

Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2498 shares
    Share 999 Tweet 625
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    750 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.