• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Piala Dunia 2022: Prediksi Pertandingan Ekuador Vs Senegal

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 29 November 2022 - 09:35
in Olahraga
Pemain-Muda-Ekuador
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim muda Ekuador di ambang mengulangi pencapaian terbesarnya dalam Piala Dunia, babak 16 besar, jika bisa mengalahkan atau imbang melawan Senegal dalam pertandingan terakhirnya di Grup A di Stadion Internasional Khalifa, Selasa sore nanti.

Tim Amerika Selatan itu membuat awal yang luar biasa dalam turnamen ini setelah membungkam tuan rumah Qatar 2-0 sebelum mengimbangi Belanda 1-1 dalam pertandingan kedua.

BacaJuga:

Final FIFA Series: Penalti Petkov Bawa Bulgaria Unggul Sementara Atas Indonesia

Starting XI Indonesia di Final FIFA Series: Audero Starter, Beckham Diparkir

Final FIFA Series: Erick Thohir Tantang Mental Garuda Lawan Bulgaria

Sebaliknya jika justru menjadi pihak yang kalah dalam pertemuan dengan juara Afrika itu, maka Senegal angkat koper lebih cepat dari turnamen Qatar ini.

Baca Juga : FIFA Selidiki Dugaan Nyanyian Diskriminatif Suporter Ekuador

“Kami menghadapi pertarungan yang lebih besar,” kata pelatih Gustavo Alvaro seperti dikutip Reuters, Selasa (29/11/2022).

Ekuador sangat mengandalkan Enner Valencia dalam merobek gawang lawan sehingga semua dari tiga gol yang dibuat Ekuador dalam Piala Dunia dicetak oleh striker veteran ini. Ini jumlah gol yang sama diciptakan Valencia pada Piala Dunia 2014.

Sebenarnya Valencia hanyalah satu dari segudang bakat luar biasa dalam skuad Ekuador, termasuk gelandang berusia 21 tahun, Moises Caicedo, yang berada di jantung segala hal baik dari tim Ekuador, baik saat membantu melindungi pertahanan maupun dalam memberi ruang kepada penyerang untuk bermanuver.

Namun menjelang pertemuan dengan Senegal ini, Alvaro sebenarnya dibuat pusing oleh bugar tidaknya Valencia setelah ditandu keluar pada akhir pertandingan melawan Belanda setelah cedera lututnya kambuh.

“Dia satu-satunya pemain yang berpengalaman tampil dalam Piala Dunia,” kata Alfaro yang sukses membentuk tim muda sampai membuat mereka lolos ke Qatar dari zona keras seperti Amerika Selatan.

Kabar baiknya Alfaro tidak akan menghadapi Senegal yang utuh kekuatannya setelah andalan mereka, Sadio Mane, tak bisa ikut ke Qatar karena cedera.

Senegal memang kalah 0-2 dari Belanda, tetapi permainan mereka jauh dari kata buruk. Dan mereka membuktikan premis ini dalam laga berikutnya melawan tuan rumah Qatar yang mereka gebuk 3-0.

Kini, Senegal menempati posisi ketiga dalam klasemen Grup A dengan tiga poin atau berselisih satu poin saja dari Belanda Ekuador yang sama-sama mengumpulkan empat poin.

Dengan poin sebanyak itu, Senegal wajib menang karena hasil lainnya akan membuat mereka terusir dari turnamen ini. Mereka hanya butuh kekompakan dan oportunistis di depan gawang lawan seperti sudah mereka perlihatkan sewaktu melawan Qatar.

“Konsentrasi kami harus lebih baik,” kata pelatih Senegal Aliou Cisse seperti dilaporkan Reuters. “Kami harus menang agar mendapatkan kesempatan lolos ke 16 besar.”

Salah satu dari tiga negara Afrika yang mencapai perempat final Piala Dunia itu mengetahui pasti bahwa kemenangan atas Ekuador akan membuat mereka menebus nestapa turnamen terakhir di Rusia di mana mereka tersingkir karena masalah disiplin.

Prediksi sebelas pemain pertama

Ekuador (3-4-3): Hernan Galindez; Jackson Porozo, Felix Torres, Pierro Hincapie; Angelo Preciado, Jehgson Sebaz Mendez, Moises Caicedo, Pervis Estupinan; Gonzelo Plata, Jeremy Sarmiento; Michael Estrada

Senegal (4-4-2): Edouard Mendy; Youssouf Sabaly, Kalidou Koulibaly, Abdou Diallo, Ismail Jakobs; Ismaila Sarr, Nampalys Mendy, Idrissa Gueye, Krepin Diatta; Boulaye Dia, Famara Diedhiou

Skenario pertandingan

Ekuador tahu Senegal akan berusaha mati-matian mengalahkan mereka karena cuma dengan hasil itu lawannya tersebut dapat merebut tiket 16 besar.

Mereka sendiri cukup memetik hasil seri dari pertemuannya dengan juara Afrika itu.

Kedua kondisi ini membuat Ekuador mendekati pertandingan terakhir fase grup mereka ini dengan lebih pragmatis.

Dorongan ini semakin kuat karena mereka kemungkinan besar tak bisa memakai jasa Enner Valencia yang sudah mencetak semua dari tiga gol Ekuador dalam Piala Dunia 2022 sejauh ini.

Untuk itu, mereka akan menempatkan tiga bek tengah sekaligus dalam formasi bermain 3-4-3. Dalam skenario ini, penjaga gawang Hernan Galindez akan mendapatkan perlindungan ekstra dari trio Jackson Porozo, Felix Torres, dan Pierro Hincapie di jantung pertahanan.

Kedua sayap pertahanan akan diisi oleh Pervis Estupinan dan Angelo Preciado yang sukses menangkal pergerakan baik Steven Bergwijn maupun penggantinya Steven Berghuis di sayap kiri serangan Belanda.

Ekuador kemungkinan memasukkan Jeremy Sarmiento sebagai pengganti Valencia.

Senegal sendiri lebih dari siap dalam menjalani pertandingan penentu nasib mereka dalam Piala Dunia 2022 di Qatar ini.

Sekalipun kehilangan Sadio Mane, mereka masih menyimpan stok pemain-pemain bernaluri menyerang tinggi dan haus gol yang bakal merepotkan lini pertahanan Ekuador.

Mereka akan menempatkan ujung tombak kembar guna meruntuhkan tembok pertahanan Ekuador yang dijaga tiga bek tengah. Tugas ini menjadi urusan utama duo Boulaye Dia dan Famara Diedhiou.

Keduanya bermain dalam formasi standard namun memastikan kestabilan dengan memasang empat gelandang dalam formasi 4-4-2.

Dengan memasang empat gelandang, Senegal berusaha mendominasi lapangan tengah yang menjamin kekuatan dalam baik lini serang maupun lini pertahanan yang kembali digalang Kalidou Koulibaly dan Abdou Diallo.

Kedua bek tengah ini menjadi faktor kunci yang membuat kiper Edouard Mendy tak bisa dibobol Qatar setelah dua kali dijinakkan oleh Belanda.

Youssouf Sabaly dan Ismail Jakobs akan menutup pergerakan sayap-sayap Ekuador yang sekaligus intensif berkomunikasi dengan dua sayap serang Senegal.

Statistik penting kedua tim

Ekuador dan Senegal pernah satu kali bertemu dalam laga persahabatan pra Piala Dunia 2002 yang dimenangi Senegal 1-0.

Senegal harus menang untuk memastikan tempat 16 besar atau seri dengan catatan Belanda kalah melawan Qatar dengan selisih dua gol atau lebih.

Ekuador cukup menahan seri Senegal agar lolos ke 16 besar.

Enam gol Ekuador dalam dua Piala Dunia terakhirnya, yakni 2014 dan 2022, dicetak oleh Enner Valencia. Valencia sama-sama mencetak tiga gol dalam dua edisi itu.

Ekuador memainkan Piala Dunia keempatnya dan dalam mengisi mengulang pencapaian Piala Dunia 2006 di Jerman mencapai 16 besar.

Senegal mencapai perempat final Piala Dunia dalam debutnya pada 2002 tetapi tersingkir pada babak penyisihan grup edisi 2018 karena poin fair play.

Senegal sudah dua kali melawan tim Amerika Selatan dalam Piala Dunia, yakni Uruguay pada 2002 dan Kolombia pada 2018. Sebaliknya Ekuador belum pernah menghadapi tim Afrika dalam Piala Dunia.(mg2)

Tags: ekuadorPiala Dunia 2022Senegalsepakbola

Berita Terkait.

ragnar
Olahraga

Final FIFA Series: Penalti Petkov Bawa Bulgaria Unggul Sementara Atas Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 - 21:18
timnass
Olahraga

Starting XI Indonesia di Final FIFA Series: Audero Starter, Beckham Diparkir

Senin, 30 Maret 2026 - 19:48
timnas
Olahraga

Final FIFA Series: Erick Thohir Tantang Mental Garuda Lawan Bulgaria

Senin, 30 Maret 2026 - 17:16
Final FIFA Series Indonesia vs Bulgaria Digelar Malam Ini, Main Jam Berapa?
Olahraga

Final FIFA Series Indonesia vs Bulgaria Digelar Malam Ini, Main Jam Berapa?

Senin, 30 Maret 2026 - 09:44
ole
Olahraga

Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:27
Jay Idzes Ukir Sejarah, Penghargaan PSSI Awards Dipersembahkan untuk Sosok Spesial Ini
Olahraga

Jay Idzes Ukir Sejarah, Penghargaan PSSI Awards Dipersembahkan untuk Sosok Spesial Ini

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:29

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    963 shares
    Share 385 Tweet 241
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.