• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Film “Nana” Pulang Kampung Tayang di Bandung, Ini Kata Ridwan Kamil

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 19 Oktober 2022 - 12:19
in Gaya Hidup
Gub-Jabar-RK

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam penayangan film Kamila Andini “Before, Now & Then (NANA)” di Bandung, Selasa (18/10/2022) (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Film terbaru Kamila Andini “Before, Now & Then (NANA)” yang mengangkat tradisi Sunda dan berkisah tentang perempuan Sunda “pulang kampung” dan tayang di Bandung pada 18 Oktober.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membagi kesannya, dalam siaran resmi, Selasa (18/10), “Banyak memori-memori tentang Sunda yang dikembalikan dalam film ini. Hal-hal yang sudah banyak hilang saat ini. Saya tentunya akan selalu mendukung film-film yang mengeksplorasi tempat-tempat indah di Jawa Barat, bahasa, dan kekayaan budaya.”

BacaJuga:

Swiss-Belhotel International Perluas Segmen Luxury, Hadirkan Riahi di Pulau Nirup

Mengusung “Drive Proud”, Kia Sales Indonesia Tawarkan Pengalaman Berkendara yang Lebih Personal

Rider Underwear Tebar Kejutan: Diikuti Ribuan Peserta, Mobil Listrik Jadi Magnet Utama

Film yang baru baru ini memenangkan Global Feature Award dari Jakarta Film Week 2022 diadaptasi dari salah satu bab di novel “JAIS DARGA NAMAKU” karya Ahda Imran.

Baca Juga : Syuting Ulang “KKN di Desa Penari”, Ini Perasaan Adinda Thomas

Film ini dibintangi oleh Happy Salma yang memainkan karakter utama, Nana. Selain itu turut bermain di film ini adalah Laura Basuki, Ibnu Jamil, Arswendy Bening Swara, Rieke Diah Pitaloka, Arawinda Kirana dan aktris cilik pendatang baru, Chempa Putri.

“Before, Now & Then (NANA)” bercerita tentang seorang perempuan Indonesia yang hidup di daerah Jawa Barat di era 1960-an yang diangkat dari sebuah kisah nyata kehidupan Raden Nana Sunani.

Kisah seorang perempuan yang melarikan diri dari gerombolan yang ingin menjadikannya istri dan membuatnya kehilangan ayah dan anak. Ia lalu menjalani hidupnya yang baru bersama seorang menak Sunda hingga bersahabat dengan salah satu perempuan simpanan suaminya. Sesuai latar tempatnya, film ini akan menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa utama yang dipakai di film seperti dikutip Antara, Rabu (19/10/2022).

Film “Before, Now & Then (NANA)” meraih penghargaan Silver Bear for Supporting Actress di Berlin International Film Festival 2022 untuk Laura Basuki.

Selain itu, “NANA” telah berkeliling dunia untuk diputar di berbagai festival internasional bergengsi yaitu Berlin International Film Festival, Edinburgh International Film Festival, Vancouver International Film Festival, Chicago International Film Festival.

Juga Sydney Film Festival, Melbourne International Film Festival, Busan International Film Festival, Taipei Film Festival, Hong Kong International Film Festival, Bucharest International Film Festival dan beberapa lainnya.

Film “Before, Now & Then (NANA)” juga dapat dinikmati di Prime Video.

Film berlatar waktu di akhir 1960-an ini membawa Kamila Andini ke eksplorasi baru dalam perjalanan karirnya sebagai sutradara, ia menggarap film periodik yang juga diinspirasikan dari kisah nyata.

Kamila Andini berbagi ceritanya, “Film periodik Indonesia selalu terkait dengan sesuatu yang besar atau tentang seorang tokoh penting, sedangkan ketika saya mengerjakan ini saya ingin menceritakan seorang tokoh perempuan pada umumnya, seperti nenek kita, kakak kita atau ibu kita, yang bisa disayangi dengan semua kekurangan dan kelebihannya. Kebetulan saja ia hidup di masa itu. Tapi kita juga bisa berefleksi dengan masa itu dan masih bisa terhubung dengan masa kini. Saya ingin membuat jembatan dari masa lalu ke masa sekarang.”

Kamila Andini lebih lanjut mengatakan, “Perempuan adalah korban zaman yang paling nyata. Tapi di setiap zaman, selalu ada sosok perempuan yang tidak pernah sekalipun menjadikan dirinya korban, meskipun tetap tidak lepas dari pengorbanan.”

“Nana adalah kisah perempuan yang menjadi korban sebuah era; perang, politik, pemberontakan dan kehidupan sosial patriarki yang ingin mencari arti kebebasannya sendiri.”

Untuk memperkuat suasana ada banyak unsur seni, salah satunya penggunaan lagu berbahasa Sunda yang diproduksi sekitar tahun 1960-an yang berjudul Djaleleudja, lagu ini diproduksi oleh Jamin Widjaja dan Indrawati Widjaja dari Bali Records (Musica Studio’s).(mg1)

Tags: bandungfilmFilm periodik IndonesiaRidwan Kamil

Berita Terkait.

Rebranding
Gaya Hidup

Swiss-Belhotel International Perluas Segmen Luxury, Hadirkan Riahi di Pulau Nirup

Kamis, 30 April 2026 - 18:09
Kia
Gaya Hidup

Mengusung “Drive Proud”, Kia Sales Indonesia Tawarkan Pengalaman Berkendara yang Lebih Personal

Kamis, 30 April 2026 - 17:08
Hadiah
Gaya Hidup

Rider Underwear Tebar Kejutan: Diikuti Ribuan Peserta, Mobil Listrik Jadi Magnet Utama

Kamis, 30 April 2026 - 14:05
Tang-Wei
Gaya Hidup

Tang Wei Picu Spekulasi Kehamilan Kedua Usai Tampil di Acara Brand Shanghai

Kamis, 30 April 2026 - 13:04
BP
Gaya Hidup

Perluasan ke Indonesia, BestPerfume.Store Bawa Ratusan Pilihan Aroma untuk Berbagai Momen

Kamis, 30 April 2026 - 11:22
CIX
Gaya Hidup

CIX Resmi Hentikan Aktivitas Grup, Yonghee Siap Jalani Wajib Militer

Kamis, 30 April 2026 - 10:01

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2551 shares
    Share 1020 Tweet 638
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1311 shares
    Share 524 Tweet 328
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1023 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.