• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gunung Mas Optimalkan Pendataan Sasaran Intervensi Stunting Daerah 3T

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 25 September 2022 - 11:13
in Nusantara
Dokumentasi. Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing (kanan) menyapa tamu undangan usai rapat paripurna di Kuala Kurun, Rabu (24/8/2022). (ANTARA)

Dokumentasi. Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing (kanan) menyapa tamu undangan usai rapat paripurna di Kuala Kurun, Rabu (24/8/2022). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengoptimalkan pendataan sasaran intervensi penanganan stunting terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kalau kita ingin menurunkan angka stunting, kita harus mengetahui dulu secara tepat dan menyeluruh sasaran prioritas intervensi, sehingga Ini harus didukung data yang kuat dan sahih,” kata Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing seperti dikutip Antara, Minggu (25/9/2022).

BacaJuga:

Buntut Kasus Bupati Bekasi, KPK Lanjutkan Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah

Menuju Zona Integritas WTAB, Kanwil BPN Banten Studi Banding ke Kanwil BPN DKI Jakarta

Untuk itu, dia meminta kepala desa dan lurah serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) setempat bekerja sama melakukan pendataan terutama di daerah 3T.

Apalagi, berdasarkan data yang ada di aplikasi elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM) per Agustus 2022, status stunting mengalami peningkatan jika dibandingkan 2021 lalu.

Pada 2021 lalu, dari jumlah sasaran 2.552 balita ada 31 balita masuk kategori sangat pendek, 119 balita masuk kategori pendek, 1.678 balita masuk kategori normal, empat balita masuk kategori tinggi, dengan angka stunting 8,19 persen.

Sedangkan data Agustus 2022, ada 2.238 balita sudah diukur. Dari jumlah itu, sebanyak 68 balita masuk kategori sangat pendek, 195 balita masuk kategori pendek, 1.967 balita normal, dan delapan balita masuk kategori tinggi.

“Jika sasaran prioritas terdata dengan baik, maka intervensi stunting dapat dilakukan dengan tepat sasaran. Jadi kades dan lurah harus mengetahui sasaran prioritas intervensi stunting di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Efrensia yang merupakan Ketua TPPS Gunung Mas menyebut, sasaran prioritas intervensi stunting adalah remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan anak berusia 0-59 bulan.

Intervensi yang dapat dilakukan di antaranya layanan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil kurang energi kronik (KEK) dan balita kurus, hingga pemberian tablet tambah darah untuk ibu hamil dan remaja putri.

Kemudian layanan ibu hamil dengan kontak minimal enam kali selama kehamilan, pemberian vitamin A untuk bayi usia enam bulan hingga 59 bulan, serta imunisasi dasar lengkap.

Selanjutnya adalah pelayanan ibu nifas, pemberian suplemen zinc balita diare, balita kurang gizi mendapat perawatan, pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif dan makanan pengganti ASI. (mg1)

Tags: Daerah 3TPemkab Gunung Masstunting

Berita Terkait.

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nusantara

Buntut Kasus Bupati Bekasi, KPK Lanjutkan Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

Kamis, 2 April 2026 - 23:15
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nusantara

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah

Kamis, 2 April 2026 - 22:19
Menuju Zona Integritas WTAB, Kanwil BPN Banten Studi Banding ke Kanwil BPN DKI Jakarta
Nusantara

Menuju Zona Integritas WTAB, Kanwil BPN Banten Studi Banding ke Kanwil BPN DKI Jakarta

Kamis, 2 April 2026 - 16:26
gempaa
Nusantara

Update Gempa M 7,6 Sulut: 1 Orang Meninggal dan Sejumlah Bangunan Rusak

Kamis, 2 April 2026 - 12:37
bc2
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan Amunisi Ilegal di Perbatasan Indonesia-PNG

Kamis, 2 April 2026 - 11:22
bc
Nusantara

Bea Cukai Asistensi Penerima Fasilitas Kepabeanan, Dukung Kelancaran Industri dan Logistik

Kamis, 2 April 2026 - 10:47

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    912 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.