• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Menguat Seiring Pasar Tunggu Rincian Kebijakan Moneter Fed

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 6 September 2022 - 10:54
in Ekonomi
Ilustrasi - Uang pecahan seratus ribu rupiah di atas uang dolar AS, Cash Center Bank Mandiri, Jakarta. Foto: Antara/Yudhi Mahatma/ed/pd/aa

Ilustrasi - Uang pecahan seratus ribu rupiah di atas uang dolar AS, Cash Center Bank Mandiri, Jakarta. Foto: Antara/Yudhi Mahatma/ed/pd/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (6/9) pagi menguat seiring pelaku pasar yang menunggu rincian kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed).

Rupiah pagi ini menguat 19 poin atau 0,13 persen ke posisi Rp14.888 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.907 per USD.

BacaJuga:

Layani Ekspor Bungkul Sawit Tujuan Thailand, Bea Cukai Parepare Tegaskan Hal Ini

Tak Gentar Kondisi Ekonomi, Texas Chicken Kunci Ekspansi di Kota Penyangga

BCA Syariah-BAZNAS Perkuat Kolaborasi, Zakat Kini Semakin Mudah Lewat Genggaman

“Dolar AS melemah karena outlook ketidakpastian ekonomi AS pasca-perilisan data tenaga kerja yang dipandang sebagai tanda- tanda pelemahan ekonomi negara tersebut,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (6/9), seperti dikutip dari Antara.

Reli dalam indeks USD juga tampaknya telah berhenti pada Selasa karena para pedagang menunggu rincian lebih lanjut tentang jalur kebijakan moneter AS.

The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan laju kenaikan suku bunga pada bulan ini.

Laporan pekerjaan AS menunjukkan ada penambahan 315 ribu pekerjaan pada Agustus atau sesuai estimasi konsensus dengan tingkat pengangguran naik menjadi 3,7 persen (yoy) atau di atas estimasi.

Laporan pekerjaan tersebut dinilai krusial karena akan menjadi bahan pertimbangan The Fed sebelum menaikkan suku bunga pada pertemuan September.

Bank sentral AS yang akan mengadakan pertemuan kebijakan suku bunga pada 21-22 September mendatang diekspektasi akan kembali menaikkan tingkat suku bunga acuan sebesar 75 basis poin.

Sejumlah pejabat The Fed menyebutkan perlunya kenaikan suku bunga untuk menekan tingkat inflasi yang masih tinggi.

Sementara Gubernur The Fed Jerome Powell menyebutkan keterbukaan pada tingkat suku bunga yang tinggi untuk sementara waktu yang lebih lama sebagai jaminan menekan inflasi di AS.

Pada Senin (5/9) lalu rupiah ditutup melemah 11 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp14.907 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.896 per USD. (mg2)

Tags: moneternilai tukar rupiahrupiahthe fed

Berita Terkait.

Diskon Hingga 30%, The Tavia Heritage Hotel Tawarkan Pengalaman Menginap Hemat di Jakarta
Ekonomi

Layani Ekspor Bungkul Sawit Tujuan Thailand, Bea Cukai Parepare Tegaskan Hal Ini

Selasa, 7 April 2026 - 10:11
texas
Ekonomi

Tak Gentar Kondisi Ekonomi, Texas Chicken Kunci Ekspansi di Kota Penyangga

Senin, 6 April 2026 - 21:01
bca
Ekonomi

BCA Syariah-BAZNAS Perkuat Kolaborasi, Zakat Kini Semakin Mudah Lewat Genggaman

Senin, 6 April 2026 - 20:15
wamenkop
Ekonomi

Wamenkop Tekankan Kolaborasi Koperasi Eksisting Jadi Kakak Asuh Kopdes Dalam Pembiayaan Mikro

Senin, 6 April 2026 - 19:19
phe
Ekonomi

Hadapi Dunia yang Bergejolak, PHE Percepat Pengembangan Migas

Senin, 6 April 2026 - 18:08
Perwira
Ekonomi

Elnusa Bidik Status Operator Migas Low-Cost Kelas Dunia di 2026

Senin, 6 April 2026 - 15:26

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1103 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.