• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Masyarakat Adat Tulungagung Gelar Ritual Larungan Sungai Brantas

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 23 Mei 2022 - 01:31
in Nusantara
tulungagung

Masyarakat adat memggar ritual nyadranan di Sungai Brantas (Destyan Handri Sujarwoko)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Puluhan warga dan komunitas Pirukunan Abdi Budaya Tulungagung menggelar ritual metri dengan melarung aneka sesaji ke aliran Sungai Brantas yang melintasi Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu.

Acara dimulai dengan arak-arakan warga berpakaian adat sambil membawa aneka hasil bumi yang menjadi sesaji, mulai dari Balai Desa Lucung Lor Hingga bantaran Sungai Brantas yang berjarak sekitar 1 kilometer.

BacaJuga:

Kampung Koboi Tugu Selatan, Transformasi Desa Berbasis Potensi Lokal dalam Program Desa BRILiaN

Gubernur Menilai BSPS Percepat Hunian Layak di Banten

Tanggamus Diguncang Gempa Dangkal, Pusat Episenter di Kedalaman 4 Km

Di tepi sungai yang membelah sebagian wilayah Kabupaten Tulungagung ini rombongan kemudian mulai melakukan serangkaian ritual adat. Semacam pembacaan doa-doa dengan budaya kejawen dengan nuansa kental tradisi Hindu.

Doa-doa pun mulai dipanjatkan di depan tumpeng dan aneka sesaji, sebagai bagian dari Sedekah Bumi Bantaran Kali Brantas.

Baca Juga: Ritual Bersih Nagari HUT Tulungagung Digelar Tanpa Arak-arakan

“Upacara adat ini sebagai ucapan syukur keberadaan Sungai Brantas bagi warga,” kata Kepala Desa Pucunglor, Imam Sopingi.

Kendati baru pertama kali digelar, Imam berharap tradisi metri atau nyadranan dalam bentuk sedekah bumi itu bisa digelar rutin setiap tahun.

Hal itu dinilai penting mengingat Sungai Brantas telah memberi banyak kemanfaatan bagi warga sekitar.

Baik dalam bentuk tangkapan ikan, sektor pertanian maupun sediaan pasir bagi pembangunan. “Alhamdulillah, meski baru pertama kegiatan ini berjalan lancar. Semua berkat dukungan warga dan semua pihak yang terlibat,” ucapnya.

Tampan hadir dalam ritual metri atau sedekahan itu, Wakil Bupati Gatut Sunu Wibowo yNg dkberi kehormatan melepas merpati dan juga itik.

Ada juga ikan yang dilepas ke aliran sungai, sebagai simbol pembebasan. Selain itu ada pula ayam yang dilepas di daratan, di bantaran Sungai Brantas.

Pelepasan hewan ini simbol pembebasan, agar warga dijauhkan segala bala dan bencana. Serta dilindungi oleh Tuhan.

Dalam kegiatan ini juga digelar ruwat arwah yang meninggal di Sungai Brantas.

Terutama mereka yang meninggal secara tidak sempurna karena kecelakaan atau bunuh diri.

Atau bagi arwah yang belum sempurna dan tidak kemana-mana selain berdiam di Sungai Brantas. “Dengan doa yang dipanjatkan, semoga arwah mereka bisa diterima di hadapan Tuhan dan disempurnakan,” Ketua Panitia, kegiatan, Agus Utomo. (bro)

Tags: Masyarakat Adat TulungagungRitual Larungan Sungai BrantasTulungagung

Berita Terkait.

Epson Resmikan Solution Center, Percepat Transformasi Digital Bisnis di Jawa Timur
Nusantara

Kampung Koboi Tugu Selatan, Transformasi Desa Berbasis Potensi Lokal dalam Program Desa BRILiaN

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:06
soni
Nusantara

Gubernur Menilai BSPS Percepat Hunian Layak di Banten

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:15
gempa
Nusantara

Tanggamus Diguncang Gempa Dangkal, Pusat Episenter di Kedalaman 4 Km

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:03
sholat
Nusantara

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Tanjungpinang Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

Senin, 30 Maret 2026 - 03:03
cipali
Nusantara

Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:12
banjarmasin
Nusantara

Jadi Penopang IKN, Komisi I DPR Usulkan Lanal Banjarmasin Naik tipe A

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1067 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.