• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Australia Buka Kembali Perbatasan Pasca Lockdown Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 21 Februari 2022 - 12:09
in Internasional
Singapore Airlines

Foto Dokumen: Sebuah pesawat Singapore Airlines yang tiba dari Singapura mendarat di terminal internasional di Bandara Sydney, ketika negara-negara bereaksi terhadap varian baru virus corona Omicron di tengah pandemi penyakit Covid-19, di Sydney, Australia, November. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Australia sepenuhnya membuka kembali perbatasan internasionalnya bagi para pelancong yang telah divaksinasi Virus Corona setelah hampir dua tahun ditutup terkait pandemi, Senin (21/2/2022). Para turis kembali dan ratusan orang pun bertemu kembali dengan keluarga dan teman-teman.

Lebih dari 50 penerbangan internasional akan mencapai negara itu sepanjang hari, termasuk 27 mendarat di Sydney, kota terbesarnya, karena sektor pariwisata dan perhotelan berusaha untuk bangkit kembali setelah dihantam oleh pembatasan Covid-19.

BacaJuga:

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

“Ini adalah hari yang sangat menyenangkan, hari yang telah saya nantikan sejak lama, sejak saya pertama kali menutup perbatasan itu tepat pada awal pandemi,” kata Perdana Menteri Scott Morrison seperti dilansir Antara, Senin (21/2/2022)..

Reuni emosional pun terjadi di bandara, termasuk Sue Witton, yang tidak melihat putranya Simon selama dua tahun.

“Tujuh ratus dua puluh empat hari terpisah dan itu berarti bagi hidupku. Aku tidak ingin melepaskannya, itu sangat indah. Terima kasih telah menerimaku kembali. Aku sangat bersyukur, sangat, sangat bersyukur, ” kata Sue Witton.

Pariwisata adalah salah satu industri terbesar di Australia, bernilai lebih dari 60 miliar dolar Australia (43 miliar dolar AS) dan mempekerjakan sekitar 5 persen tenaga kerja negara itu. Tetapi sektor ini lumpuh setelah negara itu menutup perbatasannya pada Maret 2020.

“Ini adalah pesta di sini, pemutaran musik, senyum di wajah orang-orang, mereka akan segera menari, saya yakin,” kata Menteri Pariwisata Dan Tehan kepada penyiar ABC di bandara Sydney saat dia memberi para pelancong toples Vegemite, bumbu khas Australia, dan mainan boneka koala.

Tehan mengatakan dia berharap untuk rebound “sangat kuat” di pasar pariwisata, dengan Qantas ingin menerbangkan lebih dari 14.000 penumpang ke Australia minggu ini. Virgin Australia mengatakan melihat tren positif dalam pemesanan domestik dan terus menilai permintaan untuk penerbangan internasional.

Semua kereta api di Sydney, sementara itu, dibatalkan pada Senin setelah perselisihan gaji antara serikat pekerja dan pemerintah negara bagian, mengurangi beberapa kecerahan dari pembukaan kembali.

Pernah menjadi juara strategi penekanan Covid-19, Australia beralih dari kontrol bergaya benteng dan penguncian tanpa henti sejak akhir tahun lalu dan mulai hidup dengan virus setelah mencapai tingkat vaksinasi yang lebih tinggi. Migran terampil, pelajar internasional, dan backpacker telah diizinkan terbang ke Australia sejak November dalam upaya pembukaan kembali yang terhuyung-huyung.

Ketika perbatasan dibuka kembali sepenuhnya, wabah varian Virus Corona Omicron di Australia tampaknya telah melewati puncaknya dengan penerimaan rumah sakit terus menurun selama tiga minggu terakhir. Sebagian besar total pandemi Australia sekitar 2,7 juta kasus yang dikonfirmasi telah terdeteksi sejak munculnya Omicron pada akhir November. Total kematian mencapai 4.929.

Lebih dari 15.600 kasus baru dan 17 kematian didaftarkan pada tengah hari pada Senin dengan dua negara bagian akan melaporkan nanti. (mg1)

Tags: Australiacovid-19lockdown

Berita Terkait.

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik
Internasional

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:03
Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran
Internasional

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:55
SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04
wondo
Internasional

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:11
aviv
Internasional

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:05
kazakstan
Internasional

Hasil Referendum di Kazakhstan: 87 Persen Lebih Warga Dukung Konstitusi Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:44

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2181 shares
    Share 872 Tweet 545
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    774 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    686 shares
    Share 274 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.