• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Peneliti Ingin Presidensi G20 Dorong Transformasi Sistem Pendidikan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 15 Februari 2022 - 20:37
in Nasional
g20

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid dalam Kick Off G20 on Education and Culture yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (9/2/2022). Foto: Antara/Hreeloita Dharma Shanti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies Nadia Fairuza mendorong agar Presidensi Indonesia di G20 dapat memprioritaskan transformasi sistem pendidikan untuk beradaptasi terhadap disrupsi akibat pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 menunjukkan banyak permasalahan yang selama ini tidak kelihatan dan evaluasi yang didapat dari pembelajaran jarak jauh harus menjadi masukan untuk mempercepat transformasi sistem pendidikan menjadi adaptif dan resilient,” kata Nadia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (15/2/2022).

BacaJuga:

Addin Jauharudin Raih Gelar Doktor, Perkuat Kiprah Ekonomi Nasional

“This Giant is Waking Up”: Prabowo Kirim Sinyal Kebangkitan Indonesia ke Dunia

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Ia menuturkan empat agenda Indonesia yang akan turut dibahas G20 di bawah kepemimpinan Indonesia pada 2022 adalah pendidikan bermutu untuk semua, teknologi digital dalam pendidikan, solidaritas dan kemitraan, serta masa depan dunia kerja setelah pandemi.

Menurut Nadia, keempat agenda tersebut sangat berkaitan satu sama lain. Akses pendidikan bermutu dapat didukung teknologi melalui kemitraan antara pemerintah dan pihak swasta.

Baca Juga: Ini Kata Ahli Epidemiologi Terkait Presidensi G20

Sementara pendidikan bermutu akan mendukung terciptanya sumber daya manusia kompeten yang dapat menjawab tantangan masa depan pascapandemi.

Dari sisi pembelajaran, Nadia menuturkan sistem pendidikan Indonesia perlu fokus pada penguasaan kompetensi dasar siswa seperti keterampilan dasar, transferable, digital dan job-specific.

Keterampilan dasar mencakup kemampuan berhitung dan literasi, transferable adalah kemampuan seperti berpikir kritis, kepemimpinan serta komunikasi.

Kompetensi digital mencakup literasi digital yang memungkinkan siswa mengikuti perubahan dalam kebutuhan industri. Sedangkan keterampilan terakhir adalah yang khusus dibutuhkan berbagai pekerjaan di industri.

“Berbagai kompetensi yang dibutuhkan saat ini, terutama yang berkaitan dengan kompetensi teknologi dan digital membutuhkan kemampuan literasi dan numerasi yang baik,” ujarnya seperti dikutip Antara, Selasa (15/2/2022).

Penguasaan keempat keterampilan itu sangat penting untuk meningkatkan produktivitas, dan membantu siswa membangun dan mengembangkan kompetensi lain termasuk keterampilan berpikir kritis, menghubungkan ide secara logis, dan memecahkan masalah kompleks dengan cara yang efektif dan inovatif.

“Kemungkinan untuk membangun kemitraan antara pemerintah dengan swasta di sektor pendidikan, khususnya untuk meningkatkan infrastruktur dan fasilitas pembelajaran jarak jauh perlu dipertimbangkan,” tuturnya.

Nadia menuturkan pembangunan infrastruktur dan teknologi pendidikan yang merata di berbagai daerah merupakan komitmen pemerintah yang wajib diwujudkan untuk memperkecil kesenjangan pendidikan antardaerah.

Akses infrastruktur pendidikan yang merata akan berdampak pada partisipasi belajar siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan. (mg1)

Tags: G20Presidensi G20sistem pendidikan

Berita Terkait.

addin
Nasional

Addin Jauharudin Raih Gelar Doktor, Perkuat Kiprah Ekonomi Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 14:04
bowo
Nasional

“This Giant is Waking Up”: Prabowo Kirim Sinyal Kebangkitan Indonesia ke Dunia

Jumat, 10 April 2026 - 08:25
Petugas
Nasional

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Jumat, 10 April 2026 - 04:30
Penumpang
Nasional

Momentum Libur Hari Raya Tunjukan Pergerakan Wisnus Meski Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Jumat, 10 April 2026 - 02:18
Ratu-Ayu
Nasional

Isyana: Kemendukbangga Hadirkan Program Prioritas Dukung Perempuan melalui GATI dan Tamasya

Jumat, 10 April 2026 - 00:46
Penggilingan
Nasional

Gabah Turun Akibat Ratusan Hektar Sawah Rusak, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji Audiensi ke DPR

Kamis, 9 April 2026 - 23:45

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.