• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Zyllem Siap Penuhi Kebutuhan Logistik ECommerce di Indonesia

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 Februari 2022 - 14:50
in Ekonomi
zyllem
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Zyllem, perusahaan SaaS (Software as a Service) terdepan dalam pengelolaan logistik, telah mengumumkan ekspansi di tengah pesatnya perkembangan pasar ecommerce di Indonesia. Berdasarkan laporan dari Google, E-commerce di Indonesia mengalami pertumbuhan GMV (Gross Merchandise Value) sebesar 52% dari US$35 miliar pada 2020 menjadi US$53 miliar pada 2021, sedangkan sektor logistik dan transportasi memiliki peluang pasar senilai US$81,3 miliar yang siap untuk dikembangkan lebih besar lagi melalui digitalisasi menurut laporan Mordor Intelligence. Hal ini membuat industri logistik harus mengikuti perkembangan tersebut untuk dapat memenuhi permintaan yang pesat ini.

Terpilih sebagai Technology Pioneer di 2021 oleh World Economic Forum, Zyllem merupakan perangkat lunak berbasis cloud yang dapat membantu perusahaan untuk mengelola dan mengoperasikan seluruh jaringan distribusi logistik secara efisien, mudah, dan transparan. Zyllem juga sudah dipercaya berbagai perusahaan besar di Indonesia, seperti PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), Datascrip, dan Garudafood.

BacaJuga:

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Chief Operations Officer dan Co-founder Zyllem, Lisa Nguyen, mengatakan, “Ekonomi digital Asia Tenggara telah didorong oleh pesatnya digitalisasi baik dari konsumen maupun pelaku usaha dan perkembangan ini belum pernah terjadi sebelum pandemi. Zyllem siap mendukung pertumbuhan ini melihat banyaknya bisnis yang membutuhkan optimasi pengelolaan logistik guna memenuhi kebutuhan pelanggan. Meskipun demikian, Indonesia masih menduduki peringkat sebagai salah satu negara dengan biaya logistik tertinggi di Asia. Hal ini merupakan hambatan sekaligus peluang bagi Zyllem untuk memberikan solusi efisien dan terjangkau bagi bisnis lokal.”

Indonesia memiliki tantangan tersendiri terkait proses pengiriman logistik dikarenakan kondisi geografis yang membuat bergantung kepada transportasi laut untuk pengiriman domestik dan internasional. Berbagai perusahaan juga masih bergantung pada sistem distribusi multimoda yang jauh lebih rumit. Keadaan infrastruktur yang masih buruk dan bencana alam juga membuat perencanaan logistik menjadi tugas besar bagi setiap perusahaan. Hal tersebut menjadikan pesatnya perkembangan industri e-commerce semakin membutuhkan ekosistem yang cepat dan efisien guna mendukung kelancaran operasionalnya.

“Indonesia memiliki jaringan logistik yang rumit dengan berbagai tantangan di setiap proses pemenuhan rantai pasokan. Zyllem dapat memberikan solusi optimal dengan mencatat seluruh kegiatan operasional logistik ke dalam sebuah dasbor yang dapat dilihat dan diatur secara langsung oleh pengguna kami. Melalui solusi tersebut, Zyllem dapat mengurangi waktu perencanaan hingga 85% dan memungkinkan untuk meningkatkan produktivitas hingga 30% per hari. Sistem pengiriman yang lebih cepat dan pelacakan real-time juga membuat pengalaman nyaman dan mengurangi keluhan bagi pelanggan,” kata Head of Sales Zyllem, Joanna Pawluczuk.

Supply Chain Director PT Sinar Niaga Sejahtera, Johannes Setiadharma, menambahkan, “Operasional rantai pasokan kami sangat luas dan memiliki berbagai lapisan kompleks, terlebih saat proses produksi dan distribusi produk. Apabila ada kendala dalam pengiriman dapat mengakibatkan kerugian besar karena produk kami memiliki daya tahan yang terbatas. Melalui kemitraan bersama Zyllem, telah memudahkan kegiatan operasional logistik kami hingga dapat memantau dan membuat perubahan rute yang diperlukan untuk pengiriman secara real time. Hasil dan efisiensi yang dibawa oleh Zyllem telah membantu kami dalam mengoptimalkan operasi rantai pasokan dengan baik.”

Sejak didirikan pada tahun 2014, Zyllem telah bekerja sama dengan berbagai sektor usaha; F&B, farmasi, logistik, dan ritel dalam memecahkan masalah rantai pasokan mereka di seluruh Asia. Berkantor pusat di Singapura, Zyllem telah beroperasi di delapan negara di Asia dan mengelola dua juta pesanan setiap bulannya; serta 60% kegiatan tersebut berasal dari Indonesia. Wavemaker Partners, perusahaan modal ventura terkemuka juga menjadi salah satu investor utama Zyllem.

Paul Santos, Managing Partner Wavemaker Partners, mengungkapkan, “Pandemi telah mempercepat digitalisasi pengelolaan rantai pasokan. Zyllem secara unik memberikan solusi kepada perusahaan untuk memiliki kontrol penuh atas penyedia logistik internal dan pihak ketiga pada satu platform. Kini, Zyllem sudah membantu mengelola lebih dari dua juta pengiriman per bulan, yang kami perkirakan mampu meningkat lebih dari dua kali lipat tahun ini.” (srv) 

Tags: ecommerceZyllem

Berita Terkait.

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon
Ekonomi

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Sabtu, 11 April 2026 - 10:22
Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi
Ekonomi

Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi

Sabtu, 11 April 2026 - 09:21
Anugerah
Ekonomi

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 10 April 2026 - 21:43
Bear-Market
Ekonomi

5 Strategi Wajib Investor di Bear Market

Jumat, 10 April 2026 - 21:33
Farida Farichah
Ekonomi

Farida Dorong Koperasi Saling Bekerja Sama Membentuk Jaringan Ekosistem

Jumat, 10 April 2026 - 18:40
Edukasi
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

Jumat, 10 April 2026 - 18:30

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.