• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Jadi Agen dan Magang Wirausaha, Al Ma’soem Libatkan UMKM-Ponpes 

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 5 Februari 2022 - 03:27
in Daerah
Kunjungan SesKemenKopUKM Arif R Hakim ke Al Ma'soem di Cileunyi, Bandung, beberapa hari yang lalu. Foto : Kemenkop UKM

Kunjungan SesKemenKopUKM Arif R Hakim ke Al Ma'soem di Cileunyi, Bandung, beberapa hari yang lalu. Foto : Kemenkop UKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nama Al Ma’soem untuk warga Bandung dan Jawa Barat tampaknya sudah tidak asing lagi. Al Ma’soem adalah merek dagang Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang berlokasi di jl Raya Cikalang, Cileunyi, Bandung. Dengan menjaga kualitas air yang didapatkan langsung dari reservoir milik Perhutani di Gunung Manglayang, Al Ma’soem digemari masyarakat terutama di Jawa Barat, Banten, sebagian Jawa Tengah dan Jabodetabek.

“Awal berdirinya AMDK Al Ma’soem ini melalui perjalanan panjang, awalnya dengan menjadi distributor Produk AMDK di tahun 1999 kemudian di tahun 2001 mencoba menjual maklon di tempat lain dan akhirnya pada akhir tahun 2003 atau awal 2004, kami memiliki Pabrik AMDK sendiri, tentunya menjadi keunggulan tersendiri dalam memahami dan mengelola industri AMDK,” jelas Evan Agustianto, direktur PT Muawanah Al Ma’soem, saat menerima kunjungan SesKemenKopUKM Arif R Hakim di Bandung, beberapa hari yang lalu.

BacaJuga:

Pemulihan UMKM di Pulau Terluar, Pemerintah Perkuat Ketangguhan Wirausaha Siberut

Energi Masuk Desa, Pertamina Patra Niaga Dukung Penguatan 958 KDKMP

Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

Evan menjelaskan, pihaknya menggunakan konsep ekonomi berbagi dalam mendirikan pabrik AMDK ini yaitu dengan menggandeng sejumlah Ormas keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhamadiyah, Persis, MUI (Majelis Ulama Indonesia), PUI (Persatuan Umat Islam) juga perguruan tinggi seperti UIN Gunung Jati dan Universitas Padjajaran (UNPAD).

“Dengan keyakinan usaha ini akan membawa berkah, kami memulainya dari skala UKM dulu di lahan seluas 1.500 meter persegi di Cileunyi, yang akhirnya dilakukan pengembangan lahan pabrik menjadi 2 hektare seperti sekarang ini,” jelas Evan.

Dari skala UKM ini, produksi AMDK terus berkembang hingga mencapai 8 juta liter perbulan saat ini dengan variasi kemasan mulai dari 240 mm (gelas) 330mm 600mm 1.500 mm sampai galon. “Alhamdulillah, AMDK Al Ma’soem juga sudah dicicip Bapak Presiden Jokowi, maupun mantan Wapres pak Jusuf Kalla yang bahkan saat itu sudah masuk menjadi minuman resmi Istana Wapres.

Dengan menggabungkan mesin-mesin modern dan padat karya, saat ini jumlah karyawannya mencapai 200 tenaga kerja anak muda yang diambil dari wilayah dan pesantren sekitar pabrik pengemasan. “Saat ini kami bersiap membuka pabrik baru di Majalengka yang nantinya akan memasok AMDK ke Jabar bagian timur dan sebagian Jawa Tengah,” kata Evan.

SesKemenKopUKM Arif R Hakim memberikan apresiasi atas keberhasilan PT Muawanah Al Ma’soem yang mampu berkembang dari skala UKM menjadi usaha besar seperti saat ini terbukti dengan omzetnya yang mencapai lebih dari Rp70 miliar.

“Dengan skala usaha yang semakin besar, Al Ma’soem diharapkan mampu memberikan penguatan pada UMKM sekitar baik sebagai offtaker maupun tempat magang bagi UMKM,” kata Arif R Rahman.

Dengan demikian, keberadaan Al Mas’oem akan memberikan manfaat bagi UMKM sekitar untuk ikut berkembang secara beriringan.

Evan menjawab, prinsip ekonomi berbagi yang diterapkan di PT Muawanah Al Ma’soem tidak hanya dalam pendirian pabrik AMDK, namun juga dalam pemasarannya yang melibatkan UMKM sampai Pondok Pesantren (Ponpes). “Dalam hal pemasaran kami menerapkan prinsip keagenan dimana melibatkan Ponpes, masjid maupun UMKM tentunya dengan harga yang sangat bersaing agar bisa menikmati berkah dari Al Ma’ soem,” kata Evan.

Pabrik AMDK Al Ma’soem juga membuka diri terhadap UMKM, Ponpes maupun, remaja Masjid maupun lembaga pendidikan, untuk menjadi tempat magang pembuatan AMDK. “Diharapkan setelah menimba ilmu disini, mereka yang magang bisa menjadi wirausaha di tempat asalnya,” kata Evan.

Evan menambahkan, meskipun skalanya UKM namun jika dikelola secara bersama-sama dan dengan penerapan TI, akan mampu bersaing dengan perusahan besar. “Demikian juga di bisnis AMDK ini, meski persaingan ketat namun pasar yang ada masih sangat luas dan kami bisa membuktikan itu, perusahan lokal pribumi dengan konsep ekonomi berbagi mampu bersaing dengan usaha besar,” tegas Evan.

Evan yang juga Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (ASPADIN) Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten ini mengawal kiprahnya menjadi pengusaha AMDK sejak 2004 sampai sekarang. Menjadi pengusaha AMDK, diakuinya mempunyai banyak tantangan, selain juga manfaat yang dirasakan selama menggeluti profesi sebagai pengusaha AMDK / Ketua ASPADIN. Selain relasi yang bertambah, Evan juga sering bertemu dengan orang-orang yang bergerak di sektor yang ia tekuni, sehingga Evan bisa mengetahui positioning perusahaannya, maupun peluang serta tantangan apa yang dihadapi dalam situasi terkini.

Evan Agustianto mengungkapkan pula bahwa, orang yang paling berjasa dalam kehidupan serta kariernya adalah kedua orang tuanya, serta keluarga tokoh pendiri Ma’soem Group, yakni Alm. Bapak H. Nanang Iskandar Ma’soem dan H. Entang Rosadi Ma’soem.

Penggemar warna putih dan biru ini mengatakan pula bahwa, prospek usaha AMDK sampai saat ini masih menjanjikan,hal ini bisa terlihat dari perusahaan-perusahaan nasional yang bergerak di sektor retail, mereka melebarkan usahanya ke bidang AMDK. Faktor yang menyebabkan timbulnya persaingan usaha AMDK di Indonesia, didorong oleh jumlah industri yang cukup banyak dan penyebarannya belum merata, serta lebih banyak terpusat di Pulau Jawa. (aro)

 

Tags: KemenKopUKMponpesUKMUMKMWirausaha

Berita Terkait.

Pemulihan UMKM di Pulau Terluar, Pemerintah Perkuat Ketangguhan Wirausaha Siberut
Daerah

Pemulihan UMKM di Pulau Terluar, Pemerintah Perkuat Ketangguhan Wirausaha Siberut

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:36
Pertamina Perkuat Komitmen Ketahanan Energi di Hari Kesaktian Pancasila
Daerah

Energi Masuk Desa, Pertamina Patra Niaga Dukung Penguatan 958 KDKMP

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:11
Mulyadi Jayabaya
Daerah

Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:57
bc4
Daerah

Periksa Truk di Tol Semarang-Solo, Bea Cukai Temukan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:14
bc2
Daerah

Tim Gabungan Bea Cukai Entikong, TNI dan BIN Ringkus Kurir Sabu di Perbatasan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:43
bc
Daerah

Bea Cukai Batam Gagalkan Ekspor Ilegal 11.310 Gram Bubuk Emas ke Singapura

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:23

OLAHRAGA

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!
Olahraga

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36

INDOPOSCO.ID – Perjalanan Timnas Indonesia menuju final FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung jauh lebih dramatis dari yang terlihat di papan...

SelengkapnyaDetails
Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:07
Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58
Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3893 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3921 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1133 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.