• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ahli Kesehatan Jerman Beda Pendapat terkait Pembatasan Covid-19

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 4 Februari 2022 - 17:25
in Internasional
Jerman

Arsip Foto - Sejumlah warga mengunjungi pasar Natal di Cologne, Jerman, Sabtu (27/11/2021), saat penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) berlanjut. Antara Foto/Reuters/Thilo Schmuelgen/PRAS/sa/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para ahli kesehatan Jerman terpecah pandangannya atas apakah negara itu siap untuk melonggarkan pembatasan Covid-19 saat sejumlah negara tetangga mulai memberlakukan kembali pembatasan.

Jerman pada Kamis (3/2) melaporkan rekor 236.120 kasus baru harian akibat Omicron, varian Covid-19 yang lebih menular.

BacaJuga:

Iran Ungkap Fakta Evakuasi Pilot F-15: Ada Upaya Lindungi Reputasi Trump

Menlu Tiongkok dan Rusia Teleponan, Sepakat Dorong Deeskalasi Konflik Timur Tengah

Paus Leo XIV Serukan Pemimpin Dunia Utamakan Perdamaian

Namun, beberapa ahli kesehatan mengatakan sudah waktunya untuk menempatkan “rencana kebebasan” soal bagaimana pembatasan dilonggarkan secara bertahap.

“Merumuskan rencana kebebasan ini sekarang adalah tugas politik yang paling penting,” kata Andreas Gassen, kepala asosiasi dokter keluarga KBV kepada surat kabar Rheinische, Jumat (4/2/2022), seperti dikutip Antara.

Baca Juga : Dua Polisi Jerman Tewas Ditembak saat Patroli Rutin

Gassen mengatakan Jerman seharusnya bisa hidup berdampingan dengan Covid-19, sebagaimana dengan influenza yang selalu punya varian baru dan puluhan ribu kasus kematian setiap tahun.

“Kita harus menerima hidup dengan corona, dan pada saat yang sama melanjutkan vaksinasi bagi kelompok berisiko,” ujarnya.

Beberapa negara Eropa lainnya, termasuk Finlandia, Inggris, Irlandia, serta negara tetangga Austria dan Swiss, sudah mulai memberlakukan kembali pembatasan mereka dalam beberapa hari terakhir guna mencapai normalitas prapandemi.

Pekan lalu, Kanselir Jerman Olaf Scholz menolak memberikan perincian terkait rencana nasional untuk melonggarkan pembatasan sebelum puncak gelombang infeksi terbaru, yang diperkirakan terjadi pada medio Februari.

Namun, beberapa negara bagian Jerman, seperti Saxony dan Schleswig-Holstein, sudah mengumumkan pelonggaran pembatasan awal pekan ini. Pemberlakuan itu dikritik oleh beberapa ahli kesehatan Jerman sebagai langkah yang terlalu dini.

“Kebijakan itu akan fatal jika kita melakukannya terlalu cepat, jumlah infeksi meningkat akibat pelonggaran yang terlalu dini,” Gernot Marx, kepala asosiasi Jerman untuk pengobatan perawatan intensif kepada Funke, kelompok media surat kabar.

Marx mengatakan langkah pelonggaran konkret seharusnya hanya bisa ditentukan saat jumlah infeksi terus turun selama beberapa hari.

Scholz dijadwalkan membahas kemungkinan langkah-langkah Covid-19 dengan para pemimpin negara bagian federal pada 16 Februari 2022.(mg2)

Sumber: Reuters

Tags: ahli kesehatancovid-19Jerman

Berita Terkait.

Jet-Tempur
Internasional

Iran Ungkap Fakta Evakuasi Pilot F-15: Ada Upaya Lindungi Reputasi Trump

Senin, 6 April 2026 - 14:45
Asap-Hitam
Internasional

Menlu Tiongkok dan Rusia Teleponan, Sepakat Dorong Deeskalasi Konflik Timur Tengah

Senin, 6 April 2026 - 12:53
WhatsApp Image 2025-12-01 at 15.08.43
Internasional

Paus Leo XIV Serukan Pemimpin Dunia Utamakan Perdamaian

Senin, 6 April 2026 - 04:04
sugiono
Internasional

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Minggu, 5 April 2026 - 07:07
netanyahu
Internasional

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Minggu, 5 April 2026 - 05:50
sukamta
Internasional

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Minggu, 5 April 2026 - 04:44

BERITA POPULER

  • uang

    Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.