• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dolar Merosot Terpicu Ekspektasi Kenaikan Cepat Suku Bunga AS

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 1 Februari 2022 - 18:27
in Ekonomi
dolar

Ilustrasi - Dolar AS dihitung oleh seorang bankir di bank di Westminster, Colorado, Amerika Serikat. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dolar AS jatuh pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), membukukan penurunan harian terbesar sejak November lalu karena investor mengkonsolidasikan keuntungan setelah mencapai tertinggi 1,5 tahun pada Jumat (28/1/2022) di tengah ekspektasi laju kenaikan suku bunga yang lebih cepat oleh Federal Reserve.

Dengan The Fed secara jelas mengisyaratkan minggu lalu bahwa mereka bermaksud untuk menaikkan suku bunga sedini mungkin pada pertemuan kebijakan 15-16 Maret, bank-bank Wall Street sekarang memperkirakan sekitar lima sampai tujuh kenaikan suku bunga tahun ini.

BacaJuga:

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Dana Fed berjangka pada Senin (31/1/2022) malam telah memperkirakan hanya di bawah lima kenaikan untuk tahun 2022, atau sekitar 121 basis poin pengetatan. Mereka juga menunjukkan peluang 17 persen untuk kenaikan 50 basis poin pada Maret, turun dari setinggi 32 persen pada Jumat (28/1/2022).

Baca Juga : Dolar Melemah Di Tengah Penurunan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS

Presiden Fed Atlanta, Raphael Bostic, seorang non-pemilih di Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) seperti dikutip Antara, Selasa (1/2/2022) mengatakan bahwa Fed dapat mengukur kenaikan suku bunga menjadi setengah poin persentase jika inflasi tetap tinggi.

Indeks dolar yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang utama saingannya turun 0,7 persen hari ini, persentase penurunan harian paling tajam dalam dua bulan. Tetapi, selama Januari, greenback naik hampir 1,0 persen.

“Dominasi dolar sebagian besar telah diperkirakan karena Fed sekarang tampaknya siap untuk memberikan kenaikan suku bunga 5-7 kali tahun ini,” tulis Edward Moya, analis pasar senior, di OANDA, dalam sebuah catatan penelitian.

Dolar bisa mulai memperkirakan “beberapa kinerja yang kurang baik terhadap ekonomi maju yang tumbuh lebih agresif dalam pengetatan,” tambahnya.

Investor juga menunggu data penggajian non-pertanian (NFP) AS yang akan dirilis Jumat (4/2/2022) untuk indikasi seberapa agresif Fed dapat berada di jalur pengetatannya. Data penggajian AS diperkirakan menunjukkan kenaikan 153.000 pekerjaan untuk Januari, turun dari 199.000 pada Desember, dengan tingkat pengangguran tetap stabil di 3,9 persen, menurut jajak pendapat Reuters.

“Uang tampaknya telah mencapai puncaknya untuk saat ini karena laporan pekerjaan Jumat (4/2/2022) diperkirakan menunjukkan satu bulan lagi perekrutan yang hangat,” kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions di Washington.

Laju kenaikan suku bunga yang lebih cepat juga dilihat sebagai meredam ekspektasi pertumbuhan di masa depan, sebuah skenario yang dimainkan di pasar obligasi di mana spread antara imbal hasil obligasi pemerintah AS 2-tahun dan 10-tahun turun di bawah 59 basis poin untuk pertama kalinya sejak awal November, sebuah fenomena dikenal sebagai “bear-flattening.”

Dalam mata uang lainnya, dolar Australia memimpin kenaikan, menguat 1,0 persen menjadi 0,7068 dolar AS sebelum pertemuan kebijakan bank sentral Australia (RBA) padai Selasa.

Terhadap yen, dolar melemah 0,2 persen menjadi 115,045 yen.

Bank sentral Inggris (BOE) juga mengadakan pertemuan kebijakan pada Kamis (3/2/2022), dengan jajak pendapat Reuters memprediksi kenaikan suku bunga kedua dalam waktu kurang dari dua bulan setelah inflasi Inggris melonjak ke level tertinggi dalam hampir 30 tahun.

Sterling terakhir naik 0,4 persen pada 1,354 dolar AS. Bank Sentral Eropa juga bertemu pada Kamis (3/2/2022). Meskipun tidak ada perubahan kebijakan yang diharapkan, analis mengatakan kenaikan suku bunga The Fed akan mempersempit peluang ECB untuk bertindak. Euro terakhir diperdagangkan naik 0,8 persen pada 1,1240 dolar AS, persentase kenaikan harian terbaik dalam dua bulan. (mg3)

Tags: dolardolar ASFederal Reserve

Berita Terkait.

Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik
Ekonomi

Rayakan Libur Lebaran, Zest Sukajadi Bandung Tawarkan Promo Menginap Spesial

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:06
Bagy-Play-Set
Ekonomi

Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:39
Sorgum
Ekonomi

PLN EPI Gandeng Mitra, Sorgum Didorong Jadi Solusi Co-Firing Masa Depan

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:18
Serambi-MyPertamina
Ekonomi

Serambi MyPertamina Jadi Oase Gratis di Tengah Ramainya Libur Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:54
DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional
Ekonomi

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 02:21
Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1231 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.