• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Usulan Kelonggaran Karantina juga Berlaku untuk MotoGP Mandalika

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 21 Januari 2022 - 06:30
in Olahraga
motogp

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti (kanan) dan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari dalam Rapat Kerja KOI di Jakarta, Kamis (20/1/2022). ANTARA/Shofi Ayudiana.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa usulan diskresi atau kelonggaran karantina untuk pelaku olahraga dari luar negeri tidak hanya berlaku untuk multievent yang akan digelar tahun ini, tetapi juga MotoGP di Mandalika pada Maret mendatang.

Diskresi tersebut berupa kewenangan menjalani karantina dengan kebijakan yang berbeda, seperti karantina dengan menerapkan sistem gelembung yang biasa digunakan dalam kejuaraan olahraga internasional.

BacaJuga:

Berburu Menit Bermain, Ivar Jenner Temukan Ritme Baru di Dewa United

Dewa United vs PSIM: Banten Warriors Waspadai “Reaction Football” Laskar Mataram

Arema FC vs Malut United: Singo Edan Pincang, Laskar Kie Raha Enggan Terlena

Karantina sistem seperti itu sudah diterapkan dalam rangkaian Indonesia Badminton Festival di Bali pada November-Desember 2021.

Okto, sapaan akrab Raja Sapta, menilai kebijakan diskresi ini penting untuk atlet agar mereka bisa tetap latihan selama karantina.

Tak hanya itu, kebijakan masa karantina juga dinilai menyulitkan perwakilan organisasi olahraga internasional yang berencana ke Indonesia dalam rangka meninjau kesiapan tuan rumah dalam menggelar kejuaraan.

“Selain itu juga agar event-event yang rencananya digelar di Indonesia bisa tetap digelar di sini sehingga mereka bisa meninjau lokasi dan kesiapan-kesiapan,” kata Okto di sela Rapat Kerja KOI di Jakarta, seperti dikutip Antara, Kamis (20/1/2022).

“Di bulan Maret bukan hanya MotoGP, tetapi juga Piala Davis. Nanti ada juga Piala Dunia Panjat Tebing dan esports. Kebijakan itu bisa dipakai rata karena sistem gelembung ini yang paling ideal, karena sudah ada referensinya,” tambah dia.

Sementara itu, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti mengatakan pihaknya saat ini hanya bisa menampung usulan tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali akan segera membahas usulan tersebut dalam rapat terbatas bersama lintas kementerian dan Presiden Joko Widodo.

“Dalam paparan KOI sudah sangat jelas, bagaimana kebijakan pemerintah terkait karantina ini tetap kita patuhi, tapi kita juga tetap bisa melaksanakan event-event di Indonesia. Ini yang sedang dilakukan permohonan usulan kepada presiden,” ucap Chandra.

“Kita tidak bicara karantina masalah satu cabang olahraga, tetapi keseluruhan cabang yang ikut event di luar maupun saat kita jadi tuan rumah. Kami akan cari solusinya. Kita harus memberi pelayanan yang baik kepada kontingen di luar,” tutup dia.

Indonesia memiliki agenda olahraga yang padat sepanjang tahun ini, di antaranya MotoGP, IESF 14th Esports World Championships, Piala Dunia Panjat Tebing dan turnamen bulu tangkis Indonesia Masters dan Indonesia Open.

Atlet-atlet Merah Putih juga dijadwalkan mengikuti lima agenda multievent, yaitu SEA Games Hanoi (12-23 Mei), Islamic Solidarity Games Konya (9-18 Agustus), Asian Games Hangzhou (10-25 September), serta Asian Youth Games Shantou (20-28 Desember). Ada pula rencana Indonesia untuk menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2022. (mg2)

Tags: diskresiKelonggaran Karantinakoimotogp mandalika

Berita Terkait.

bola
Olahraga

Berburu Menit Bermain, Ivar Jenner Temukan Ritme Baru di Dewa United

Jumat, 3 April 2026 - 17:07
dewa
Olahraga

Dewa United vs PSIM: Banten Warriors Waspadai “Reaction Football” Laskar Mataram

Jumat, 3 April 2026 - 11:32
malut
Olahraga

Arema FC vs Malut United: Singo Edan Pincang, Laskar Kie Raha Enggan Terlena

Jumat, 3 April 2026 - 11:11
Dari Terdakwa ke Tamu Parlemen: Kisah Amsal Sitepu yang Berujung Vonis Bebas
Olahraga

Super League Pekan 26: Persib Diuji, Zona Merah Bertarung Hidup-Mati

Kamis, 2 April 2026 - 18:34
trophy
Olahraga

Ini Daftar 48 Negara dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026

Kamis, 2 April 2026 - 12:02
ragnar
Olahraga

Final FIFA Series: Penalti Petkov Bawa Bulgaria Unggul Sementara Atas Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 - 21:18

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.