• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dampak Gempa di Pandeglang, Rumah Rusak Capai 2.865 Unit

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:01
in Nusantara
gempa bumi

Rumah warga di Pandeglang yang rusak akibat gempa, Jumat (14/1/2022). Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guncangan gempa dengan magnitudo 6,6 yang terjadi di Pandeglang pada Jumat (14/1/2022) lalu berdampak luar biasa. Rumah warga yang rusak telah mencapai 2.865 unit.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat rumah warga yang rusak tersebut tersebar di empat kabupaten, 55 kecamatan dan 236 desa.

BacaJuga:

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Rumah warga yang rusak itu terdiri dari rusak ringan sebanyak 1.843 unit, rusak sedang 629 unit dan rusak berat sebanyak 393 unit.

Baca Juga : Gempa Pandeglang, Wapres Angkat Jempol Respon Cepat Kemensos

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Nana Suryana ketika dihubungi Indoposco.id, Jumat (21/1/2022) menjelaskan, pendataan rumah warga yang rusak akibat gempa tersebut masih terus dilakukan.

Ia menjelaskan rumah rusak yang paling banyak terdapat di Pandeglang, kemudian Kabupaten Lebak. Di Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang jumlahnya tidak terlalu banyak.

“Untuk Kabupaten Pandeglang, rumah warga yang terdampak tersebar di 172 desa yang berada di 30 kecamatan. Jumlah rumah warga yang rusak sebanyak 2.565 unit, yang terdiri dari rusak ringan sebanyak 1.615, rusak sedang 574 unit dan rusak berat sebanyak 376 unit,” ujar Nana.

Baca Juga : Hingga Kini Ada 225 Desa Terdampak Gempa di Banten

Tidak hanya itu, kata Nana, sebanyak 62 gedung sekolah juga mengalami kerusakan, 16 puskesmas dan 7 kantor pemerintah, juga mengalami kerusakan.

Lebih lanjut Nana menjelaskan, untuk Kabupaten Lebak, jumlah rumah warga yang rusak tersebar di 56 desa yang berada di 19 kecamatan.

“Sebanyak 282 rumah warga yang rusak. Terdiri dari, 226 rumah rusak ringan, 38 rumah rusak sedang dan 16 rumah rusak berat. Selain itu, sebanyak 11 gedung sekolah yang rusak, 14 sarana ibadah dan 2 kantor pemerintah,” ujarnya.

Untuk Kabupaten Serang, rumah yang rusak tersebar di 6 desa yang berada di 4 kecamatan.

“Sebanyak 14 rumah warga yang mengalami kerusakan sedang dan satu rumah rusak berat,” katanya.

Yang terakhir, lanjut Nana, untuk Kabupaten Tangerang rumah warga yang rusak tersebar di 2 desa yang berada di 2 kecamatan.

“Sebanyak 3 rumah warga yang mengalami kerusakan sedang,” jelasnya.

Jadi, kata Nana, jumlah total fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang mengalami kerusakan, yakni untuk gedung sekolah sebanyak 73 unit, puskesmas sebanyak 16 unit, sarana ibadah 30 unit, kantor pemerintah sebanyak 9 unit dan tempat usaha 3 unit. (dam)

Tags: BPBD Bantengempagempa bumiGempa di Pandeglang

Berita Terkait.

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 04:43
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:54
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:47
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Kapolda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:38
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41
Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik
Nusantara

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:51

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    718 shares
    Share 287 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.