• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Terus Melemah Dipicu Antisipasi Pengetatan Kebijakan The Fed

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 5 Januari 2022 - 17:04
in Ekonomi
Arsip foto - Seorang petugas menata uang kertas rupiah di bagian Cash Centre BNI di Jakarta

Arsip foto - Seorang petugas menata uang kertas rupiah di bagian Cash Centre BNI di Jakarta. Foto: Antara/Andika Wahyu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (5/1) sore ditutup melemah dipicu prediksi pelaku pasar terhadap pengetatan kebijakan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve pada tahun ini.

Rupiah sore ini ditutup melemah 58 poin atau 0,41 persen ke posisi Rp14.371 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.313 per dolar AS.

BacaJuga:

Menuju NZE 2060, Pertamina Tancap Gas Tekan Emisi Karbon

Bea Cukai Perkuat Sinergi Nasional, Dorong Logistik Lancar dan Ekonomi Stabil

Pimpin Inovasi Berkelanjutan, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Baca juga: Rupiah Berpotensi Menguat Jelang Tutup Tahun

“Dari dolar AS, memang memulai tahun baru dengan pelaku pasar yang kembali fokus pada kebijakan pengetatan The Fed dengan mengantisipasi kenaikan suku bunga 2 sampai 3 kali tahun ini dengan imbal hasil obligasi AS yang terus naik,” tutur analis DC Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Rabu (5/1), dikutip dari Antara.

Seminggu ini, lanjut Lukman, dolar AS cukup kuat dengan pelaku pasar menunggu hasil risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal atau FOMC minutes pada Kamis (6/1) pagi dini hari serta ekspektasi tinggi pada data ketenagakerjaan non pertanian atau Non Farm Payroll (NFP) dengan penambahan 400 ribu pekerjaan.

“Dari Indonesia, menurut saya pelarangan ekspor batu bara bulan Januari pastinya akan berdampak pada surplus perdagangan yang selama ini didominasi oleh ekspor batubara,” ucap Lukman.

Sementara itu, jumlah kasus harian Covid-19 di Tanah Air pada Selasa (4/1) kemarin mencapai 299 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,26 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 3 kasus sehingga totalnya mencapai 144.105 kasus.

Ada pula untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 168 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,11 juta kasus. Dengan begitu, total kasus aktif Covid-19 mencapai 4.658 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 166,65 juta orang dan vaksin dosis kedua 114,57 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.350 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.344 per dolar AS hingga Rp14.376 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu (5/1) ditutup melemah ke posisi Rp14.365 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.310 per dolar AS.(mg4)

Tags: nilai tukar rupiahrupiahthe fed

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Menuju NZE 2060, Pertamina Tancap Gas Tekan Emisi Karbon

Rabu, 8 April 2026 - 15:05
bc4
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Sinergi Nasional, Dorong Logistik Lancar dan Ekonomi Stabil

Rabu, 8 April 2026 - 14:25
id
Ekonomi

Pimpin Inovasi Berkelanjutan, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 April 2026 - 13:23
hokkop
Ekonomi

Gasifikasi Biomassa Jadi Senjata Baru PLN EPI Tekan Ketergantungan Solar

Rabu, 8 April 2026 - 13:03
siti
Ekonomi

Soroti Ketahanan Pangan, Komisi IV Minta Cadangan Nasional Diperkuat Hadapi Krisis Global

Selasa, 7 April 2026 - 23:03
sawit
Ekonomi

400 Riset Didanai, PASPI Nilai Komitmen BPDP di Sawit Nyata

Selasa, 7 April 2026 - 22:43

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.