• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Risiko Masuk Rumah Sakit Pasien Omicron Lebih Rendah

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 29 Desember 2021 - 21:15
in Headline
kemenkes

Tangkapan layar taklimat media yang dilakukan di Kemenko PMK di Jakarta, Rabu (29/12/2021). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengemukakan risiko masuk rumah sakit pada kasus Omicron jauh lebih rendah jika dibandingkan varian Covid-19 sebelumnya.

“Kalau kita lihat data awal dari Afrika Selatan menunjukkan bahwa risiko masuk rumah sakit pada kasus Omicron jauh lebih rendah dibandingkan varian-varian sebelumnya seperti varian Beta dan Delta,” tutur Siti Nadia Tarmizi seperti dikutip Antara, Rabu (29/12/2021) sore.

BacaJuga:

Yaqut Tak Terlihat di Rutan saat Lebaran, KPK Akhirnya Buka Suara

Pejabat hingga Mantan Presiden Hadiri “Open House” Prabowo di Istana Merdeka

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik, Polri Minta Pemudik Atur Waktu Pulang

Data lain juga menunjukkan bahwa proporsi penggunaan ruang rawat unit intensif lebih rendah pada kasus Omicron. Misalnya, perawatan di ICU hanya 5 persen dan pada perawatan healthcare hanya 8 persen.” Kalau kita bandingkan sebelumnya itu untuk perawatan ICU bisa mencapai 22 persen,” tuturnya.

Baca Juga : Omicron Mengganas di Indonesia, 68 Orang Terinfeksi

Namun Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Ditjen P2P Kemenkes itu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada meskipun sebagian besar gejala Omicron bertabiat ringan.

“Resiko sakit parah dan kematian harus tetap menjadi kewaspadaan kita. Deteksi dini menjadi penting untuk mencegah keparahan dan memutuskan rantai penularan,” tuturnya.

Ia mengatakan studi yang dapat dipelajari dari Afrika Selatan bahwa kasus konfirmasi Omicron dapat mencapai puncaknya dalam 30 hari, sementara pada gelombang sebelumnya berkisar antara 66 sampai dengan 79 hari.

Baca Juga : Ini Kronologis Transmisi Lokal Omicron di Jakarta

“Jumlah konfirmasi harian Omicron ternyata mencatat kasus konfirmasi harian 23 ribu kasus. Sementara pada gelombang berikutnya di Afrika Selatan hanya sekitar 12 ribu hingga 19 ribu kasus, termasuk pada waktu adanya varian Delta. Tetapi kalau kita melihat total kasus lebih rendah yang artinya hanya 263 ribu kalau kita bandingkan sebelumnya mencapai 477 ribu kasus,” ucapnya.

Untuk kasus kematian, tutur Nadia, puncak kasus juga jauh lebih cepat dicapai dalam 37 hari di mana pada gelombang sebelumnya 71 hingga 102 hari dan jumlah kasus kematian harian jauh lebih rendah yaitu 64 per hari yang sebelumnya kematian di Afrika Selatan mencapai 297 sampai 575 kasus kematian per hari.

“Total kasus kematian juga lebih rendah 1 034 yang sebelumnya mencapai 15 ribu. Artinya kita tetap waspada karena kebutuhan perawatan rumah sakit dan kematian masih terdapat pada infeksi varian Omicron,” ucapnya. (mg4)

Tags: KemenkesOmicronVarian Omicron

Berita Terkait.

Yaqut Tak Terlihat di Rutan saat Lebaran, KPK Akhirnya Buka Suara
Headline

Yaqut Tak Terlihat di Rutan saat Lebaran, KPK Akhirnya Buka Suara

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:15
Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026
Headline

Pejabat hingga Mantan Presiden Hadiri “Open House” Prabowo di Istana Merdeka

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:01
Diskon Tol 30 Persen Arus Balik, Polri Minta Pemudik Atur Waktu Pulang
Headline

Diskon Tol 30 Persen Arus Balik, Polri Minta Pemudik Atur Waktu Pulang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:45
Cerita Warga Masuk Istana saat “Open House” Lebaran, Sampai Menangis Haru
Headline

Cerita Warga Masuk Istana saat “Open House” Lebaran, Sampai Menangis Haru

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:21
DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat
Headline

Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:45
Operation Ketupat 2026: Eid Exodus Traffic Up 4.26 Percent Year-on-Year
Headline

Operation Ketupat 2026: Eid Exodus Traffic Up 4.26 Percent Year-on-Year

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:40

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2658 shares
    Share 1063 Tweet 665
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.