• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DGA Ajak Masyarakat Dunia Kenang 17 Tahun Gempa dan Tsunami Aceh

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 27 Desember 2021 - 08:48
in Nasional
DGA

Dewan Pengurus Pusat DGA, Mustafa Abu Bakar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Diaspora Global Aceh (DGA) mengajak masyarakat Indonesia mengenang 17 tahun bencana gempa bumi dan tsunami yang menghancurkan wilayah Aceh.

Salah satunya dengan mengelar Global Aceh Solidarity Forum “17 Years Aceh Tsunami: Global Solidarity for Humanity and Sustainable Development-An Aceh Model” secara langsung dan daring, di Jakarta, Minggu (26/12/2021).

BacaJuga:

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Dewan Pengurus Pusat DGA, Mustafa Abu Bakar mengatakan, forum DGA ini menghadirkan tokoh dalam negeri dan luar negeri yang telah terlibat langsung mendukung sampai pasca-bencana. Seperti Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil beserta Staf Khusus dan Juru Bicara Kementerian ATR/BPN Teuku Taufiqulhadi yang hadir secara langsung.

Baca Juga : Mengenang 17 Tahun Tsunami Aceh, BMKG: 230 Ribu Korban Tewas di 8 Negara

“Kami juga telah mengundang tokoh-tokoh dunia yang terlibat langsung dalam memberikan dukungan pasca tsunami dan membantu proses pemulihan Aceh. Di antaranya Presiden Turki, Erdogan dan perwakilan dari beberapa negara, seperti Singapura, Jerman, Australia, Jepang, dan Venezuela,” katanya.

Dia menjelaskan, peristiwa 17 tahun lalu menjadi kenangan pahit yang dirasakan rakyat Aceh. Karena tsunami itu telah menghancurkan wilayah Aceh dan Nias serta merenggut ratusan ribu nyawa manusia. Tak hanya itu, bencana tsunami juga telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur di Aceh yang sangat parah dan merusak tatanan sosial.

“Peristiwa itu menjadi memori bangsa yang tidak akan pernah dilupakan selamanya. Kerusakan infrastruktur yang parah, bergesernya beberapa struktur geografinya, kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya berupa fisik, namun juga perubahan tatanan sosial dan berbagai dimensi kemanusiaan lainnya,” ungkapnya.

Menurut dia, forum DGA ini bukan hanya untuk mengingat dan merenung peristiwa tsunami Aceh saja. Forum ini ada, juga untuk mengambil hikmah tentang bagaimana mengantisipasi dan memitigasi bencana dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, dalam acara ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk mengingat, mengenal dan merenung, serta mengambil hikmah yang dalam pembelajaran yang sangat luas, agar dengan peristiwa tersebut dapat diantisipasi dan memitigasi dengan sebaik-baiknya ke depan.

“Kami menyadari semua rakyat Indonesia, khususnya Aceh, tidak ingin peristiwa itu terjadi lagi. Namun, bencana alam apa pun bentuknya selalu menjadi bagian dari sejarah kehidupan manusia, baik di masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Sehingga generasi sekarang dan masa yang akan datang lebih siap dan cerdas dalam mengantisipasi dan mendedikasi sebuah bencana,” tegasnya.

Mustafa menambahkan, forum ini berperan mengambil hikmah dan pembelajaran atas peristiwa besar tsunami Aceh. Sehingga seluruh elemen masyarakat dapat terus saling mendukung dalam situasi apa pun. Oleh karena itu, pihaknya ingin berperan dengan mengambil momentum mengenang peristiwa tsunami 17 tahun yang lalu.

“Sehingga Masyarakat dapat mengambil hikmah dan pembelajaran yang besar atas kejadian peristiwa tsunami tersebut. Apalagi, kita ini bersaudara dan kita saling mendukung dalam situasi apa pun,” tutupnya. (Pr/wib)

Tags: diaspora global acehgempa bumimengenangtsunami

Berita Terkait.

fb
Nasional

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Jumat, 10 April 2026 - 22:44
Seskab
Nasional

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Jumat, 10 April 2026 - 22:24
Diskusi
Nasional

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Jumat, 10 April 2026 - 22:04
Jaspal
Nasional

Ekspansi SIS Kian Agresif, Kampus NEJ Hadir di Tonggak 3 Dekade

Jumat, 10 April 2026 - 21:23
Prabowo
Nasional

Dari Defensif ke Solutif, Wajah Komunikasi Istana Mulai Berubah

Jumat, 10 April 2026 - 20:42
Pelantikan
Nasional

Nahkodai Ombudsman, Hery Susanto Fokus Benahi Internal dan Kawal Program Rakyat

Jumat, 10 April 2026 - 19:21

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.