• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Tan Joe Hok Kenang Kemenangan Indonesia di Piala Thomas 1958

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 23 Desember 2021 - 00:35
in Olahraga
bulu tangkis

Legenda bulu tangkis nasional Tan Joe Hok dianugerahi Lifetime Achievement Award atau penghargaan seumur hidup dari KONI Pusat di Jakarta, Jumat(12/11/2021). (ANTARA/Gerakkita.com)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Legenda bulu tangkis Indonesia Tan Joe Hok mengenang kembali kemenangan tim Merah Putih saat memboyong Piala Thomas pertama ke Tanah Air pada 1958 silam.

Tan Joe Hok mengatakan bahwa perjalanan merebut Piala Thomas pada eranya dahulu tidak mudah, berbeda dengan zaman sekarang yang persiapan serta latihan para atlet sangat terarah dengan didukung fasilitas lengkap.

BacaJuga:

Berburu Menit Bermain, Ivar Jenner Temukan Ritme Baru di Dewa United

Dewa United vs PSIM: Banten Warriors Waspadai “Reaction Football” Laskar Mataram

Arema FC vs Malut United: Singo Edan Pincang, Laskar Kie Raha Enggan Terlena

“Dulu tidak terarah, pokoknya masing-masing daerah bermain untuk hobi untuk membuktikan diri bahwa saya jago dari Jawa Barat. Suatu ketika kami dikumpulkan untuk kejuaraan Indonesia,” ungkap Tan dalam temu media virtual seperti dikutip Antara, Rabu (22/12/2021).

“PBSI mengatakan kami belum siap, tapi akhirnya bagaimana bisa jadi ikut Thomas Cup saya tidak tahu. Tiba-tiba disrruh tanding dan dipanggil, dikumpulkan, dan ada 5 orang yang sudah diseleksi untuk ikut babak penyisihan tahun 1957,” lanjut dia.

Meski kurang persiapan, tim Indonesia pada akhirnya berhasil mengalahkan Selandia Baru dan Australia dalam babak penyisihan untuk melaju ke challenge round di Singapura pada 1958.

“ Kami bermain mengalahkan Selandia Baru dan Australia, lalu kembali lagi ke Jakarta. Dulu kami kembali ya masing- masing, kalau sekarang kan ada pusat latihannya. Saya sekolah lagi, yang lain juga enggak tahu pokoknya masing-masing,” kenang Tan.

Setelah dipertemukan kembali bersama 5 orang lainnya di Singapura, Tan dan kawan-kawan pada akhirnya sukses memboyong trofi lambang supremasi bulu tangkis beregu putra paling bergengsi itu ke Tanah Air untuk pertama kalinya usai mengalahkan juara bertahan Malaysia di babak final.

Kemenangan itu sekaligus menghentikan kekuasaan Malaysia yang selalu meraih juara Piala Thomas dalam 3 edisi sebelumnya.

“Tidak ada yang menyangka kami bisa menang karena dulu kami juga pergi naik becak, lapangan terbang di Kemayoran kami ingat ke sana naik becak. Setelah kembali, itu lautan manusia penuh. Di situ kami merasakan sangat terharu dengan sambutan itu,” ujar Tan Joe Hok.

Tan Joe Hok merupakan salah satu atlet yang menyerbakkan nama Indonesia melalui olahraga di panggung internasional. Selain berjasa membawa Piala Thomas pertama, pria yang kini berumur 84 tahun itu juga menjadi pebulu tangkis yang sukses meraih gelar All England pertama bagi Indonesia pada 1959 serta medali emas pertama di Asian Games pada 1962. (mg4)

Tags: bulu tangkislegendatan joe hok

Berita Terkait.

bola
Olahraga

Berburu Menit Bermain, Ivar Jenner Temukan Ritme Baru di Dewa United

Jumat, 3 April 2026 - 17:07
dewa
Olahraga

Dewa United vs PSIM: Banten Warriors Waspadai “Reaction Football” Laskar Mataram

Jumat, 3 April 2026 - 11:32
malut
Olahraga

Arema FC vs Malut United: Singo Edan Pincang, Laskar Kie Raha Enggan Terlena

Jumat, 3 April 2026 - 11:11
Dari Terdakwa ke Tamu Parlemen: Kisah Amsal Sitepu yang Berujung Vonis Bebas
Olahraga

Super League Pekan 26: Persib Diuji, Zona Merah Bertarung Hidup-Mati

Kamis, 2 April 2026 - 18:34
trophy
Olahraga

Ini Daftar 48 Negara dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026

Kamis, 2 April 2026 - 12:02
ragnar
Olahraga

Final FIFA Series: Penalti Petkov Bawa Bulgaria Unggul Sementara Atas Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 - 21:18

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.