• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BKKBN Sebut Angka Stunting di Sumbar Masih Cukup Tinggi

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 10 Desember 2021 - 02:39
in Nusantara
bkkbn

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat menyebut angka stunting (gagal tumbuh akibat kekurangan gizi) masih cukup tinggi sesuai hasil Riset Kesehatan Daerah 2018 sebesar 27,6 persen.

“Angka ini kemungkinan meningkat saat pandemi Covid-19 karena adanya keterbatasan ke lapangan namun kita belum melakukan survey lagi,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati seperti dikutip Antara, Kamis (9/12/2021).

BacaJuga:

Libur Lebaran 2026, 1,5 Juta Kendaraan Padati Tol Layang MBZ, Naik Hampir 45 Persen

Buntut Kasus Bupati Bekasi, KPK Lanjutkan Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah

Ia mengatakan sesuai dengan Perpres 72 2021 target stunting ditargetkan sekitar 14 persen dan angka ini tentu masih jauh dari kondisi Sumbar saja. “Kondisi kita 27,6 persen dan dalam 3 tahun ini harus mencapai 14 persen dan ini harus dikerjakan secara bersama-sama oleh seluruh pihak terkait,” kata dia.

Menurut dia tingginya angka stunting diakibatkan sejumlah hal mulai dari kepala keluarga yang tidak mempunyai penghasilan tetap. Kemudian tingkat pendidikan yang rendah, kondisi sanitasi di rumah warga tidak pantas, asupan protein kepada anak yang tidak variatif dan berat badan serta tinggi badan tidak tumbuh.

Baca Juga: Mempawah Galakkan Program Dapur Sehat Atasi Stunting

Ia mengatakan untuk melakukan percepatan mengejar target tersebut BKKBN membuat pendamping keluarga yang berjumlah 3 ribu lebih.

Tim pendamping keluarga ini terdiri dari bidan, kader KB dan kader PKK, mereka bertugas melakukan pendampingan kepada masyarakat mulai dari menikah hingga kelahiran bayi di 1.000 hari pertama kehidupan mereka.

“Pendamping keluarga akan bekerja sesuai data yang ada dan melihat keluarga yang mengarah mengalami stunting,” kata dia.

Ia mengatakan untuk di Sumatera Barat angka stunting paling banyak di Kabupaten Pasaman Barat dari 19 kabupaten dan kota yang ada. “Ini yang coba diintervensi agar terus menurun,” kata dia. (mg4)

Tags: bkkbnCukup Tinggistuntingsumbar

Berita Terkait.

Libur Lebaran 2026, 1,5 Juta Kendaraan Padati Tol Layang MBZ, Naik Hampir 45 Persen
Nusantara

Libur Lebaran 2026, 1,5 Juta Kendaraan Padati Tol Layang MBZ, Naik Hampir 45 Persen

Jumat, 3 April 2026 - 03:35
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nusantara

Buntut Kasus Bupati Bekasi, KPK Lanjutkan Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

Kamis, 2 April 2026 - 23:15
Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Nusantara

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah

Kamis, 2 April 2026 - 22:19
Menuju Zona Integritas WTAB, Kanwil BPN Banten Studi Banding ke Kanwil BPN DKI Jakarta
Nusantara

Menuju Zona Integritas WTAB, Kanwil BPN Banten Studi Banding ke Kanwil BPN DKI Jakarta

Kamis, 2 April 2026 - 16:26
gempaa
Nusantara

Update Gempa M 7,6 Sulut: 1 Orang Meninggal dan Sejumlah Bangunan Rusak

Kamis, 2 April 2026 - 12:37
bc2
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Upaya Penyelundupan Amunisi Ilegal di Perbatasan Indonesia-PNG

Kamis, 2 April 2026 - 11:22

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.