• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tanpa Lockdown, Sydney Siap Hadapi Serangan Varian Omicron

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 1 Desember 2021 - 17:07
in Internasional
nakes

ilustrasi petugas media di Australia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Otoritas Australia pada Rabu menandai kemungkinan kasus lain varian Omicron di Sydney saat pemerintah bersiap untuk menghadapi kemunculan lebih banyak infeksi.

Kasus varian baru kemungkinan bertambah setelah setidaknya dua pelancong internasional mengunjungi beberapa lokasi di Sydney dan dicurigai menularkan.

BacaJuga:

Laporan Targeting Pejabat Iran oleh Israel Picu Reaksi China

Pusat LNG Terbesar Dunia Diserang, Qatar dan Prancis Serukan Stop Perang

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global

“Kami yakin tampaknya kasus itu akan dikonfirmasi sore ini sebagai kasus Omicron,” kata Menteri Kesehatan Negara Bagian New South Wales Brad Hazzard kepada wartawan.

Namun, ia menepis kemungkinan untuk memberlakukan penguncian dalam upaya mencegah penyebaran varian yang baru teridentifikasi tersebut.

“Saya merasa bahwa ini waktunya untuk mengubah pendekatan. Kita tidak tahu berapa banyak lagi varian virus ini akan muncul,” kata Hazzard.

Sydney, kota terbesar Australia, pada awal Oktober terbebas dari penguncian– yang sebelumnya diterapkan selama empat bulan untuk menekan wabah varian Delta– dan sudah secara perlahan melonggarkan pembatasan setelah tingkat vaksinasi tinggi.

Omicron mendorong Australia untuk menunda rencananya dalam membuka kembali perbatasannya selama dua minggu sejak Rabu bagi migran terampil dan pelajar asing.

Kewajiban karantina sudah diberlakukan untuk warga negara yang kembali dari negara- negara di Afrika bagian selatan.

Warga Australia yang sudah divaksinasi dan akan berkunjung ke Sydney dan Melbourne dari seluruh negara lain sekarang harus menjalani karantina selama 72 jam.

Negara-negara bagian lain di Australia belum membuka perbatasan internasionalnya.

“Sangat membingungkan, sangat emosional… saya banyak berdoa. Saya hanya berpikir saya akan mendarat di sini dan melihat apa yang terjadi,” kata Lorelle Molde yang kembali ke Australia dari Amerika Serikat kepada Reuters di bandara Sydney.

Jika dipastikan kebenarannya, kemungkinan kasus terbaru akan menjadikan jumlah total infeksi Omicron terkonfirmasi di Australia menjadi tujuh kasus, yang enam di antaranya terdeteksi di New South Wales.

Satu orang lain yang tertular varian Omicron sedang menjalani isolasi di fasilitas karantina di wilayah terpencil bagian utara.

Kepolisian menyebutkan tiga orang ditahan setelah melarikan diri dari fasilitas itu pada Rabu pagi.

Pihak berwenang pada Selasa (30/11) mengonfirmasi kasus komunitas pertama dari varian baru di negara itu, tetapi kabinet nasional memutuskan untuk menolak pembatasan lagi dan menunggu banyak data terkait tingkat keparahan dan penularannya.

Australia telah mencatat sekitar 212.000 kasus dan 2.012 kematian akibat Covid-19, Rabu (1/12/2021).(mg3)

Tags: AustraliaOmicron

Berita Terkait.

china
Internasional

Laporan Targeting Pejabat Iran oleh Israel Picu Reaksi China

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:11
emir
Internasional

Pusat LNG Terbesar Dunia Diserang, Qatar dan Prancis Serukan Stop Perang

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:19
Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global
Internasional

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:23
Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik
Internasional

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:03
Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran
Internasional

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:55
SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2559 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    706 shares
    Share 282 Tweet 177
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.