• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Peningkatan Kualitas SDM Kunci Wujudkan Ketahanan Pangan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 28 November 2021 - 01:28
in Nasional
kementan

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi memberi pengarahan secara online Koordinasi dan Evaluasi Tugas Belajar Program Magister dan Doktor dengan Perguruan Tinggi Mitra yang berlangsung di Bali. Foto: YESS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kualitas dan kapasitas SDM pertanian merupakan salah satu hal penting, untuk mewujudkan ketahanan pangan, hal itu mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) RI terus berupaya meningkatkan kualitas SDM pertanian, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kementan untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur tugas belajar ke jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3).

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mengatakan pangan merupakan komoditas penting untuk membangun bangsa, maka ketahanan merupakan masalah sangat serius, sebagai bagian dari sendi ekonomi masyarakat dan tolok ukur kesejahteraan rakyat.

BacaJuga:

Dua Prajurit Gugur, TNI Tingkatkan Pengamanan di Maybrat

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat

Arus Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali, Strategi Komprehensif Jadi Kunci

“Ketahanan pangan hal sangat mendasar, bila terpenuhi, maka ekonomi dasar bisa tercapai. Dalam satu tahun terakhir, hanya sektor pertanian yang menunjukkan tren positif dan mengalami peningkatan dari hulu hingga hilir,” katanya.

Mentan Syahrul menambahkan, pertumbuhan tersebut tampak pada ekspor komoditas pertanian yang meningkat yang berdampak pada peningkatan devisa, maka Kementan berkomitmen terus mengawal budi daya dan pengolahan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyatakan, dukungan penuh pada terwujudnya ketahanan pangan.

“Tentu kita support dari SDM-nya, mulai dari petani, penyuluh dan seluruh insan pertanian yang terlibat pembangunan pertanian. Kita pastikan SDM pertanian mampu menggenjot produksi demi memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia hingga meningkatkan nilai ekspor,” ujarnya.

Selain SDM, lanjut Dedi, faktor lain yang berperan dalam peningkatan produktivitas adalah inovasi teknologi, sarana dan prasarana, kebijakan dan peraturan perundangan.

“Sehebat apapun inovasi teknologi, kalau tidak ada SDM yang mengimplementasikan, tidak akan berkontribusi apa pun. Sebetulnya, yang paling sulit adalah rekayasa sosialnya bagaimana mengubah perilaku petani dan mindset petani agar mau dan mampu serta terpanggil untuk mengimplementasikan teknologi,” jelasnya.

Tuntutan tersebut tidak hanya bertumpu pada penyuluh, dan tenaga pendidik, juga pada Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kementan baik di pusat maupun daerah, dengan program peningkatan pendidikan ASN, berupa beasiswa tugas belajar sebagai salah satu program pembinaan ASN.

Pada kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Tugas Belajar Program Magister dan Doktor dengan Perguruan Tinggi Mitra di Bali, Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah mengatakan bahwa kesempatan pendidikan harus menjadi perhatian, tidak hanya bagi ASN, juga bagi atasannya agar memberi kesempatan bawahan untuk melanjutkan pendidikan.

Baca Juga: Kementan Sosialisasi Prototipe Penyuluh Masa Depan

”Pelaksanaan Tugas Belajar telah diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 31 Tahun 2021. Loyalitas, integritas dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik sangat diperlukan untuk kelancaran proses tugas belajar. Komunikasi ini harus dibangun dengan baik oleh semua pihak,” ujar Siti Munifah pada Kamis (25/11/2021).

Sebagai pelaksana kegiatan, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa tugas belajar merupakan apresiasi atas kinerja pegawai berupa kesempatan melanjutkan pendidikan dengan pembiayaan APBN.

“Kegiatan tugas belajar perlu dilakukan pengawalan dan pendampingan baik dari Perguruan Tinggi Mitra maupun Unit Kerja Eselon 1 lingkup Kementan,” kata Kapusdik Idha WA.

Dalam kesempatan tersebut hadir perwakilan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Brawijaya (Unbraw), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Indonesia (UI), Universitas Andalas (Unand), Universitas Hasanudin (Unhas), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Soedirman (Unsoed), Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

”Tentunya kita semua berharap, kegiatan tugas belajar ini dapat berlangsung dengan baik dan para peserta tugas belajar dapat menyelesaikan masa studinya tepat waktu. Hingga pada akhirnya dapat kembali ke unit kerjanya dan berkontribusi pada pembangunan pertanian,” tutup Kapusdik Idha WA. (ibs)

Tags: BPPSDMPKementanmentan

Berita Terkait.

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat
Nasional

Dua Prajurit Gugur, TNI Tingkatkan Pengamanan di Maybrat

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:54
DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat
Nasional

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:35
Yaqut Placed Under House Arrest, KPK Supervisory Board Urged to Probe Alleged Ethics Breach
Nasional

Arus Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali, Strategi Komprehensif Jadi Kunci

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:46
Menag-RI
Nasional

Menag Ajak Jadikan Idul Fitri Momen Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:20
hujan
Nasional

BMKG imbau masyarakat waspadai hujan lebat di hari ke-2 Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:19
Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026
Nasional

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:41

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.