• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sinergi MenKopUKM dan Menteri ATR/BPN Konsolidasikan Lahan Petani TORA Berbasis Koperasi di Sukabumi

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 23 November 2021 - 17:18
in Ekonomi
menkopukm

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat penanaman bibit pisang Cavendish perdana di Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (23/11).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI Sofyan A Djalil bersinergi mengkonsolidasikan penerima program redistribusi lahan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) untuk usaha produktif ke dalam wadah koperasi.

“Kita perkuat sektor pangan nasional. Para petani kita konsolidasikan ke dalam koperasi, untuk menanam produk unggulan kualitas ekspor. Koperasi juga terhubung dengan offtaker dan lembaga pembiayaan bank,” kata Teten, saat penanaman bibit pisang Cavendish perdana di Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (23/11).

BacaJuga:

United Tractors Bukukan Pendapatan Bersih Rp58,3 Triliun di Semester I 2026

GIIAS 2026: Geely Hadirkan Coolray, SUV Kompak dengan Fitur Modern Mulai Rp333 Juta

Penggunaan Boost Charge Melonjak, ALVA Kenalkan Teknologi Berkendara Pintar AIPRO

Teten menyebutkan, akan sulit membangun Korporatisasi Pangan bila petani berlahan sempit bekerja secara individu, tidak akan efisien dan produknya tidak kompetitif, serta tidak memiliki daya saing. “Kita bangun model bisnisnya,” tegas MenKopUKM.

Baca Juga : KemenKopUKM dan Baznas Kolaborasi Bantu Permodalan 500 Usaha Mikro di Bali

Dimana para petani berlahan sempit bergabung ke dalam koperasi (Koperasi Agro Tora Wajasakti). Koperasi sebagai agregator sekaligus offtaker pertama dari produk petani. Kemudian, koperasi terhubung dengan korporasi (PT Great Giant Pineapple (GGP) sebagai offtaker.

PT GGP melalui skema Creating Shared Value akan melakukan kerja sama kemitraan dengan petani dan pemerintah daerah atas dasar pemberdayaan dan asas saling menguntungkan dalam hal budidaya dan pemasaran tanaman pisang. Awalnya, kampung pisang di Tenggamus, Lampung, ini hanya seluas 10 hektare, sekarang sudah berkembang hampir 400 hektare dan dikelola 800 petani.

Teten meyakini, dengan model bisnis seperti itu maka akan terjamin adanya kepastian harga dan pasar. Sehingga, pihak perbankan tak ragu lagi untuk membiayai sektor pertanian. “Selama ini bank sulit membiayai sektor pertanian karena potensi NPL-nya tinggi,” ungkap MenkopUKM.

Baca Juga : Menteri Teten Yakin Sirkuit Mandalika Bakal Bangkitkan UMKM NTB

Dengan model bisnis seperti ini, petani atau peternak tidak lagi harus memikirkan kemana produknya akan dipasarkan. “Itu sudah menjadi urusan koperasi,” imbuh Teten.

Untuk itu, MenKopUKM menggarisbawahi perlunya terjalin kemitraan dalam membangun Korporatisasi Petani berbasis koperasi di Indonesia. “Model bisnis seperti itu harus kita ciptakan. Koperasi bermitra dengan offtaker, sedangkan petani fokus produksi untuk menghasilkan produk berkualitas,” jelas Teten.

Saat ini, menurut MenKopUKM, di Warungkiara memang baru sebesar 3 hektar saja yang dimanfaatkan untuk penanaman pisang Cavendish. Namun, ke depan, jumlah lahan akan terus ditingkatkan, tidak hanya rakyat penerima TORA.

Selanjutnya, KemenKopUKM juga bakal mengembangkan komoditas buah mangga di Majalengka, Indramayu (Jabar), dan Gresik (Jatim). “Kita akan terus membangun Corporate Farming berbasis tanah rakyat dan koperasi,” tandas Teten.

Sementara itu, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil berharap para petani di Warungkiara bisa bekerja sesuai petunjuk (guide) dari PT GGP agar bisa juga meraih sukses. “Selama ini petani sulit diangkat. Sekarang, sudah ada offtaker dan teknologi. Sehingga, kualitas hasilnya sama sesuai standar internasional,” tukas Sofyan.

Kunci suksesnya, lanjut Sofyan, ada pada kedisiplinan petani. “Kami sediakan lahan lewat program Redistribusi Lahan agar bisa dimanfaatkan masyarakat. Saya yakin, bila koperasi dikelola dengan benar, akan melahirkan kemakmuran masyarakat,” kata Sofyan.

Kendala Logistik

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT GGP Welly Soegiono bercerita ide awal pengembangan tanaman pisang Cavendish di Sukabumi itu lahir saat MenkopUKM berkunjung ke Tenggamus, Lampung, pada Februari 2021 lalu. Kerjasama tersebut tetap melibatkan koperasi, seperti halnya di Lampung, yaitu Koperasi Tani Hijau Makmur.

“Saat ini, di Tenggamus, kita rutin dua kali dalam seminggu mengekspor pisang sebanyak 1 kontainer. Saya optimis, kita di Sukabumi bisa sukses juga,” ujar Welly.

Hanya saja, Welly masih mengeluhkan adanya kendala logistik (shipping), karena 90% jalur ekspor itu masih melalui laut. “Barang ada, pembeli ada, tapi masih terhambat masalah logistik yang lama dan mahal. Ini harus segera dipecahkan bersama,” ungkap Welly.

Sedangkan Ketua Koperasi Agro Tora Wajasakti Puloh Saepul Anwar mengatakan bahwa dirinya bersama jajaran pengurus lainnya bisa memahami model bisnis ini setelah diajak studi banding ke Lampung. “Kita dikenalkan namanya offtaker, hingga pendampingan. Sehingga, bisa menciptakan nilai ekonomi yang bagus,” kata Saepul.

Bahkan, para petani anggota koperasi mendapat kucuran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Selain bantuan modal mencakup pendampingan pengelolaan tanah hingga panen. Jelas, ini sangat membantu kami,” pungkas Saepul. (wib)

Tags: KemenKopUKMKoperasiKoperasi Agro Tora WajasaktiMenKopUKM Teten MasdukiMenteri ATR/BPNPetani

Berita Terkait.

ut
Ekonomi

United Tractors Bukukan Pendapatan Bersih Rp58,3 Triliun di Semester I 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:02
Selundupkan 25 Kg Narkoba, Pilot Malaysia Ditangkap di Soetta
Ekonomi

GIIAS 2026: Geely Hadirkan Coolray, SUV Kompak dengan Fitur Modern Mulai Rp333 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:05
Penggunaan Boost Charge Melonjak, ALVA Kenalkan Teknologi Berkendara Pintar AIPRO
Ekonomi

Penggunaan Boost Charge Melonjak, ALVA Kenalkan Teknologi Berkendara Pintar AIPRO

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:06
Soal Pemisahan Anggaran MBG, JPPI: Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Tenggat 2028
Ekonomi

BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi FLPP

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:02
Soal Pemisahan Anggaran MBG, JPPI: Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Tenggat 2028
Ekonomi

Astra Agro Perkuat Pengelolaan Sawit Berkelanjutan lewat Teknologi dan Inovasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:05
Aira-ev
Ekonomi

Wuling Luncurkan Aira EV Edisi Toy Story 5 di GIIAS 2026, Hanya 300 Unit

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:44

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1799 shares
    Share 720 Tweet 450
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3115 shares
    Share 1246 Tweet 779
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.