• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kartu Prakerja Disebut Inovasi Layanan Publik

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 14 November 2021 - 14:29
in Nasional
prakerja

Presntasi Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja Denni Purbasari. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Kartu Prakerja didesain dan dieksekusi sebagai sebuah inovasi layanan publik pemerintah yang responsif dan adaptif menjawab kebutuhan masyarakat.

“Program yang merupakan janji kampanye Presiden Joko Widodo ini ditujukan untuk memberikan pelatihan praktis bagi angkatan kerja Indonesia dalam skala dan kecepatan yang luar biasa, sebelum bonus demografi mulai menurun 2030 nanti,” ujar Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja Denni Purbasari seperti dikutip Antara, Minggu (14/11/2021).

BacaJuga:

Setelah Mudik, Bridgestone Ingatkan Pengendara untuk Cek Kondisi Ban

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI: Pembahasan RUU Bahasa Daerah harus Dipercepat

Mendiktisaintek: Krisis Global Jangan Ganggu Pembelajaran di Kampus

Program Kartu Prakerja dilaksanakan dengan banyak pendekatan ala swasta- startup, mulai dari identifikasi persoalan di masyarakat dan solusi apa yang diberikan.

Baca Juga : Airlangga Pastikan Kartu Prakerja Berlanjut hingga 2022

Visi produk yang hebat dan tim yang hebat menjadi kunci sukses Prakerja, yang dalam waktu 1,5 tahun mampu melatih 11,4 juta orang di mana 87 persen di antaranya belum pernah ikut pelatihan sepanjang hidup mereka.

Mindset customer-centric diterapkan dengan teknologi 4.0 mulai dari onboarding peserta, pelatihan, pembayaran, monitoring- evaluasi, iterasi produk, marketing-komunikasi, hingga customer relation management.

“Kami berkomitmen untuk membuat perbedaan dengan produk- produk pendidikan dan pelatihan yang telah ada dan melakukannya dengan cara yang berbeda karena skala dan kecepatan yang dituntut beda,” kata Denni.

Baca Juga : Kartu Prakerja Jawab Isu Utama Ketenagakerjaan

Dia menambahkan membuat rencana atau ide apakah itu blueprint, roadmap, rencana aksi itu mudah, tetapi mengimplementasikannya di lapangan itu semesta yang berbeda. “Sejak awal kami bertekad agar Kartu Prakerja tidak menjadi produk gagal. Ada dua ciri produk gagal. Pertama, orang tidak banyak mengetahui tentang produk itu. Kedua, kalaupun tahu, publik tidak mudah menikmati produk itu, dan kalau bisa, mereka tidak puas,” kata dia.

Denni juga menerangkan, Program Kartu Prakerja hadir untuk menjawab problem ketenagakerjaan Indonesia. Ada dua masalah besar di dunia ketenagakerjaan kita, yakni minimnya lowongan kerja serta rendahnya skill angkatan kerja.

“Kartu Prakerja menjawab tantangan yang kedua, menjadi komplemen dari program pelatihan yang telah ada, supaya kompetensi dan kewirausahaan angkatan kerja kita meningkat,” jelasnya.

Program Kartu Prakerja dengan cara jelas ialah‘ the first government startup. Bermacam pihak sudah mengapresiasi Program Kartu Prakerja yang tidak cuma membagikan duit di era endemi tetapi pula penataran pembibitan buat tingkatkan human capital. Triknya yang ‘end to end digital’ membuat program menjadi efisien, efektif dan transparan. Tak heran pimpinan KPK mengatakan Program Kartu Prakerja bisa menjadi best practice dan contoh bagi program berskala besar lainnya.

“Kami berorientasi pada solusi dan berupaya memenuhi tuntutan konsumen di tengah prosedur penggunaan APBN yang sangat rigid dan konservatif,” tegasnya.

Dengan postur angkatan kerja yang bertambah sekitar 2,5 juta orang setiap tahunnya, Kartu Prakerja menyasar anak muda sebagai target utamanya. Di sinilah, komunikasi dilakukan dengan bahasa non formal, namun menghasilkan pencapaian nyata. Misalnya, Instagram@prakerja.go.id memiliki 3,5 juta followers serta website www.prakerja.go.id menjadi situs pemerintah yang paling banyak dibuka namun memiliki tingkat keamanan serta stabilitas terjamin. Selain itu, kata‘ Kartu Prakerja’ menjadi kata yang paling dicari dan menduduki peringkat pertama dalam ‘Google Trend’ 2020.

“Kami berusaha‘’ user friendly’, melihat segmen yang dibidik, lalu berkomunikasi dalam gaya bahasa mereka. Jangan membuat jarak dengan stakeholder yang dilayani. Karena program itu sesungguhnya diciptakan untuk mereka. Humility dan empati ini ada pada tim Prakerja termasuk tim Pak Menko Perekonomian, yang ditugasi Presiden untuk mengkoordinir Program,” terang Denni.

Untuk mengelola program senilai Rp 41,2 triliun, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja adalah organisasi yang sangat ramping. Total stafnya hanya 105 orang mulai dari Direktur Eksekutif hingga pramubakti, yang mayoritasnya anak muda di bawah usia 35 tahun yang sebelumnya bekerja di startup, perbankan, konsultan komunikasi, firma hukum, dan lain-lain.

“Kalau kita mau lari secepat Porsche, ya mesinnya harus kompatibel. Tidak boleh pelit dan jangan kelebihan beban yang tak perlu” katanya seperti dilansir Antara, Minggu (14/11/2021).

Denni menjabarkan, jika pemerintah ingin melakukan sesuatu dengan gaya berbeda dan menimbulkan hasil signifikan, harus berani merekrut orang-orang dari industri yang sesuai, dalam konteks ini dari dunia startup.

“Di sinilah pentingnya merekrut orang-orang yang‘ agile’, kuat dan share the same vision. Meskipun gajinya tidak sebesar di industri, tapi juga tidak rendah banget, mereka tetap loyal karena purpose yang jelas,” tegas dia. (mg1)

Tags: Inovasi Layanan PublikKartu Prakerja

Berita Terkait.

Ban
Nasional

Setelah Mudik, Bridgestone Ingatkan Pengendara untuk Cek Kondisi Ban

Senin, 6 April 2026 - 17:18
Rapat-Menbud
Nasional

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI: Pembahasan RUU Bahasa Daerah harus Dipercepat

Senin, 6 April 2026 - 15:06
Brian
Nasional

Mendiktisaintek: Krisis Global Jangan Ganggu Pembelajaran di Kampus

Senin, 6 April 2026 - 11:42
Bongkar-Muat
Nasional

APBN Tetap Kuat, Kinerja Bea Cukai Topang Perlindungan dan Penerimaan Negara

Senin, 6 April 2026 - 11:22
menag
Nasional

Usulkan Tambah Anggaran 2026 Rp24,8 T, Menag: Fokus Revitalisasi Satuan Pendidikan dan MBG Ponpes

Senin, 6 April 2026 - 00:30
rayyan
Nasional

Kisah Rayyan Shahab, Lolos Seleksi 15 Kampus Top Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    708 shares
    Share 283 Tweet 177
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.